Hahahaha ........... kini si mus menjadi Econoom ......... menganalisa 
perdagangan Internasional. Hahahaha, tulisannya boleh juga lah.


--- On Mon, 21/5/12, muskitawati <[email protected]> wrote:

From: muskitawati <[email protected]>
Subject: [proletar] Runtuhkan Dollar Gampang: Stop Eksport ke Amerika, tapi 
tolol !!!!
To: [email protected]
Received: Monday, 21 May, 2012, 3:04 AM








 



  


    
      
      
      Runtuhkan Dollar Gampang: Stop Eksport ke Amerika, tapi tolol !!!!



Dollar menjadi mata uang utama dalam transaksi perdagangan dunia bukan 
disebabkan perjanjian, juga bukan kesepakatan tapi karena Amerikalah satu2nya 
negara didunia yang paling banyak mengimport barang2 dari semua negara2 didunia.



Jadi kalo mau menggantikan uang Dollar itu gampang saja, semua negara2 
diseluruh dunia stop, jangan lagi mengeksport atau menjual produksinya ke 
Amerika, dijamin otomatis Amerika ekonominya ambruk.  Karena semua kebutuhan 
hidup se-hari2 di Amerika berasal dari import, tidak ada yang dibuat di Amerika 
ini.



Jadi enggak mungkin ya..., stupid kalo berpikir mau menggantikan dollar dengan 
mata uang lainnya.  Karena untuk bisa begitu, semua negara harus mengembargo 
dirinya sendiri yang tentunya akan membuat ekonomi mereka sendiri yang collapse.



Jadi yang membuat Amerika itu kuat sebagai superpower bukanlah karena 
dollarnya, tapi karena system ekonominya.  Hanya system ekonomi yang baik lah 
yang menjamin kestabilan mata uang sebuah negara menjadi kuat dalam 
transaksinya didunia Internasional.



Juga dominasi US dollar ini bukan karena Amerika seenaknya aja mencetak dollar2 
itu tanpa terkait system ekonomi yang berlaku.  Amerika mendapatkan uang 
dollarnya bukan dari mencetaknya, melainkan dari system pajak yang ditarik dari 
rakyatnya.  Jadi jumlah pajak yang didapatkan pemerintah Amerika dari usaha 
rakyatnya ADALAH YANG TERBESAR DIDUNIA INI.  Sedangkan pendapatan Cina bukan 
dari pajak yang ditarik dari rakyatnya tapi dari eksportnya ke Amerika.



> ilyas mukti <ilyasa85@...> wrote:

> Cina dan negara-negara berkembang

> lainnya, seperti Rusia, diam-diam

> membuat kesepakatan untuk menjauh

> dari dolar Amerika dalam perdagangan

> internasional. Supremasi dolar

> sebagai mata uang dunia akan segera

> berakhir. Cina dan Jepang Singkirkan

> Dolar kesepakatan penggunaan mata

> uang mereka sendiri (bukan dolar)

> untuk memotong biaya ekstra.



Ngawur, analysis bukan begitu, yang anda dongengkan itu adalah dakwah Islam 
yang gagal memaksakan Islam kepada Amerika melalui terror 911.  Syariah Islam 
itu bukan sama sekali ilmu ekonomi melainkan merusak ekonomi.



Marilah kita analysa ekonomi tanpa iman kebencian Islam kepada Amerika yang 
menjadi batu sandung cita2 Syariah Islam selama ini.



Dollar menjadi mata uang Internasional bukan karena kesepakatan tapi karena 
frequency penggunaannya yang sangat tinggi sehingga otomatis mendominasi 
menjadi mata uang Internasional tanpa perlu kesepakatan dan tidak pernah ada 
kesepakatan untuk menempatkan dollar sebagai mata uang Internasional.



BUKTINYA BEGINI: 



*** Kalo hari ini Amerika beli produk dari Jepang $100 dengan mata uang dollar, 
lalu Jepang membeli produk Amerika $25 yang dibayarnya dengan mata uang Yen.  
Dari kejadian transaksi hari ini, Amerika memiliki uang Yen hanya sebanyak 
nilai $25, sebaliknya Jepang memiliki uang dollar sebanyak $100.



*** Hari besoknya Amerika beli lagi produksi Jepang senilai $100 yang 
dibayarnya dengan uang Yen yang nilainya cuma $25 hasil simpanan Yen kemaren 
yang diterima Amerika dari Jepang dan ditambah uang dollar yang jumlahnya $75.  
Katakanlah dihari kedua ini Jepang kembali membeli produksi Amerika dengan uang 
Yen senilai $25 dan uang yang kemaren diterima Jepang $100 kemaren disimpannya 
saja tidak mau digunakan karena mau gunakan Yen saja.



*** Dari dua hari transaksi diatas, uang US$ sebanyak $100 menumpuk di Jepang, 
sedangkan sebaliknya, di Amerika tidak ada persediaan Yen.  Lalu mau diapakan 
oleh Jepang uang $100 yang diterimanya dari Amerika kalo tidak lagi mau 
menggunakan dollar ????



Naaah...  Transaksi dollar seperti begini terjadi ratusan tahun sehingga semua 
negara yang sering eksport ke Amerika memiliki cadangan dollar yang banyak yang 
kemudian digunakan lagi untuk membeli barang2 Amerika yang ternyata juga 
diterima negara lainnya sehingga tanpa perlu kesepakatan, tanpa perlu 
perjanjian diam2 seperti dakwah keimanan bohong diatas, US Dollar menjadi mata 
uang dalam perdagangan Internasional karena memang Amerika lebih banyak 
mengimport barang2 kebutuhan hidup se-hari2 dari seluruh negara2 didunia.



Akibat buruk nya bagi negara lain adalah apabila Amerika meng embargo 
menghentikan pembelian dari negara ybs, maka negara itu akan collapse 
ekonominya.



Sebaliknya, negara pengeksport itu tidak mampu mengembargo Amerika karena 
kebutuhan Amerika tidak hanya berasal dari satu negara saja tapi dari puluhan, 
ratusan bahkan ribuan sumber2 sehingga kebutuhan Amerika selalu terjaga tidak 
pernah kosong.



Jadi apa perlunya kesepakatan ????  Dan mana bisa ada kesepakatan untuk 
menyingkirkan dollar menggantikannya dengan mata uang negerinya sendiri ?????  
Karena mata uang negerinya sendiri yang diserap Amerika sangat kecil jumlahnya 
dibandingkan jumlah uang dollar yang dimiliki negara ybs dalam pembayaran 
produksi yang dibeli oleh Amerika.



Aliansi Amerika pun meskipun bukan Amerika lebih suka menerima dollar dari 
Rupiah, enggak bisa dan enggak diterima mereka untuk bersepakat menggunakan 
rupiah kalo rupiahnya enggak stabil apalagi bergantung kepada mata uang dollar 
juga.



Begitulah, penetapan dollar sebagai alat pembayaran transaksi Internasional 
bukan karena ketetapan, bukan karena perjanjian, melainkan karena volume 
transaksinya itulah yang menyebabkan selama ratusan tahun dollar menjadi 
dominant, makin tambah waktu makin dominant.



Disamping itu, teknologi uang dollar lebih sulit dipalsukan sehingga menjamin 
nilai dollar itu bisa relatif stabil dibandingkan uang rupiah yang bisa gampang 
dipalsu oleh anak2 kecil, akibatnya uang rupiah sampai kiamat pun tidak bisa 
jadi uang Internasional.



Tapi menyangkut soal teknologi, dollar bukan satu2nya yang terbaik 
teknologinya, dan ini kemudian diciptakan lagi mata uang Euro untuk 
memperlancar dan mempermudah perdagangan di Eropah dimana nilainya juga relatif 
stabil.



Munculnya Euro sama sekali bukan saingan dollar, juga bukan untuk mematikan 
dollar, melainkan merupakan alternatif pilihan bari para pedagang/pengusaha 
Internasional yang kaitannya justru untuk membantu mengurangi tekanan kepada 
dollar itu sendiri, karena kalo Dollar mendominasi secara tunggal, security-nya 
bisa sangat rentan apabila suatu saat dimasa depan ada negara yang diam2 
memiliki teknologi tinggi untuk memalsukan dollarnya, dan dollar akan terpukul 
kalo tidak ada Euro, Yen, Yuan sebagai cadangan yang bisa menggantikan dollar 
sementara.  Demikianlah, semua mata uang dunia bukan cuma dollar harus stabil 
dan aman dalam penggunaannya dan hal itulah yang menyebabkan para pengusaha dan 
semua negara sangat mempercayainya dalam penggunaannya tanpa perlu kesepakatan2 
yang saling gontok2an seperti angan2 muslimin yang ingin memaksakan Syariah 
Keparat kepada dunia kita.



Kesimpulannya sederhana, selama semua negara2 dunia menjual barang produksi 
mereka ke Amerika, selama itulah US$ mendominasi semua transaksi dimuka bumi 
ini.  Bahkan Cina memiliki kelebihan cadangan simpanan dollar akibat lebih 
banyak mengeksport ke Amerika daripada mengimportnya sehingga cadangan dollar 
milik Cina ini digunakan untuk membeli kebutuhannya dari negara2 lainnya 
seperti Jepang, Indonesia dll.  Hal ini justru makin memperkuat dominasi dollar 
Amerika akibat makin banyaknya produksi Cina yang dieksport ke Amerika.



Ny. Muslim binti Muskitawati.





    
     

    
    






  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke