Komentar yang tepat sekali broer. Memang tak masuk akal. Tak ada tanda2 Rezim yang manapun menangkal masalah; yang ada adalah menumpuk masalah buat geberasi2 mendatang ! Tadinya ada 3 masalah; tersu jadi 10; kemudian 100; kini masalah yang bertumpuk sudah tak berhingga !
Kenapa asal Nyablak SIAP menhadapi bahaya NUKLIR !? Goblok sekali . --- On Wed, 23/5/12, Sunny <[email protected]> wrote: From: Sunny <[email protected]> Subject: [proletar] Indonesia Siap Hadapi Kecelakaan Nuklir To: [email protected] Received: Wednesday, 23 May, 2012, 10:40 AM Ref:. Bagaimana bisa telah siap terhadap kecelakaan nuklir, kalau selama ini korban banjir, gempa bumi, tsunami, gunung api meletus tak bisa sendiri mengatasinya dengan memberikan bantuan memada kepada para korbannya?? Kalau anggota rezim dari puncak kekuasaan sampai ke ranting-rantingnya selalu siap untuk menjarah harta kekayaan rakyat, dapat dijamin kesiapaannya sudah sejak berdirinya NKRI. http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/22/m4ed0b-indonesia-siap-hadapi-kecelakaan-nuklir Indonesia Siap Hadapi Kecelakaan Nuklir Selasa, 22 Mei 2012, 06:52 WIB citypictures.org Peristiwa nuklir Fukushima Jepang REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Indonesia siap dan tanggap menghadapi kecelakaan nuklir jika kejadian semacam yang terjadi di Fukushima, Jepang yang juga membuat panik negara-negara tetangganya, kembali terulang. "Terbentuknya Organisasi Tanggap Darurat Nuklir Nasional (OTDNN) sejak lima tahun lalu adalah langkah nyata betapa pemerintah Indonesia sudah siap dalam menghadapi bahaya terkait nuklir," kata Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten, Khoirul Huda, di sela pertemuan Asian Nuclear Safety Network (ANSN), di Jakarta, Senin (22/5). Negara-negara anggota ANSN yang terdiri dari Jepang, China, Korea, Vietnam, Malaysia, Philipina, Thailand, Singapura, Bangladesh, Kazhakstan dan Indonesia, selama tiga hari ke depan akan membahas penanganan kedaruratan yang baik sehingga mampu melindungi masyarakat dari bahaya radiasi. "Kita semua belajar dari kasus-kasus kecelakaan reaktor nuklir yang fenomenal seperti Chernobyl, Three Miles Island atau yang baru saja terjadi akibat gempa dan tsunami di Fukushima, Jepang," kata Khorul. Kecelakaan nuklir sendiri masuk kategori bencana. Karenanya, OTDNN selain beranggotakan kementerian kesehatan, kementerian pertanian, Polri, TNI AD, dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) juga beranggotakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan masuknya berbagai instansi ini, berbagai skenario pun sudah disiapkan, jika terjadi kecelakaan nuklir, misalnya bagaimana mengatasi masuknya angin radioaktif Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) milik negara tetangga ke wilayah Indonesia. "Organisasi ini juga semakin kuat karena ada payung hukumnya yaitu Undang-undang no 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran," tambahnya. Indonesia saat ini belum memiliki PLTN dan baru memiliki tiga reaktor nuklir untuk kebutuhan riset, yakni di Tangerang Selatan, Banten, Bandung dan Yogyakarta. "Tapi untuk kelas reaktor riset pun harus tetap ada upaya antisipasi yang terstandar," kata Direktur Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten, Suharyanto. Dikatakannya setiap fasilitas nuklir memang beresiko, tetapi melalui kajian seksama lewat komunikasi dan berbagi pengalaman, dapat ditularkan cara-cara tepat menghadapi kecelakaan nuklir. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
