faktanya plik ....
kalau gereja bukan hanya banyak yang kosong, tapi banyak yang bangkrut. 
bangunannya aja banyak yang dijual :-)

faktanya plik ...
mesjid di belanda itu nddak ada yang bangkrut,malah jumlahnya terus bertambah 
dan bangunannya makin besar :-)

Speak by faktual plik ... :-)


--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
> 
> Di negeri Beladna, bukan hanya gereja yang makin kosong, tapi juga mesjid 
> yang gede-gede..
> 
> 
> http://www.cbs.nl/en-GB/menu/themas/vrije-tijd-cultuur/publicaties/artikelen/archief/2009/2009-2853-wm.htm
> 
> 
> --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> >
> > 
> > Pinpin jelas sudah gila.
> > 
> > Pertama dia bertanya:  
> > 
> > Di Belanda ada muslim yang menikahi anak usi 9 tahun plik ?
> > 
> > Ini jelas pertanyaan orang gila: karena yang berlaku di negeri Belanda  
> > bukan syariah yang mengizinkan laki-laki mengawini bocah cilik berumur 9 
> > tahun.
> > 
> > Kedua cuman beerekhitbah: dia nggak baca tulisan saya sebelumnya tentang 
> > orang Islam di negeri Beladna dan pembangunan mesjid yang dibiayai dengan  
> > petro dollar.
> >    
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> 
> > wrote:
> > >
> > > Di Belanda ada muslim yang menikahi anak usi 9 tahun plik ?
> > > 
> > > MASJID AN NASHR, MASJID TERBESAR DI BELANDA
> > > 
> > > Kaum muslimin di Belanda berusaha keras untuk mewujudkan Masjid an-Nashr 
> > > di kota Routerdam dalam penampilan barunya setelah diumumkan adanya  
> > > sebuah proyek besar untuk renovasi bangunan yang asalnya adalah sebuah 
> > > gereja yang berhasil dibeli oleh minoritas muslim dari pengurus gereja.
> > > 
> > > Panitia pembaharuan masjid berkeinginan untuk menjadikan masjid tersebut 
> > > sebagai masjid terbesar di benua Eropa, serta ingin menambahkan 
> > > bangunan-bangunan lain untuk  penyempurnaan fungsi masjid sebagai lembaga 
> > > sosial dan kebudayaan di samping fungsinya sebagai tempat peribadatan.
> > > 
> > > Ali at-Tasyi, Direktur Yayasan Masjid an-Nashr menjelaskan bahwa masjid 
> > > akan mengalami pembaharuan dalam penampilan dan pelebarannya setelah 
> > > beberapa pihak tertentu pada tahun-tahun terakhir ini menutup sebagian 
> > > lokasi masjid karena rapuh dan hampir runtuh.At-Tasyi menambahkan: "25 
> > > tahun yang lalu kami mampu membeli bangunan tersebut seharga setengah 
> > > juta Euro, dan bangunan masjid ini dulunya adalah sebuah gereja, lalu 
> > > kaum muslimin membelinya pada tahun 1982."
> > > Demikianlah telah diumumkan bahwa sejumlah LSM mengunjungi masjid 
> > > tersebut tentang persiapannya untuk saling membantu dan bekerja sama 
> > > dengan yayasan masjid dalam renovasi dan perluasan yang keduanya akan 
> > > memakan biaya lebih dari sepuluh juta Euro.
> > > 
> > >  
> > > 
> > > Pemusatan kaum muslimin Belanda terhadap urgensi fungsi masjid dalam 
> > > kehidupan minoritas muslim, serta sebagai penopang hubungan dengan 
> > > komunitas lain, datang  setelah keputusan pemerintah Belanda untuk 
> > > mewajibkan pelarangan pemakaian cadar secara merata di seluruh tempat 
> > > umum. Yang demikian menjadikan Belanda adalah Negara Eropa pertama kali 
> > > yang mengambil keputusan seperti ini, dengan klaim bahwa penutup wajah 
> > > membentuk sebuah ancaman teroris, atau dengan kata lain identik dengan 
> > > teroris.
> > > 
> > > Perlu disebutkan bahwa sebuah harian nasional milik umat Kristiani 
> > > menyebutkan dengan terang-terangan bahwa Eropa baru telah muncul, dan 
> > > seolah-olah ia mencampakkan orang-orang Nasrani. Gereja-gereja kosong dan 
> > > roboh mengubur dirinya. Gedung-gedung yang bersejarah dijual dengan harga 
> > > yang sangat murah untuk dirubah menjadi apartemen tempat tinggal, 
> > > restoran, dan fungsi ibadah agama selain Nasrani. (AR)*
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke