http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/27/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY Kalla: Kultur Oposisi PDI-P Tak Bisa Diubah JAKARTA - Kultur Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berbeda. Partai Golkar berkultur membangun dan memerintah sedangkan PDI-P berkultur oposisi. Dan itu tidak bisa diubah. Sehingga ketika Partai Golkar diajak untuk beroposisi, hal itu sangat sulit dilakukan. Hal itu ditegaskan Ketua Umum Partai Golkar yang juga Wakil Presiden (Wapres) Muhammad Jusuf Kalla saat memberikan ceramah di depan peserta kursus reguler angkatan ke-38 Lembaga Pertahanan Nasional di Jakarta, Selasa (26/7). Jusuf Kalla mengatakan, dua kultur yang berbeda antara Golkar dan PDI-P itu terlihat sangat jelas ketika Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI-P menjadi Presiden. Ketika itu, anggota kabinet Gotong Royong yang juga anggota PDI-P Kwik Kian Gie rajin mengkritik sesama anggota kabinet Gotong Royong. Sementara Golkar justru mendukung kebijakan pemerintah. Kultur membangun dan memerintah Partai Golkar itulah yang juga mendorongnya merebut posisi ketua umum Partai Golkar. Apalagi kultur membangun dan memerintah itu sudah terlihat jelas sejak partai itu berdiri. Terutama ketika Soeharto berkuasa, Golkar bahkan menjadi partai utama dengan Soeharto sebagai ketua penasihat partai. Dan semua pegawai negeri sipil adalah anggota Golkar. Sekarang pun, Golkar sangat sulit menjadi oposisi. Pasalnya di mana-mana yang memimpin baik gubernur maupun bupati adalah kader-kader Golkar. Kendati demikian, anggota Partai Golkar terutama yang diperlemen diminta untuk tetap kritis terhadap pemerintah. Tetapi sikap kritis itu dilakukan secara proporsional. Menyinggung lebih lanjut mengapa dia ikut merebut posisi Ketua Umum Partai Golkar, Kalla mengatakan tujuan dia hanyalah untuk menciptakan stabilitas politik. Karena tanpa stabilitas politik akan sangat sulit pemerintah membuat kebijakan-kebijakan untuk memajukan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Sebab, untuk mencapai tingkat kemakmuran masyarakat sangat dibutuhkan stabilitas. Meskipun stabilitas itu dapat juga dengan faktor keamanan yang kondusif. Semua itu akan mendukung investasi yang pada saatnya akan mendatangkan kemakmuran rakyat. Bahkan ketika ditanya bagaimana dia membagi waktu antara memimpin negara dan memimpin Partai Golkar, Jusuf Kalla menegaskan bahwa hal itu dilakukan secara bersamaan. Karena dengan menguasai Golkar, sebagai Wapres dia bisa menguasai parlemen. Sehingga parlemen tidak bisa mengganggu kebijakan pemerintah. "Sehingga saya tidak sibuk mempertahankan kekuasaan seperti terjadi di Filipina. Kita tinggal suruh orang lain," kata Kalla. PDI-P Objektif Sementara itu, politisi PDI-P, Jacobus Kamarlo Mayongpadang yang juga Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) di DPR ketika dihubungi Rabu (27/7) pagi menegaskan, oposisi partainya selalu objektif dan konstruktif. Sikap oposisi itu selalu terpatri dalam sikap kritis terhadap pemerintah secara konsisten, termasuk ketika PDI-P sendiri berkuasa. Oposisi objektif itu, artinya oposisi yang dibangun PDI-P selalu rasional, bukan sembarang mengkritik pemerintah. Sedangkan, secara konstruktif, artinya semua kritik diarahkan dalam rangka memperbaiki pemerintahan yang muaranya untuk meningkatkan pembangunan dengan mensejahterakan rakyat. Salah satu tujuan negara adalah kesejahteraan rakyat, tetapi sampai hari ini belum tercapai. Kenyataannya, sebagian besar rakyat justru semakin menderita. ''Karena itu, PDI-P yang rohnya memang harus kritis, berkewajiban mengingatkan pemerintah, apabila kebijakan tidak sesuai aspirasi rakyat,'' ujar Jacobus. Berkaitan dengan kondisi sekarang kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel) I itu menegaskan, PDI-P pun kritis terhadap Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Siapa pun juga, kecuali yang tidak rasional, tahu bahwa apa yang dilakukan pemerintah sekarang terlalu jauh dari apa yang dijanjikan dan tertulis dalam visi misi saat kampanye pemilihan Presiden/Wakil Presiden lalu. (A-21/M-15) Last modified: 27/7/05 [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
