Harga Minyak Dunia Ambruk Akibat Embargo Ekonomi Iran ! Embargo Ekonomi Iran Menyebabkan harga minyak turun bukan naik seperti yang dipropagandakan para simpatisan Iran. Iran membanjiri minyak dipasar gelap dengan harga dumping !
Hasil embargo dunia terhadap Iran sudah memperlihatkan hasilnya, rakyat Iran panik memborong barang apa saja yang masih tersisa di toko2. Pemerintahan Iran terpecah saling menyalahkan terhadap situasi yang terjadi saat ini, sementara itu Iran tetap berusaha bernegosiasi dengan Amerika untuk memberi waktu dan keringanan, sementara Amerika sendiri belum mengubah keputusannya dan lebih memperhatikan keamanan Israel yang terancam bomb atom Iran. Demi mengatasi krisis ekonomi yang parah ini, Iran akan menjual minyaknya di pasaran gelap dengan harga cuma 30% dari harga biasanya, dan inilah penyebab utama jatuhnya harga minyak dunia sekarang ini. Sementara Arab Saudia meningkatkan produksi minyaknya dengan maksud menutupi kebutuhan negara2 yang sebelumnya membelinya dari Iran. Dari hasil pengumpulan data2 negara2 penghasil minyak dunia, Iran menduduki tempat keempat setelah Russia, Arab Saudia, USA, dan Iran. Jadi tidak benar kalo dainggap Iran menduduki tempat kedua penghasil minyak dunia, yang benar dalam organisasi OPEC memang Iran menduduki posisi kedua setelah Arab Saudia karena Russia dan Amerika bukanlah anggauta OPEC. Untuk data selengkapnya, anda bisa menganalisa data2 angka produksi minyak masing2 negara didunia dari website dibawah ini: http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_oil_production Dalam kaitannya mengembargo ekonomi Iran, media simpatisan Iran di Indonesia seperti koran Republik memberitakan bahwa embargo minyak Iran akan menghancurkan Eropah karena harga minyak akan naik membumbung kelangit. Ternyata sesumbar yang lebih dipengaruhi emosi religious ini tidak ada kebenarannya sama sekali karena ternyata harga minyak dunia jatuh dan Eropah tidak terpengaruh ekonominya dalam mengembargo Iran. Cina dan India memang memiliki kepentingan dalam kaitannya embargo minyak Iran, karena urusan dalam negeri Cina yang disebabkan infiltrasi pemberontak2 Islam Taliban di provinsi Sinkiang yang masuk dari Afghanistant sulit diatasi, setiap mereka dikejar selalu lari menyelamatkan diri ke negara tetangga yang antara lain ke Iran. Para pemberontak Islam Taliban ini banyak yang menginfiltrasi Cina karena dikejar di Afghanistant oleh pasukan Afghanistant dan Amerika. Demikianlah, akhir2 ini Cina mengalami kesuksesan dalam penumpasan pemberontak Islam Taliban ini berkat bantuan kerja sama Iran yang justru merupakan musuh agama Islam Syiah. Demikian juga hal yang sama dialami India diwilayah Kashmir dimana Taliban berinfiltrasi membuat teror diwilayah India yang juga berhasil diatasi dengan kerja sama India-Iran dalam penumpasan Taliban ini. Jadi tidak mengherankan kalo India dan Cina masih tetap mengimpor minyak dari Iran dalam jumlah tertentu. Namun karena kewajiban semua anggauta UN untuk mengembargo ekonomi Iran, maka policy perdagangan Cina dan India berubah dalam masalah transaksinya. Kalo biasanya Cina dan India membayar minyak Iran dengan uang dollar, maka sekarang ini pembayarannya bukan dengan dollar tapi dengan masing2 mata uang negaranya yaitu Yuan dan Rupee. Akibatnya Iran terpuruk ekonominya, karena mata uang Yuan dan Rupee hanya bisa digunakan untuk membeli barang2 eksport Cina dan India saja, mereka tidak bisa menggunakannya untuk berbelanja ke Eropah yang membutuhkan Dollar dan Euro. Sedangkan Amerika dan Russia tidak terpengaruh sama sekali, terutama karena 75% kebutuhan minyak Amerika sudah bisa dipenuhi dari produksi dalam negeri sedangkan sisanya didapatkan dari Canada, Mexico, Venezuela, Brazil, Kuwait, dll. Russia, Cina, India dan sekutu2nya tetap membujuk Iran untuk menghentikan program bomb nuklirnya dan mengizinkan pemerisaan oleh EAIA, pilihan lain tidak ada, semua jalan sudah tertutup. Embargo ekonomi yang paling parah dalam sejarah Iran ini akan mengakibatkan pemerintahannya jatuh dengan sendirinya oleh kekuatan rakyatnya sendiri dari dalam. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
