Islam Tidak Punya Solusi Masalah Gay-Lesbi !!!! Propaganda dakwah Islam selalu mengagulkan Islam memberi solusi semua masalah, tapi kenyataannya Islam tidak pernah punya solusi apapun juga, dan bukan memberi solusi masalah, tetapi membiarkan masalahnya menjadi beban umat sebagai hukuman atau sebagai takdir yang tidak bisa dan tidak boleh diubah.
Demikianlah dengan masalah Gay-Lesbi yang dinegara Syariah Islam selalu digantung kalo ditemukan. Oleh karena itu marilah kita secara jujur dan terbuka mengupas masalah ini setahap demi setahap secara analitik, rasional dan logis berdasarkan nilai2 humanity. 1. membicarakan definisinya 2. pengaruhnya dibidang politik, ekonomi dan keamanan. Perdefinisi Gay-Lesbi: 1. Adalah manusia yang sama seperti kita dan yang lainnya. 2. Menjadi Gay-Lesbi bukan atas kehendaknya. 3. Tidak mengganggu maupun merugikan orang lain disekitarnya. 4. Gay-Lesbi punya hak azasi. 5. Menjadi Gay-Lesbi bukanlah pelanggaran kriminal. 6. Preferensi sexualnya terbalik atau sesama jenisnya. 7. Bukan penyakit menular dan tidak ada obatnya. Pengaruh politik, ekonomi dan keamanan: Kemaren malam 5 Juni 2012, presiden Obama mendapat undangan para Gay-Lesbi di Hotel mewah Beverly Hills untuk menghadiri "fund raising" pengumpulan dana untuk mendukung memenangkan kembali Obama sebagai presiden Amerika untuk kedua kalinya. Saingan Obama yang paling berat adalah Mitt Rodney jutawan kaya raya pengusaha besar Amerika. Hasil study membuktikan bahwa populasi terlahir Gay-Lesbi diseluruh dunia berkisar 30-35% tak perduli apapun agamanya sama2 harus menghadapi populasi ini untuk menjadi musuh atau malah menjadi pendukung??? Itu semuanya tergantung si poltikus itu sendiri untuk menilai untung ruginya. Mitt Romney yang mewakili partai Republik yang secara umum menolak Gay-marriage, ternyata tidak berani menyatakan penolakan terhadap Gay-marriage karena kuatir mengurangi jumlah pendukungnya. Seorang ulama Islam menyatakan bahwa solusi Gay-Lesbi dalam Islam adalah dengan cara menggantung mati mereka semua. Jelas salah, ajaran Islam memang ajaran salah, karena itu pengertiannya juga jadi salah, karena menggantung Gay-Lesbi bukanlah solusi melainkan merupakan "Hukuman". Padahal kalo kita kembali kepada definisi diatas, para Gay-Lesbi bukanlah pelaku kriminal, lalu atas dasar apa mereka harus digantung??? JADI SEKALI LAGI SAYA NYATAKAN, MENGGANTUNG GAY-LESBI BUKANLAH MEMBERI SOLUSI MELAINKAN MEMBERI HUKUMAN. DAN GAY-LESBI BUKANLAH KRIMINAL APAPUN YANG HARUS DIHUKUM. Jadi masalah Gay-Lesbi harus kita berikan solusinya dan bukan hukumannya. Kalo Gay-Lesbi dimusuhi dalam agama atau dalam negara, mereka akan membahayakan negara dan agama itu sendiri mengingat kekuatan politik mereka sangat besar pengaruhnya diseluruh dunia. Biasanya mereka merahasiakan dirinya sebagai Gay-Lesbi sehingga mudah diperalat oleh negara super seperti Amerika ini untuk menjadi mata2 mengkhianati negerinya sendiri. Gay-Lesbi ini bukan penyakit dan tidak ada obatnya, adalah naif kalo para ulama Islam menuduhnya sebagai penyakit yang harus disembuhkan sementara mereka menganggap hukuman gantung sebagai obat penyembuhannya. Demikianlah, berdiskusi dengan para ulama Islam distop karena mereka tidak punya solusinya seperti yang pernah dialami oleh Anwar Ibrahim di Malaysia gara2 beliau gay, beliau hampir dihukum gantung, beruntung ditolong oleh ratu Inggris sehingga dia dihukum cuma 5 tahun. Tapi pendukung Anwar Ibrahim tetap mayoritas di Malaysia yang pada suatu saat bisa memukul balik negara ini sendiri. Dengan kenyataan pengaruh yang luas diatas, maka persoalan Gay-Lesbi diselesaikan dengan legalisasi "civil union" tidak ada yang bisa mencegahnya, dan hanya soal waktu saja hal ini akan berlaku diseluruh dunia karena kelahiran Gay-Lesbi merata diseluruh dunia dengan persentasenya juga terus meningkat. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
