http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/05/29/ArticleHtmls/TAMBAHAN-KUOTA-BBM-BERSUBSIDI-Permintaan-Kalimantan-Ditolak-29052012101007.shtml?Mode=0#


TAMBAHAN KUOTA BBM BERSUBSIDI Permintaan Kalimantan Ditolak 
JAKARTA
 

Pertamina diminta menambah pasokan BBM nonsubsidi.

Pemerintah berkukuh tak akan menambah alokasi bahan bakar minyak bersubsidi 
untuk Kalimantan.“Tak bisa ditambah lagi. Kuota BBM bersubsidi kan hanya 40 
juta kiloliter (untuk 2012),“ kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero 
Wacik kemarin. 
Jatah BBM bersubsidi telah habis disalurkan untuk seluruh wilayah di Indonesia. 
Pembagian dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan masingmasing 
daerah.“Jadi, kalau jatahnya ditambah untuk Kalimantan, maka jatah wilayah lain 
akan berkurang.“

Empat gubernur dari wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan 
Tengah, dan Kalimantan Timur meminta tambahan kuota BBM bersubsidi dari 3,05 
juta kiloliter menjadi 3,45 juta kiloliter. Bila tambahan kuota ini tidak 
dikabulkan, mereka mengancam akan memboikot pengiriman batu bara.

Pemboikotan sudah dilakukan sejak Sabtu lalu di Sungai Barito, Kalimantan 
Selatan. Sejumlah kapal klotok menghalangi tongkang pengangkut batu bara agar 
tak bisa melalui sungai tersebut.

Menurut Jero, tambahan kuota tidak bisa langsung dikabulkan karena masih 
diperhitungkan. Dia meminta keempat gubernur itu membatalkan ancamannya. “Tidak 
usah mengancam-ancam-lah. Kalau batu bara tidak diperbolehkan keluar dari 
Kalimantan, urusannya jadi lebih panjang lagi.“

Mandeknya pengiriman batu bara dikhawatirkan akan meng hentikan suplai listrik 
di sejumlah pembangkit listrik di Jawa dan wilayah lain di Indonesia. Aksi 
pemboikotan ini juga akan merugikan daerah karena mengganggu pendapatan asli 
daerah (PAD).
“Gubernur tidak mendapat PAD.
Kalau tidak dapat, rakyat dapat apa?“kata Jero.

Jero menawarkan akan mengirimkan bahan bakar minyak nonsubsidi ke wilayah 
Kalimantan untuk menambal kekurangan BBM. Adapun jumlahnya akan ditentukan oleh 
Pertamina. Beberapa kepala daerah sudah menyetujui rencana tersebut. “Saya 
sudah menghubungi dua gubernur. Mereka sudah setuju.“

Pekan lalu, Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi menyatakan 
penambahan kuota Premium di Kalimantan maksimal hanya 5 persen atau sebesar 80 
ribu kiloliter. Adapun jatah Premium di wilayah ini mencapai 1,6 juta kiloliter.

Tambahan kuota hanya bisa dilakukan untuk Premium, sedangkan jatah untuk solar 
dan minyak tanah tetap. Penambahan itu karena pemerintah masih memiliki sisa 
kuota Premium sebesar 2,5 juta kiloli ter. Dalam Anggar an Pendapatan dan 
Belanja Negara 2012, kuota BBM bersubsidi adalah 40 juta kiloliter, tapi yang 
dibagi kan adalah 37,5 juta kiloliter.

Untuk mengatasi antrean di pompa ben sin, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 
Achmad Diran mengatakan, Pertamina sudah setuju menam bah pasokan Premiu. Jum 
lahnya sebe sar 10 kilo liter per hari untuk setiap p o m p a bensin. Juru 
bicara PT Pertamina (Persero), Mochamad Harun, mengakui Pertamina menambah 
pasokan untuk setiap pompa bensin di Kalimantan Tengah. Penambahan dilakukan 
untuk mengatasi antrean panjang di sejumlah pompa bensin.

Meski pasokan ditambah, jumlah kuota BBM untuk wilayah ini tetap. Menurut 
Harun, penambahan berasal dari jatah Premium pada bulan-bulan mendatang. 
Kebijakan ini hanya bersifat sementara.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan akan menambah 
solar nonsubsidi untuk bahan bakar truk pengangkut batu bara dan hasil 
perkebunan. “Antrean di sana lebih dari 40 persen truk. Ini yang harus menjadi 
perhatian kami,“ katanya kemarin.

Pertamina memiliki 15 pompa bensin yang khusus menjual BBM nonsubsidi. Untuk 
meningkatkan daya tampung, Pertamina juga berencana mengonversi pompa bensin 
yang menyalurkan BBM bersubsidi menjadi penyalur BBM nonsubsidi. “Seperempat 
dari 110 SPBU di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan kami konversi,“ 
kata Hanung.

BERNADETTE CHRISTINA | M. ANDI PERDANA | ARYANI KRISTANTI | MARTHA T. | KARANA 
W. | DEWI RINA 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke