Buddha Tidak Mengenal Tuhan Atau Menyembahnya !!!

Buddha bukanlah ajaran untuk menyembah ini atau menyembah itu, juga tidak ada 
ajaran Buddha yang mengajarkan adanya Tuhan, adanya Dewa atau adanya Genderuwo.

Buddha memang sebuah ajaran yang se-mata2 mengajarkan cara2 sederhana untuk 
mencapai kebahagiaan, hidup sehat, bebas dari penyakit, dan mampu mencari 
solusi dalam menghadapi tantangan2 alam dengan pikiran sehat bukan dengan 
kekuatan supra natural atau kekuatan gaib atau kekuatan magic.

Semuanya ini merupakan kumpulan kegiatan yang dinamakan mereka sebagai "Dharma".

Jadi agama Buddha enggak ada kesamaannya dengan agama2 lain seperti Hindu, 
Nasrani, Yahudi, Islam atau kepercayaan2 lainnya.

Itulah sebabnya, agama Buddha sebenarnya bukanlah agama, tetapi karena dicampur 
dengan ritual2 kepercayaan Hindu dan lainnya, maka terbentuklah kemudian 
sebutan sebagai agama Buddha karena dicampurkan dengan ritual2 yang tadinya 
tidak pernah ada.

Itulah sebabnya, Buddha bisa digabung dengan semua agama, bahkan di Barat para 
penganut Buddha banyak para pendeta Kristen, pastor Katolik, dan umat beragama 
lainnya.

Ajaran Buddha tidak melarang penganutnya untuk menganut agama2 manapun juga 
dalam praktek "dharma" mencapai tujuan Buddha.

> "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> wrote:
> ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan,
> Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta,
> Yang Mutlak yang merupakan konsep
> Ketuhanan Yang Mahaesa dalam agama Buddha.

Agama itu kepercayaan bukan konsep, Buddha itu tidak mengenal ketuhanan, juga 
tidak mempunyai ide apa2 tentang kepercayaan, Buddha hanyalah adjaran moral 
tentang cara2 mencapai kebahagiaan sehingga bisa hidup sehat terlepas dari 
penderitaan tanpa harus mempercayai, tanpa harus menyembah, tanpa harus 
beragama.

Sesuatu yang tidak ada tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, tidak 
mutlak, dan tidak relatif.

Sesuatu yang ada pasti ada yang menciptakannya,
Tuhan yang tidak ada penciptanya, otomatis tidak ada karena memang tidak perlu 
ada sehingga apa gunanya sang pencipta ???

Sebagai manusia, dharma kita harus bisa mencipta, yaitu menciptakan segalanya 
yang bisa membawa kebahagiaan kepada semua !!!

Jadi kalo kita tidak memiliki "dharma" maka tetap kita bisa mencipta, tapi 
menciptakan bencana. bencana bukan cuma kepada kita tapi bencana kepada semua.

Demikianlah, ISLAM juga mencipta mampu menciptakan, tapi karena tidak punya 
dharma, maka ciptaannya itu betul2 bencana kemanusiaan bukan cuma kepada sesama 
umatnya saja tetapi bencana juga manusia lainnya yang diluar umatnya.

Dharma itu sering disalah artikan sebagai ketuhanan atau nilai2 ketuhanan dalam 
beragama, padahal itu salah, karena "Dharma" adalah pengabdian, adalah 
aktivitas manusia dalam membangung dirinya, lingkungannya, dan teknologinya 
dalam menyempurnakan kehidupan untuk bisa menikmati kebahagiaan.

Jadi "Dharma" itu bukanlah menegakkan Syariah Islam, juga bukan membantai Islam 
Ahmadiah, membantai kafir, membantai Yahudi, membantai orang murtad, juga bukan 
membantai umat Nasrani, bahkan bukan menghancurkan patung2 atau membakar 
gereja, membakar mesjid menganiaya dan membantai umat Ahmadiah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke