wan, yg namanya muslim itu bukan monopoli orang arab doang. apa elu ngga tau kalo negara2 pecahan soviet itu penduduknya juga banyak yg muslim?
berhubung gua rada sering ke eropa dan sering kontak langsung dengan para pelaku bisnis di sana, gua bisa kasih gambaran yg lebih objektif tentang imigran2 di eropa. gua kenal beberapa orang turki di swiss yg jadi manajer di sebuah perusahaan industri gede. bahkan pabrik mobil raksasa bmw baru2 ini mengangkat kepala designer nya yg baru bernama karim habib yg berdarah lebanon. buat bmw kagak penting namanya yg bebau arab itu, yg penting skillnya. http://www.autoguide.com/auto-news/2012/05/bmw-appoints-new-head-of-design-karim-habib.html secara umum orang eropa kagak peduli imigran itu muslim atau bukan. jadi isu sektarian itu cuman muncul di media doang (sama di prol, hehe), di kehidupan nyata ngga ada yg pernah peduli berapa orang muslim yg jadi imigran, atau ras mana yg sering bikin onar. semua ras punya kans buat bikin onar. di eropa barat, banyak juga imigran dari eropa timur (yg bule dan atheis juga lho wan, jangan salah) yg jadi troublemaker. lagian eropa tanpa imigran itu, baik muslim ataupun non muslim, pasti lumpuh. sesunguhnya para imigran inilah yg ikut menggerakkan ekonomi di eropa sebagai tenaga kerja, baik pekerja yg kelas atas (kayak si karim habib) atau kelas bawah (kayak si sunny ambon). cuman 1 imigran (ex muslim, katanya sih) yg jadi beban di eropa, orangnya tinggal di leiden, gawenya cuman jogging sama nginternet doang tiap hari. itupun di internet bisanya cuman maki2, lain tidak. dia itu contoh imigran yg samasekali kagak produktif. --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > > eropa itu diserbu moslem immigran, > > paling banyak di moscow, > dan saya pernah mengulas ini, > > teve indonesia sering menayangkan apabila ramadhan, perkembangan moslem di > eropa, mereka seolah mengatakan bahwa di eropa banyak yg konvert ke agama > moslem, yang bener itu semua immigran, > > > setiap tahun terjadi hampir 2 juta immigran dari moslem world ke eropa, dan > sekitar 400 ribu ke moscow > > gilanya lagi, immigran moslem di swiss meminta bendera negara swiss yg > berbentuk palang merah untuk diganti, karena itu melambangkan gambar salib... > > saya kira ini semua sudah gila... > > +++ > > Logika saya sederhana, kalau moslem world bisa membangun peradaban yang baik > dan nyaman untuk ditinggali, tidak akan ada 2 juta immigran moslem annualy ke > eropa, yang ada justru orang caucasian yg ingin tinggal di negara moslem... > > fenomena ini sebenarnya menunjukan kegagalan moslem world membangun peradaban > yg civilization, dan dengan arogan mereka ingin kuasai eropa, hal ini biasa > disebut sebagai eurabia > > jadi perkembangan moslem di eropa itu kalau anda teliti, bukan ras caucasian > yang konvert ke agama islam, tapi immigran moslem datang ke eropa dan mereka > berkembang biak dengan massive, mereka punya 3-4 anak, sedangkan ras > caucasian banyak yg tidak ingin punya anak, atau kalau punya anak 1-2 saja... > > > > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote: > > > > Berdasarkan catatan statistik penduduk pemerintah Belanda terungkap, bahwa > > Islam berada pada posisi paling atas dalam daftar urutan jumlah pemeluk > > agama-agama yang ada di negara itu. Agama-agama seperti Kristen (Katolik > > dan Protestan), Yahudi, dan agama-agama lain yang terdaftar, berada pada > > urutan kemudian. > > > > Data statistik itu dipublikasikan dalam harian Dutch Metro, edisi 29 Juli > > 2002, yang menyebutkan bahwa 13% dari penduduk ibukota Amsterdam tersebut > > adalah Muslim. Setelah itu penganut Katolik yang jumlahnya tidak lebih dari > > 10%, disusul penganut Gereja Protestan Reformasi yang hanya tercatat 5%. > > Sementara jumlah penganut Yahudi hanya 1%. Sisanya, para pemeluk kelompok > > agama-agama lain, yang total jumlahnya 12%. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
