lha kalo ngga ada duit ya ngga usah beli....gitu aja repot. Psssttt belum gajian ya professor lap pel?
________________________________ Dari: muskitawati <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Senin, 21 Mei 2012 11:28 Judul: [proletar] Beli Barang Pakai Euro Lebih Mahal Dari Pakai Dollar !!! Beli Barang Pakai Euro Lebih Mahal Dari Pakai Dollar !!! Untuk membuktikannya silahkan anda belanja di Internet dimana membayarnya selalu pakai credit card. Memang, perusahaan credit card di Indonesia bisa membayar dengan rupiah, tapi karena asal perusahaannya dari Amerika, maka meskipun anda bayar pakai rupiah tetap dikenakan fee-nya sebagai biaya transaksi yang disebabkan untuk biaya conversi ke dollar. Itulah sebabnya, di Indonesia tidak ada credit card yang gratis, mereka mengenakan biaya tahunan dan biaya per transaksi. Juga jual beli minyak dunia pakai Euro lebih mahal harganya daripada pakai dollar, sehingga kalo anda bisa memilih apakah anda akan memilih harga yang lebih mahal ??? Itulah sebabnya, bukan masalahnya mau mematikan dollar, tapi pengorbanannya terlalu besar dan kegunaannya tidak ada. Pada suatu kali RI ingin beli minyak dari Arab, per barrelnya $100, tapi pemerintah RI tidak punya dollar karena dollarnya sudah ditukarkan semuanya ke Euro. Sewaktu mau bayar pakai Euro, si Arab bilang dia tidak terima Euro karena untuk mengolah minyak itu diperlukan alat2 dari Amerika yang harus pakai dollar. Tapi si RI ini mengeluh, katanya cuma punya Euro tidak punya dollar. Maka si Arab menasihatinya, kalo enggak punya dollar, beli aja dari Inggris karena Inggris terima Euro. Tapi karena minyak yang dijual Inggris juga dari Arab, maka harganya $110, lebih tinggi dari langsung beli dari Arab ditambah lagi fee untuk konversi Euro ke Dollar dikarenakan Inggris waktu beli minyak Arab pakai dollar. Jadi siapa yang dungu dan siapa yang cerdas bisa anda timbang2 sendiri disini. Pemerintah RI punya banyak dollar karena eksport ke Amerika, tapi untuk membunuh uang dollar ditukarkan ke Euro dan untuk menukarkannya ada biaya konversi 10%. Lalu uang Euro ini mau digunakan untuk membeli lainnya, kembali kena biaya konversi lagi ke dollar 10% lagi. Begitulah, niat mau mematikan dollar akhirnya mati diri sendiri sedangkan dollarnya malah makin kuat. Ditambah lagi, semua teknologi itu ada biaya copyrightnya ke Amerika, jadi meskipun anda beli barang murah dari Cina, sekian sen masuk ke Amerika sebagai biaya copyright atau beli copyright. Listrik, air, gas, besi baja, obat2an, beras, pupuk, gula, tepung, semuanya terkait ke Amerika dimana Amerika akan terima komisinya. Pupuk dari pabrik pupuk di Indonesia juga bahan2nya dari Amerika, dan apabila tidak ada pupuk, maka padi juga susah tumbuhnya baru tumbuh dilalap wereng. Cina sekalipun sekarang goyang ekonominya sehingga pemerintah Cina pesimis akan perkembangan ekonominya disebabkan krisis di Amerika, padahal krisis di Amerika separah apapun masih mampu berperang dan mampu membantu negara2 didunia. Jadi mau bunuh dollar gimana caranya ??? Semua negara besar kuat ekonominya seperti, Cina, Jepang, Russia, Inggris, Jerman, Perancis, India, Australia, Swedia, Arab Saudia, Kuwait, adalah aliansi Amerika, jadi mau menghancurkan dominasi dollar itu mau mulainya dari mana ???? itu angan2 bodoh, stupid dan idiot, cuma merugikan negaranya sendiri tetap menguntungkan Amerika dan aliansinya. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
