Tulisan anda bagus, One. Sayaa sendiri sebenarnya begitu juga; sementara agama; adalah bersifat sangat pribadi. Tentang kebenarannya Wallahualaam.
Kenapa saya berkata demikian ? Karena bedanya antara anda dan saaya adalah masalah TUHAN saja. Maka Wallahualam. Manusia pada dasarnya tak tahu apa2. Adapun agama yang saya pegang, saya juga tak tahu pastinya. Haanya sajaa kalau ada yang menghujat, apalagi memfitnah jelas saya ikut tersinggung. Jadinya dari pegangan PRIBADI keluar menjadi seperti milik umum. --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > sains, agama, bisa menjadi kepercayaan yang ditelan mentah/dogmatis, > > namun bisa juga hanya kita jadikan inspirasi atau philosophy atau methodologi > berpikir saja... > > agama bersifat status quo, final, ... > > sedangkan sains bersifat perbaikan terus menerus > (kritik/otokritik/falsifikasi) yang tiada akhir/final... > > saya sendiri tidak mempercayai sains sepenuhnya, atau membaca sains secara > dogmatis, tapi saya mengambil methodologi sains yang empiris dan > rasionalis...untuk dijadikan methodologi berpikir.... > > 14 june 2012 > > #ws > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
