--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Hehehe... nungging2 ke batu memek item di negara yg nindas tkw bangsa sendiri 
> sambil mikir lagi nyembah auloh yg ngehalalin pedophilia, nyiksa cewek, 
> perbudakan dan ngerampok/ngebantai kafir.
> 
> 

*****
He he he juga deh :-)
itu batu di ka bah bukan batu bumi lho ... itu batu beda lho:-)
Peace... :-)
Yang nindas pembantu itu bukan islam. Tapi arab.
Muhammad bukan Pedophilia.
Nyiksa cewek nddak boleh dalam islam sist ... :-)
Perbudakan juga nddak boleh ...
Ngerampok dan ngebantai juga nddak boleh sist ...
Peace... :-)

Satu-satu sist....


> 
> 
> >________________________________
> > From: pinpinyuliansyah <pinpinyuliansyah@...>
> >To: [email protected] 
> >Sent: Monday, May 28, 2012 11:24 PM
> >Subject: [proletar] teng kyu Prol ! Saya jadi teis lagi :-)
> > 
> >
> >  
> >sekitartahun 2000, diskusi sama JD, Sasis, Gu Yonan, HABE, Ridha dan tentu 
> >HB sempat membuat saya sementara jadi deism ... orang yang meragukan 
> >keberadaan tuhan ...
> >
> >sayah ketolong sama nurcholis madjid dengan artikelnya : Eteisme menuju 
> >Islam yang Benar" ...
> >
> >Trus ketolong lagi sama kang Jalal yang menerangkan "hati" itu bukan di 
> >dada, tapi di Otak. (Kang Jalal adalah dewan pembina sekolah anak bungsu 
> >saya dan putra kang jalal adalah kepsek sekolah anak saya yang rajin banget 
> >buat tulisan "kepsek log"...
> >
> >Trus ketolong lagi sama pak haji di arcamanik. Manusia sederhanalulusan 
> >teknik elektro ITB yang berguru sama "anak kecil" yang diberi gelar doktor 
> >honoris causa dari al azhar dan diangkat sebagai "guru" oleh imam besar 
> >masjid di tanah suci yang sehari-hari berpenampilan "culun".
> >
> >Trus...ketolong sama raden aas rukasa (monggo search di google dengan 
> >keyword "raden aas rukasa". seorang "guru besar" yang berpenampilan 
> >sederhana. berpakaian tshirt, celana pendek dan sibuk sapu-sapu halaman 
> >ketika saya berkunjung ke rumah nya -- meskipun-- perguruan nya sudah 
> >berdiri di beberapa negara.
> >
> >Sebagaimana HABE, saya kini teis. Percaya Bahwa tuhan itu ada. Meskipun 
> >dalam keseharian saya masih -kembali- belajar sholat .
> >
> >"Percis" seperti yang habe bilang 12 tahun lalu saat habe merasa terharu 
> >saat mendengar lagu "malam kudus" ... perasaan "haru" itu pertama menyelusup 
> >ketika saya mendapati kepala sekolah anak saya tengah asyik baca quran 
> >dengan wajah yang sangat menikmati bacaannya.
> >
> >"Religiusitas" jelas tidak dapat dirasakan oleh setiap orang.
> >Dan saya bersyukur saya dapat merasakan KEINDAHAN perasaan itu.
> >
> >Nikmat.
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke