--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote: > > > > > "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote: > > ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, > > Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, > > Yang Mutlak yang merupakan konsep > > Ketuhanan Yang Mahaesa dalam agama Buddha. > > Agama itu kepercayaan bukan konsep, Buddha itu tidak mengenal ketuhanan, juga > tidak mempunyai ide apa2 tentang kepercayaan, Buddha hanyalah adjaran moral > tentang cara2 mencapai kebahagiaan sehingga bisa hidup sehat terlepas dari > penderitaan tanpa harus mempercayai, tanpa harus menyembah, tanpa harus > beragama. > > Sesuatu yang tidak ada tidak dilahirkan, tidak menjelma, tidak tercipta, > tidak mutlak, dan tidak relatif. > > Sesuatu yang ada pasti ada yang menciptakannya, > Tuhan yang tidak ada penciptanya, otomatis tidak ada karena memang tidak > perlu ada sehingga apa gunanya sang pencipta ??? > > Sebagai manusia, dharma kita harus bisa mencipta, yaitu menciptakan segalanya > yang bisa membawa kebahagiaan kepada semua !!! > > Jadi kalo kita tidak memiliki "dharma" maka tetap kita bisa mencipta, tapi > menciptakan bencana. bencana bukan cuma kepada kita tapi bencana kepada semua. > > Demikianlah, ISLAM juga mencipta mampu menciptakan, tapi karena tidak punya > dharma, maka ciptaannya itu betul2 bencana kemanusiaan bukan cuma kepada > sesama umatnya saja tetapi bencana juga manusia lainnya yang diluar umatnya. > > Dharma itu sering disalah artikan sebagai ketuhanan atau nilai2 ketuhanan > dalam beragama, padahal itu salah, karena "Dharma" adalah pengabdian, adalah > aktivitas manusia dalam membangung dirinya, lingkungannya, dan teknologinya > dalam menyempurnakan kehidupan untuk bisa menikmati kebahagiaan. > > Jadi "Dharma" itu bukanlah menegakkan Syariah Islam, juga bukan membantai > Islam Ahmadiah, membantai kafir, membantai Yahudi, membantai orang murtad, > juga bukan membantai umat Nasrani, bahkan bukan menghancurkan patung2 atau > membakar gereja, membakar mesjid menganiaya dan membantai umat Ahmadiah. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. >
*** Sang Budha menyatakan bahwa membahas asal muasal dunia adalah hal yang tidak penting. membahas ada dan tidak adanya tuhan adalah hal yang tidak penting. inget 10 tahun lalu ketika JD menulis satu kata : "neh". anggap deh jusfiq terus ateis. So what gitu lho ? anggap abbas ngaku teis, so what gitu lho? terlepas dari seseorang itu mengaku percaya tuhan atau tidak, yang penting dalam kehidupan sehari hari adalah ahlak. apapun agama kita, terlepas kita teis atau ateis, kita tentu saja tidak ingin punya anak yang seperti jusfiq. bersetubuh boleh dengan siapa saja, di mana saja dan kapan saja. jusfiq yang perawan tinggal lubang idung dan lubang telinga doang. apakah kehidupan seperti jusfiq yang kita inginkan untuk anak-anak kita ? Salam, Pinpin. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
