Entah nyambung entah tidak dengan tulisanmu , Har. Saya sering bertanya2 dalam hati, sebetulnya detilnya pekerjaan polisi itu apa saja sih ? Kok setiap kali dimintai tolong mencari barang yang kecurian selalu minta imbalan yang besar ? Tetanggaku pinjam sepeda motor, digasak pencuri, minta tolong ke polisi, dimintai biaya tebusan 3 juta. Wahh aje gile.
ws On Wed, 27 Jul 2005 22:58:16 +1000 (EST) Harry Adinegara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bukan mau "menggugah" peristiwa Mei 98 lagi, tapi ini >ada sebuah catatan yang bisa saya sodorkan disini untuk >di diketahui oleh para member T-Net yang berdiskusi soal >Peristiwa Mei 98 ini. > > Aku dalam percakapanku dengan kawanku, seorang >professional yang sekarang kerja di Jakarta sempat >memberikan pendapatnya mengenai peristiwa Mei 98 ini. >Yang menarik yalah cerita yang bersumber dari kawanku ini >adalah pengamatannya yang bersifat subjektip, walaupun >begitu dia (kawanku) ini mendasari konklusinya soal >peristiwa Mei 98 ini dengan pengalaman, pengamatan dan >dengar sana dengar sini , juga dari berita2 yang >berkisar dalam masyarakat Tionghoa soal sikap orang >Tionghoa dalam soal Mei 98 ini. > > Kenapa orang Tionghoa yang jadi korban pelecehan seksuil >dalam peristiwa Mei 98 itu tidak maju atau melaporkan >kepada yang berwajib untuk ditangani, ada 2 sebab: > > Pertama: para korban seksuil ini sudah tidak percaya >lagi akan penegakkan hukum di Indonesia. Malahan dia >(kawanku) itu bilang melapor kepada polisi atau yang >berwajib sama saja seperti melapor kepada organisasi > mafiosi. Bisa2 sudah tidak diurus masalahnya tahu2 bisa >kena pemerasan dengan macam2 dalih. > Kedua: alasan pertama seperti tersebut diatas logis bisa >berkelanjutan : sudah mengorbankan perasaan malu karena >gadisnya digagahi, malahan nanti perkaranya ber-tele2 dan >achirnya di sapu dibawah karpet setelah famili sang >korban di-peras habis2-an. Jadi kayak pepatah saja: sudah >jatuh ketimpa tangga. Kena double whammy namanya! > > Jadi kalau ada orang mau mengelak /memperkecil perkara >ini dengan ejekan: "suruh melapor dong bagi yang merasa >kena imbas perkosaan seksuil ini , plus dengan memberikan >bukti2nya" Rupanya orang perlu meninjau sikap dan kondisi >para korban dan melihat kondisi di lapangan. Perlu kita >menyelami kondisi para korban dari segi subjektipnya para >korban itu. > > Kalau dihayati apa yang kawanku bilang itu rupanya benar >juga. Coba kita lihat perkara Munir. Sudah ada bukti >konkritnya, tahu dimana kejahatan ini terjadi, lokasinya >yalah di tempat Garuda Airlines, buktinya sudah jelas >mati karena arsenik. Tapi mana sampai sekarang koq ngak >ada lanjutannya. > > Harry Adinegara. > > > > Send instant messages to your online friends >http://au.messenger.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe : [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] > List owner : [EMAIL PROTECTED] > Homepage : http://proletar.8m.com/ > Yahoo! Groups Links > > > > > > ======================================================================================== Dapatkan kemudahan layanan Mobile Email dari VENTUS untuk Personal, VENTUS Easy. Klik http://easy.ventusmobile.com ======================================================================================== Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
