Ref: Jembatan ambruk, sekolah ambruk, proyek ambruk, apa lagi yang belum 
ambruk? Plisss, silahkan ambruk-ambruk.

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/05/27/ArticleHtmls/DUA-GEDUNG-AMBRUK-PROYEK-HAMBALANG-DIHENTIKAN-27052012001004.shtml?Mode=0

      DUA GEDUNG AMBRUK PROYEK HAMBALANG DIHENTIKAN  
     
      JAKARTA  

   
                  Longsor saat dipasang tiang pancang.

                  Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng kemarin 
mengaku telah memerintahkan penghentian sementara proyek Hambalang.
                  Khususnya di lokasi ambruknya dua gedung di area proyek 
pembangunan pusat olahraga di kawasan Sentul, Bogor, itu. 
                  Andi mengatakan telah mengunjungi lokasi dua bangunan ambruk 
itu pada dua bulan lalu. Lokasinya terdapat di zona tiga di kaki Bukit 
Hambalang.
                  Gedung yang ambruk tersebut berupa bangunan pembangkit 
listrik dan lapangan olahraga indoor. “Bangunan itu ambruk karena tanah ambles 
akibat hujan deras mengguyur,“ ujar Menteri Andi melalui pesan pendek tadi 
malam. “Karena itu, untuk sementara dihentikan pada lokasi yang terdampak.“

                  Setelah kejadian itu, Andi meminta kontraktor dan konsultan 
teknis segera mengevaluasi dan mencari solusi sesuai dengan struktur tanah agar 
peristiwa serupa tidak terulang.
                  Setelah kejadian ambruknya dua bangunan itu, Andi mengatakan 
belum dapat memastikan kondisi bangunan lainnya. “Sekarang ini sedang 
dievaluasi,“ ujarnya.

                  Kepala Bidang Evaluasi dan Diseminasi Kementerian, Wisler 
Manalu, mengatakan, sebelum insiden ambruknya dua bangunan itu, sudah ada 
insiden serupa. “Tanahnya memang sudah pernah longsor,“ ujar Wisler saat 
dihubungi kemarin. “Kejadian longsor itu terjadi saat musim hujan di awal 
pengerjaan proyek Hambalang.“

                  Wisler menyatakan tidak tahu tepatnya kejadian longsornya 
tanah saat itu. Namun, kata dia, “Kejadian tanah longsor saat para pekerja 
memasang tiang pancang.“ Saat itu, dia melanjutkan, para pekerja menyatakan 
tanah di lokasi tersebut memang sangat curam. Setelah insiden itu, Wisler 
mengatakan, Kementerian mengevaluasinya, dan kemudian muncul usul untuk mencari 
ahli geologi.

                  Kemarin Tempo berusaha melihat langsung ke lokasi proyek. 
Tapi petugas keamanan tidak mengizinkannya. “Tidak boleh masuk kecuali mendapat 
izin,“ kata Arwan, petugas keamanan proyek.

                  Jumat dua pekan lalu, ketika Tempo diizinkan masuk ke lokasi 
proyek, Tempo dilarang ke zona tiga. Hanya, dari kejauhan terlihat tanah di 
zona itu sudah diratakan dan sebagian bangunan sudah berdiri. Di zona itu 
antara lain sedang dibangun lapangan angkat besi, lapangan basket indoor, dan 
gedung serbaguna.

                  Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengatakan 
kontur tanah di Hambalang tergolong labil. Dia menyesalkan sikap pembuat 
kebijakan yang tetap mendirikan kompleks olahraga di tempat itu. “Kami sudah 
memberi rekomendasi, lokasi itu hanya cocok dibangun sekolah olahraga, bukan 
kompleks olahraga,“ katanya. “Jika ingin membangun kompleks olahraga, carilah 
tanah yang stabil dan jauh dari daerah rawan gempa.“

                  RUSMAN PARAQBUEQ | MARIA YUNIAR | SYAILENDRA | SUKMA 
                 
           
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke