Sejarah Rohingya Pemberontakan Muslim Arab di Myanmar !!!
                              
Sejarah bangsa Arab Rohingya ini dimulai pada abad ketujuh sewaktu kapal mereka 
terdampar dipulau Ramree yang terletak diperbatasan Burma dan Bangladesh yang 
pada waktu itu berkuasa Raja Arakan yang beragama Hindu.  Setelah beberapa 
keturunan muslimin Arab Rohingya ini memberontak untuk merebut kerajaan Arakan 
ini, namun kalah, gagal dan ditumpas sehingga mereka melarikan diri jauh ke 
pedalaman Bangladesh sambil berteriak "Raham, Raham, Raham...." yang artinya 
kasihanilah kami !!!  Penduduk Arakan tidak mengerti apa arti kata "Raham" yang 
terus menerus diteriakkan mereka, sehingga sejak waktu itulah para pemberontak 
Arab ini disebutnya sebagai "Raham" yang kemudian melalui perjalanan waktu 
sebutan ini berubah menjadi "Rhohang" dan akhirnya menjadi "Rohingyas".

Namun sejarah ini dibantah oleh Jahiruddin Ahmed dan Nazir Ahmed bekas presiden 
dan sekretaris Rohingya.  Keduanya mengklaim bahwa bangsa Arab Rohingya ini 
berasal dari Afghanistant diwilayah yang mereka sebut sebagai "Ruha" dimana 
para pendatang pedagang Arab membangun koloni-nya di Afghanistant.  Dari nama 
wilayah Ruha inilah kemudian keturunannya yang bermigrasi ke Bangladesh 
disebutnya sebagai bangsa "Rohingya".  Sewaktu terjadinya perang saudara antara 
suku2 di Pakistant, orang2 Bengalis akhirnya memisahkan diri mendirikan negara 
baru yang disebutnya sebagai "Bangladesh".  Bangsa Bengali ini menolak 
kehadiran Rohingya yang tidak diakui sebagai orang Bengali sehingga orang2 
Rohingya ini dibantai saudaranya sendiri sesama muslim dan sesama bangsa 
Bengali.  Artinya, orang2 Arab Rohingya ini karena sudah turun temurun beranak 
pinak di Bengali seharusnya merupakan juga bangsa Bengali, namun tidak 
demikian, karena perang dengan Pakistant berkembanglah prejudice dalam hati 
setiap suku2 yang ber-beda2 ini.

Oleh pemerintah Bangladesh, orang2 Arab Rohingya ini dibantai sehingga 
melarikan diri memasuki wilayah barat Burma atau Myanmar yang berbatasan dengan 
Bangladesh, mendiami wilayah itu tanpa diganggu oleh penduduk setempat.  Atas 
dasar HAM, pemerintah Burma membiarkan para pengungsi menempati wilayah Barat 
di Chittagong ini, namun pada tahun 2005, atas dasar inspirasi terbentuknya 
negara Bangladesh dan Pakistant, kelompok Arab Rohingya ini melakukan 
pemberontakan untuk merebut wilayah Burma dan mendirikan negara Syariah Islam 
Rohingya dibawah organisasi teroris mereka yang dinamakan ARNO (Arakan National 
Rohingya Organization).  Ternyata dari hasil investigasi kerja sama CIA dengan 
intell Burma ditemukan kerjasama ARNO dengan Taliban di Afghanistant dan dana 
yang didrop oleh AlQaeda.  Sejak itu oleh pemerintah Burma dilakukan penumpasan 
besar2an sehingga Arab Rohingya ini melarikan diri kedalam wilayah Thailand.

Juga atas kerjasama CIA dengan Thailand, kembali orang2 Rohingya ini diusir 
keluar dari Thailand sehingga mereka memasuki Aceh dan kemudian berusaha 
menyelundup masuk ke Australia.

Ahli2 sejarah Burma sendiri menyatakan bahwa suku bangsa Rohingya belum pernah 
ada dalam sejarah Burma, dan baru terdengar namanya setelah tahun 1950 dan 
belum pernah ada sebelumnya.  Oleh karena itulah, pemerintah Burma menolak 
kewargaan negara Burma kepada semua pendatang gelap ini.

Pemerintah RI sendiri pada February 2009 memberi tumpangan sementara kepada 
pengungsi Rohingya ini di Aceh, dan mengapa pemerintah RI tega mengusir mereka 
keluar kemudian, mungkin disebabkan ikatan penumpasan terorisme Internasional 
yang ditakutinya akan menyusup ke Indonesia melalui pengungsi2 Rohingya ini.

Arab Rohingya ini di Thailand juga telah melakukan banyak sekali terorisme 
peledakan2 bomb dan pembunuhan berkala para pendeta2 Buddhis di Thailand.

Dunia Internasional telah menekan Burma dan Bangladesh untuk menerima kembali 
para pengungsi Rohingya ini, maka sejak October 16, 2011, repatriasi Rohingya 
kembali ke camp pengungsian di Burma dan Bangladesh sudah mulai dilakukan.

Jadi kembali kepada muslimin di Indonesia bahwa Arab Rohingya ini merupakan 
cerminan betapa buruknya ajaran Islam yang telah merusak umatnya untuk membuat 
kerusakan di-mana2 sehingga ditolak dan diusir dimanapun mereka mendarat bahkan 
dibantai habis2an oleh pasukan Burma dan Thailand akibat perbuatan2 biadab 
mereka dibalas dengan kebiadaban yang sama.  Bahkan diusir dari tanah air 
mereka di Bangladesh yang tidak mengakui mereka sebagai bagian dari bangsanya 
yang seumat.  Biar bagaimanapun, bangsa Bangladesh adalah bangsa Asia asal 
India yang nenek moyangnya beragama Hindu yang tentunya kalah biadabnya dari 
saudara2nya yang aseli berasal dari Tanah Arab.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke