REF: Seorang sobat berkelakar dengan katakan, bahwa Yusuf M. Kalla (YMK) pasti kalah karena namanya saja sudah menunjukan kekalahan, Tetapi, seandainya bernama “Menang”, pasti bisa akan dicalonkan untuk jabatan tertinggi dan insyaalloh bisa menang untuk dinobatkan menjadi presiden NKRI.
Terlepas dari kelakar sobat tsb, maka patut diperhatikan bahwa ada tiga unsur yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi presiden NKRI, yaitu (1) Uang, (2) agama, (3) uang, disingkat MER (Money, Ethnic,Religion). YMK hanya memenuhi satu unsur, yaitu agama. Uang tentunya dimiliki banyak, tetapi masih kurang banyak untuk bisa dicalonkan. Barangkali dalam demokrasi a la NKRI adalah tidak keliru bila dikutip apa yang dikatakan oleh George Orwell, penulis Inggris : “We are equal, but some are more equal than others.”, begitulah di NKRI, baik dalam kancah negara maupun partai politik mau pun dalam kedudukan vital kekuakasaan negara. Anda boleh bicara tentang Pancasila, UUD45 untuk menyenangkan hati, tetapi kenyataan di lapangan menunjukan fakta lain. Sekarang bukan lagi RI melainkan NKRI. http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/05/24/ArticleHtmls/Golkar-Tutup-Peluang-Jusuf-Kalla-Jadi-Calon-Presiden-24052012006010.shtml?Mode=0 Golkar Tutup Peluang Jusuf Kalla Jadi Calon Presiden JAKARTA Ketua Dewan Per timbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mempersilakan mantan ketua umum partai ini, Jusuf Kalla, untuk maju sebagai calon presiden dalam pemilihan 2014. Namun ia tetap mengisyaratkan ketua umum partai, Aburizal Bakrie, sebagai calon presiden dari partai berlambang pohon beringin itu. “Seperti dikatakan oleh Pak Aburizal Bakrie, kalau Pak JK (Jusuf Kalla) mau maju, silakan saja melalui partai lain,” kata dia seusai diskusi “Kepemimpinan Nasional: Kebangkitan Yes, Regenerasi Pasti” di kantor Sun Institute, Jakarta, Selasa malam lalu. Menurut Akbar, rencana pencalonan Jusuf Kalla merupakan hak mantan wakil presiden itu sebagai seorang warga negara. “Tidak bisa kami larang kalau memang ada yang memberikan dukungan kepada dia (Jusuf Kalla),” ujarnya. Senada dengan Akbar, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono me nyatakan partainya mem persilakan Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden melalui partai lain. “Itu hak beliau. Kita hargai hak politik seseorang,” kata Agung kemarin. Agung menyatakan partainya tak akan khawatir atas pencalonan Jusuf Kalla. Dia mempersilakan jika mantan wakil presiden itu hendak mencalonkan diri pada Pemilu 2014 mendatang dengan menggunakan kendaraan politik lain. “Mau menggunakan kendaraan politik apa pun, silakan saja,” ujar dia. Sebelumnya, Jusuf Kalla mengatakan siap maju menjadi calon presiden. Dia mengaku tidak mempersoalkan keputusan partai Golkar yang sudah bulat mengajukan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. Sebagai mantan ketua umum partai berlambang beringin ini, dia mengatakan tetap menghormati aturan dan keputusan partai. Pencalonan Aburizal, kata Kalla, tidak akan menghalangi dia untuk dicalonkan sebagai calon presiden oleh partai lain. Meskipun pernah kalah dalam Pemilihan Presiden 2009, Kalla ya kin siap bersaing dalam Pe milihan Presiden 2014. ● PRIHANDOKO [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
