--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Hehehe... anak yg blm mens itu halal diembat kata auloh. Setelah diembat, > mereka ga perlu lagi buku berbau pornografi, bukan? >
hehehe... alkitab memang udah termasuk buku porno tem. alkitab udah kasih perintah ibu lu halal diembat, adik lu halal diembat juga, apa elu masih perlu buku porno lainnya selain alkitab, tem? > > > > >________________________________ > > From: Musik hari Ini <musikhariini@...> > >To: "[email protected]" <[email protected]> > >Sent: Thursday, June 14, 2012 4:12 PM > >Subject: Re: [proletar] Psikolog Sesalkan Buku SD Berbau Pornografi Yang > >Diwajibkan Untuk Pengadaan Buku Perpustakaan SD di Banyuwangi > > > > > >Â > >Apa korelasinya dengan thread ini? > > > >jangan goblok2an di prol > > > >ini milis bukan tempat orang otak pas2an nimbrung > >jangan pakai cara2 busuk diprol. > > > >________________________________ > >From: item abu <itemabu@...> > >To: "[email protected]" <[email protected]> > >Sent: Thursday, June 14, 2012 4:58 AM > >Subject: Re: [proletar] Psikolog Sesalkan Buku SD Berbau Pornografi Yang > >Diwajibkan Untuk Pengadaan Buku Perpustakaan SD di Banyuwangi > > > > > >Â > >Anak cewek yg blm mens itu halal diembat nurut auloh, apa mereka wajib > >dikasih ajaran ttg pornografi apa kagak? > > > >>________________________________ > >> From: Simpati MMS <simpati_mms@...> > >>To: [email protected]; [email protected]; > >>[email protected]; [email protected]; > >>[email protected] > >>Sent: Thursday, June 14, 2012 3:02 PM > >>Subject: [proletar] Psikolog Sesalkan Buku SD Berbau Pornografi Yang > >>Diwajibkan Untuk Pengadaan Buku Perpustakaan SD di Banyuwangi > >> > >> > >>Â > >>http://www.mediaindonesia.com/read/2012/06/06/325228/293/14/_Psikolog_Sesalkan_Buku_SD_Berbau_Pornografi > >>Psikolog Sesalkan Buku SD Berbau Pornografi Yang Diwajibkan Di Banyuwangi > >> > >>MICOM: Isi empat buku yang berpotensi masuk sekolah di > >>Jawa Timur dianggap tidak pantas untuk dikonsumsi sebagai bacaan anak > >>oleh kalangan psikolog. > >> > >>Pasalnya, buku fiksi tersebut dapat mendorong anak dalam perkembangan > >>imajinasinya dengan mencobanya. > >> > >>"Ini buku fiksi dan jika dibaca anak sekolah yang tengah > >>mengembangkan imajinasinya, akan mendorong rasa ingin tahu anak yang > >>berkembang liar. Akhirnya mereka mencobanya," tandas Nur Ainy Fardana > >>MSi, Psikolog asal Unair Surabaya kepada Media Indonesia, Sabtu (9/6). > >> > >>Menurut kandidat doktor psikologi tersebut, buku fiksi yang > >>menyampaikan pesan moral, tidak harus menyampaikan dalam kalimat yang > >>vulgar tentang seks. > >> > >>Sebab, bukan pengetahuan ilmiah yang didapatkan, tapi justru rasa ingin > >>tahu yang ditafsirkan macam-macam oleh anak. > >> > >>Pendidikan untuk anak adalah pembangunan karakter. informasi > >>proporsional dan seimbang. Padahal pengetahuan yang masuk ke pemikiran > >>anak membentuk keyakinan dan memunculkan minat yang berlanjut pada peri > >>laku anak. > >> > >>"Untuk siswa SMA saja tidak boleh dibaca sembarangan, harus > >>didampingi orang tua. Kalimatnya yang vulgar, tidak bisa ditelan > >>mentah-mentah dan harus diolah. Sebab, kalau ditelan mentah-mentah, > >>remaja akan menafsirkan itu hal yang lumrah, untuk membicarakan > >>sekaligus melakukannya,? imbuhnya. > >> > >>Seperti diberitakan, empat buku berbau pornografi akan masuk ke > >>sekolah-sekolah di Jawa Timur. Dalam buku-buku tersebut terdapat dialog > >>tentang hubungan intim yang diperankan para tokoh. > >> > >>Yang memprihatinkan, buku yang berbau porno tersebut justru > >>diwajibkan oleh dinas pendidikan di daerah, seperti di Banyuwangi dalam > >>sebuah tender lelang proyek. (OL-11) > >> > >>__________________________________________________________ > >> > >>http://radiogayafm.blogspot.com/2012/06/buku2-porno-siap-dibagikan-untuk_06.html > >> > >>Buku2 Porno Siap Dibagikan ke Perpustakaan Sekolah2 SD di Banyuwangi, Jawa > >>Timur > >> > >>Jika kita mencermati, tampaknya ada upaya sistematis untuk mengedarkan > >>buku2 yang diduga bernuansa pornografi di sekolah2 SD di berbagai > >>daerah. yang memprihatinkan, penyebaran buku porno ini bukan dibiayai > >>oleh orang2 yang patut diduga ingin menghancurkan moral bangsa ini. Tapi > >>pembelian buku2 porno ini dibiayai oleh uang negara, yakni dari APBN. > >> > >>jadi si pelaku selain sukses merusak moral bangsa, juga mendapat > >>keuntungan yang besar dari upaya perusakan moral bangsa melalui > >>pembelian buku porno oleh uang negara dan dibagikan ke perpustakaan > >>sekolah2 SD diberbagai tempat. > >> > >>Setelah kejadian di Jawa Tengah, maka kalau kita mencermati di website > >>LPSE kabupaten Banyuwangi, disana saat ini diadakan pengadaan buku untuk > >>SD yang bernilai sekitar Rp. 7 Milyar. Dalam dokumen pengadaan (RKS) > >>telah disebutkan judul buku yang harus ditawarkan oleh peserta yang akan > >>mengikuti pelelangan pengadaan tersebut. Jadi peserta lelang harus > >>menawarkan buku yang sudah disebut judulnya oleh dinas pendidikan dan > >>panitia pengadaan. Jadi tidak boleh menawarkan judul buku yang lain, > >> > >>Judul2 buku yang disebutkan itu beberapa diantaranya adalah mengandung > >>pornografi sebagaimana berita media, dimana buku2 itu sempat beredar di > >>Jawa Tengah. Dinas pendidikan, panitia pengadaan, maupun pejabat2 di > >>Banyuwangi, ketika ditanya oleh masyarakat kenapa menutup pintu bagi > >>judul buku yang lain untuk dibagikan ke perpustakaan sekolah2 SD di > >>Banyuwangi, mereka selalu menjawab bahwa itu adalah merupakan hasil dari > >>proses kajian, penelitian dan survey yang mendalam dll. Kalau mereka > >>bersikukuh dengan argumentasi itu, artinya para pejabat di banyuwangi > >>berpendapat > >>bahwa buku2 porno itu adalah buku yang cocok untuk dibagikan di sekolah2 > >>SD di Banyuwangi. > >> > >>Tentu saja ini mengejutkan dan sekaligus membongkar kebohongan serta > >>kuat adanya dugaan rekayasa dalam pengadaan buku untuk perpustakaan > >>sekolah2 SD di Banyuwangi. karena dari berita dibawah ini, penerbit buku > >>itu sendiri kaget ketika tahu bahwa buku itu beredar untuk anak2 SD, karena > >>memang sebenarnya untuk konsumsi remaja dan dewasa (pada sampul buku > >>tertulis untuk remaja). Maka bagaimana bisa > >>dinas pendidikan dan para pejabat di Banyuwangi menyatakan bahwa dari > >>kajian dan proses pemilihan yang mendalam, akhirnya buku2 porno itu > >>adalah yang dipilih untuk dibeli dan dibagikan untuk anak2 SD di > >>Banyuwangi. Ada apa ini??? > >> > >>Kenyataan ini memperkuat dugaan adanya rekayasa yang melibatkan mafia > >>pendidikan dan bekerjasama dengan pejabat2 di Banyuwangi, selain dugaan > >>untuk mengeruk uang negara, ada misi tersembunyi dari para mafia > >>pendidikan yang tidak disadari oleh para pejabat di Banyuwangi karena > >>terdorong pikiran asal dapat bagian, yakni penghancuran moral anak2 > >>Indonesia sejak usia dini. > >> > >>Dugaan ini belum tentu benar, maka ada baiknya masyarakat yang peduli > >>pada pendidikan bisa melakukan cek kebenaran informasi pada orang yang > >>diduga mengatur pengadaan buku perpustakaan SD di Banyuwangi, yang > >>sering disebut2 sebagai mafia pendidikan di Jawa Timur yang merupakan > >>agen dari sebuah konsorsium PT Darma Bhakti , yang diduga juga jadi dalang > >>suplai buku porno > >>untuk anak2 SD di kabupaten Kebumen Jawa Tengah, kabupaten Kuningan Jawa > >>Barat dll. maupun kepada > >>pejabat di > >>Banyuwangi yang berwenang. Cek informasi bisa dilakukan kepada: > >> > >>1. Rudy Budiman HP: 0811371218 > >> > >>2. Aka (operator dari Rudy Budiman) HP: 081357738393 > >> > >>3. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi (Bpk. Sulihtiyono) HP: 085336580059 > >> > >>__________________________________________________________ > >> > >>http://www.mediaindonesia.com/read/2012/06/01/323218/289/101/Berbau-Pornografi-Tiga-Judul-Buku-SD-Ditarik > >> > >>Berbau Pornografi, Tiga Judul Buku SD Ditarik. > >> > >>KEBUMEN--MICOM: Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dinpora) > >>Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), menarik sejumlah buku bacaan untuk > >>sekolah dasar (SD) di kabupaten setempat. > >> > >>Penarikan sejumlah buku itu dilakukan karena isinya ada yang > >>menjurus pornografi. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar > >>Dinpora Kebumen Bambang Sardjono menyatakan ada tiga judul buku yang > >>ditarik dari perpustakaan di SD seluruh Kebumen. > >> > >>Buku tersebut yakni Ada Duka di Wibeng, Tambelo Kembalinya Si Burung Camar, > >>dan Tidak Hilang Sebuah Nama terbitan PT Era Adi Citra Intermedia Solo. > >> > >>"Ketiga judul buku tersebut tidak diperbolehkan lagi ada di > >>perpustakaan-perpustakaan SD. Isinya tidak pantas dibaca siswa SD," kata > >>Bambang, Kamis (31/5). > >> > >>Dari kajian yang dilakukan tim Dinpora, pada bacaan yang ada di > >>dalam buku tersebut, ada kata-kata yang cenderung vulgar. Bahkan, kalau > >>dibaca sepotong-sepotong menjurus ke pornografi. > >> > >>"Atas hasil kajian itulah, Dinpora menarik ketiga judul buku. Hal > >>ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau > >>anak yang membaca, akan berdampak negatif," ujarnya. > >> > >>Yang paling menjurus ke pornografi adalah Ada Duka di Wibeng. Dalam buku > >>ini menyinggung soal hubungan intim yang didialogkan tokoh-tokohnya. > >> > >>Dalam cerita di buku tersebut juga terucap mengenai trik berhubungan > >>seks yang aman agar tidak hamil dan menceritakan cara KB kalender. > >> > >>Buku-buku tersebut, lanjut Bambang, termasuk dalam bantuan melalui > >>dana alokasi khusus (DAK) perpustakaan tahun 2010 dan dinyatakan telah > >>lolos seleksi. > >> > >>Keputusan lolos seleksi dinyatakan dalam Keputusan Kepala Perbukuan > >>Depdiknas no 1715/A.8.2/LL/tahun 2009. (LD/OL-5) > >> > >>__________________________________________________ > >> > >>http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/06/01/120090/Buku-Pelajaran-Diduga-Benuansa-Pornografi-Penerbit-Siap-Tanggung-Jawab > >> > >>Buku Pelajaran Diduga Benuansa Pornografi, > >> > >>Penerbit Siap Tanggung Jawab > >> > >>SOLO, suaramerdeka.com â" Penerbit buku "Ada Duka di Wibeng" yang > >>diduga mengarah ke pornografi PT Era Adicitra Intermedia Solo siap > >>bertanggung jawab. Termasuk merevisi isu buku yang dikeluhkan > >>masyarakat. > >> > >>Menurut Direktur PT Era Adicitra Intermedia, Heri > >>Sulistyanto, tanggung jawab tersebut sebagai bentuk profesionalisme. > >>Pihaknya pun dengan terang-terangan akan membuka pembicaraan dengan > >>elemen di Kabupaten Kebumen yang notabene mengeluhkan isi buku tersebut. > >>"Ini artinya koreksi bagi kami. Namun apa yang kami terbitkan sesuai > >>dengan kaidah-kaidahnya," ungkapnya pada Suara Merdeka, saat ditemui di > >>Jalan Slamet Riyadi 485 Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo Jumat (1/6). > >> > >>Dikatakan Heri, buku jenis fiksi atau novel remaja tersebut telah > >>sesuai dengan Panitia Penelitian Buku Non-Teks Pelajaran (PPBNP). Yakni > >>melalui keputusan Kepala Pusat Pembukuan Kemendiknas Nomor 1715/ > >>ab.2/ll2001 tahun 2009 tertanggal 19 Mei, sehingga layak beredar di > >>masayarakat. Apalagi isi buku tersebut tentang akhlakul karimah dan budi > >>pekerti. "Kemudian yang tidak tepat itu bacanya sepenggal. Soalnya > >>halaman 1 hingga 93 itu contoh pergaulan buruk. Kemudian di halaman > >>selanjutnya itu hal pokok. Kami ajak pembaca atau remaja jangan sampai > >>menirunya," tandas dia. > >> > >>Dia membantah, buku "Ada Duka di > >>Wibeng" tidak menjurus ke pornografi seperti yang memanas akhir-akhir > >>ini. Menurutnya tidak ada bahasa fulgar. Namun lebih pada bahasa gaul > >>anak remaja. Apalagi maksud di dalam buku yang sudah dicetak dua kali > >>pada 2008 dan 2012 sangat jelas jika dibaca secara utuh. Mengingat > >>dewasa ini, pergaulan anak zaman sekarang sudah mengkhawatirkan. "Tapi > >>kami tetap akan menelusuri, kenapa bisa sampai pada anak SD. Soalnya kan > >>kami hanya menerbitkan, kemudian ada agen-agennya sendiri yang > >>mendistribusikan buku tersebut," jelasnya. > >> > >>[Non-text portions of this message have been removed] > >> > >> > >> > >> > >> > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
