john, rasanya nggak bisa deh lu bilang rumus a (bisnis yg benar ngutang) atau rumus b (bisnis tanpa ngutang) yang bener,....
yang tepat tak kira lihat situasi dan keadaan, kalau ekonomi lagi amburadul begini lebih baik jangan ngutang, tapi kalo ekonomi lagi growth tinggi ngutang itu okeh-okeh saja.... filosofinya simple saja, lihat sikon (situasi dan kondisi) --- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@...> wrote: > > > > wan, bisnis yg beneran itu justru harus ngutang. > dengan ngutang maka risiko bisnis dibagi, yaitu antara debitur dan kreditur. > kalo cuman ngandelin modal sendiri itu namanya bisnis warung tegal. > belom pernah liat kan ada warung tegal buka cabang di mancanegara? > sedangkan warung kfc ada di mana2, dari tasikmalaya hingga praha. > begitu juga pabrik toyota dan ford, ada di mana2. > mobil russia yg gua tau cuman merk Gaz doang, itupun cuman tentara yg pake, > dan kayaknya sekarang udah punah. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
