Kisah nyata dalam perang dunia ke-2: ketika Letnan Jacob anak Stalin tertangkap oleh Adolf Hitler, dan Adolf Hitler ingin menukarkan tawanan dengan jenderalnya, yaitu jenderal Paulus yang ditangkap oleh Stalin, ketika itu Stalin menolaknya:
'tidak pantas bagi saya untuk menukar seorang letnan (jacob anaknya) dengan seorang jenderal (paulus) ini jawaban stalin didalam suratnya kepada Adolf Hitler, akhirnya Letnan Jacob mati ketika mencoba lari dari kamp konsentrasi nazi jerman, dan setelah Nazi Jerman menyerah kepada Stalin, Jenderal Paulus justru dilepaskan oleh Stalin... selamat malam, semoga semua manusia dalam damai dan perasaan humanis... --- In [email protected], "Charles Asiku, Ir." <cha6966@...> wrote: > > Sun Tzu berani menghukum > anaknya sdri yg gagal menjalankan lthn perang²an. > > Mnrt logika umum, mana mungkin seorg ayah mau menyakiti anak yg dicintainya? > > Bahkan melukainya di dpn org byk,seperti sengaja mempermalukannya. > > Satu prinsip strategi perang ditunjukkan lgsg oleh Sum Tzu di dpn para > prajuritnya. > > Bahwa dlm perang tdk ada hak istimewa bagi keluarga atau anak jenderal. > > Siapa pun yg dipilih sebagai > komandan atau pemimpin perang, dia harus memiliki kecakapan perang & mampu > memimpin pasukan. > > Tanpa kompromi. > > Inilah prinsip profesionalisme sejati yg diajarkan Sun Tzu ribuan tahun yg > lalu. > > Selain bdg militer, prinsip > profesionalisme sejati ini juga berlaku di sgl bdg kehidupan. > Yaitu di bdg politik, bisnis, karir, hingga di kehidupan pribadi setiap org. > > Kalau kita mau jujur, banyak hal di bdg yg disebutkan tadi, berjln di luar > arah yg seharusnya. > > Contoh: > Dlm manajemen perush kita menempatkan org² di posisi ptg yg bkn krn skill & > profesionalismenya, ttpi lbh krn kedekatan kita dgn mrk. > Spt sanak saudara, teman sealumni, sesuku, seagama, kenalan dekat, atau semata > krn kita menyukai mrk. > > Lalu pada saat tjd konflik, ada pelanggaran, ada masalah, maka krn kedekatan > itu kita jadi dilemma dlm mengambil sikap. > > Kita tdk enak memberi peringatan, tidak enak mengkoreksi, bahkan pada saat > hrs bertindak tegas kita tdk berani memecat atau menghukum org yg jelas² > salah. > > Hal ini pasti tdk terjadi jika sejak awal kita menegakkan prinsip² > meritokrasi atau profesionalisme yg ketat & tegas dlm rekrutmen maupun > penempatan posisi penting. > > Tidak ada yg salah menempatkan org² dkt pada posisi penting. > > Tetapi ingat, posisi² penting dlm bisnis, politik & manajemen pemerintahan > selalu mengandung tanggung jawab yg brr. > > Sbb itulah, pantang menempatkan org yg tdk cakap di posisi tsb. > > Dgn langkah tegas ini, risiko lbh bisa diminimalkan. > > Selamat Malam... > > > Ch@ââ⢠> pin: 21EF6D92 > Surabaya > > > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
