Shalat Gerhana Adalah Wajib Lanjutan Shalat 5 Waktu !!! Shalat Gerhana adalah shalat yang sama wajibnya dengan shalat 5 waktu. Jadi jadi merupakan satu paket dengan shalat 5 waktu yaitu kewajiban shalat bagi setiap muslimin adalah shalat 5 waktu plus shalat gerhana (matahari atau bulan) karena kesemua shalat ini ditentukan waktunya dari posisi matahari yang dijadikan penentuan waktunya.
> "Sunny" <ambon@...> wrote: > Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi > Lampung mengharapkan warga di daerahnya > agar menunaikan ibadah sunah salat > Khusuf (gerhana bulan). "Tidak ada > imbauan dari MUI pusat mengenai hal > itu, tetapi secara otomatis saya > mengimbau agar masyarakat menunaikan > ibadah tersebut pada salat Magrib > karena gerhana bulan terjadi sekitar > pukul 16.59 WIB dan berakhir pukul > 19.07 WIB," kata Ketua MUI Lampung > Mawardi di Bandarlampung, Senin (4/6). Jadi salah kalo MUI menganggap sebagai shalat sunah karena harusnya wajib dikarenakan sama dengan latar belakang shalat 5 waktu, yaitu berdasarkan waktu dimana posisi matahari berada. Shalat itu artinya "sembahyang". Dan sembahyang itu artinya "menyembah". Gerhana itu artinya "Bulan" yang dalam dinamikanya diwaktu tertentu. Jadi "shalat gerhana bulan" artinya menyembah "Bulan" pada saat gerhana dan sama sekali bukan menyembah Allah. Tapi karena bulan itu diciptakan oleh Allah, maka "Bulan" merupakan representasi Allah seperti halnya "patung2 berhala" merepresentasikan para "dewa-dewi". Menyembah "Patung, batu, pohon, keris atau benda lain" dalam Islam disebut menyembah "berhala", padahal "bulan" juga merupakan batu diangkasa pun juga berhala sehingga, Islam juga menyembah berhala selain menyembah Allah. Dan kesemuanya inilah yang kita namakan "takhyul". Kalo shalat 5 waktu sehari merupakan kegiatan wajib umat Islam "menyembah" sesuatu secara periodik berdasarkan waktu, tapi waktunya itu ditentukan bukan berdasarkan jam tangan anda, melainkan berdasarkan posisi dimana matahari berada. Demikianlah, pada saat posisi Matahari berada bersama posisi bulan, maka waktu shalat sudah tiba yang merupakan kewajiban yang sama bersama kewajiban shalat 5 waktu yaitu sama2 merupakan kewajiban yang periodik yang periodenya bisa ber-beda2 dari satu-tempat ketempat lainnya. Seharusnya setiap muslimin mengetahuinya bahwa shalat 5 waktu dalam sehari adalah wajib ditambah satu shalat gerhana yang diulang setiap periodenya yang bisa setahun, dua tahun, tiga tahun tergantung lokasinya. Jadi shalat wajib ini seharusnya disebut "Shalat 5 waktu plus", maksudnya plus gerhana. Memang dalam Islam masih banyak jenis shalat2 lainnya, tetapi karena tidak periodik berdasarkan posisi matahari, maka tidak bisa diwajibkan seperti halnya "shalat gerhana bulan". Semoga keterangan saya sebagai seorang ahli S3 dari Amerika bisa lebih menambah wawasan dan wacana anda tentang latar belakang Islam ini. Bahwa tidak benar Islam tidak menyembah berhala, karena shalat gerhana matahari ini merupakan bukti bahwa Islam menyembah berhala "bulan". Berhala hanyalah "Object" penyembahan yang bisa "real" dan bisa "abstract". Object "real" ini bisa ber-macam2, bisa merupakan Kabah, batu, pohon, keris pusaka, pedang nabi Muhammad dan juga bulan. Sedangkan object2 yang "abstract" bisa berupa Allah, God, Thian, Nirwana, dan semua yang bisa diciptakan dan diadakan oleh angan2 manusia tanpa harus ada object-nya. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
