Sewaktu SMA saya nddak suka pelajaran fisika. Waktu itu Saya anggep nddak 
aplicable. musin-musingin kepala doang :-)

Tapi tu guru SMA sayah nddak pernah bilang ini "rumus einteins" ... "Ini rumus 
Newton".... guru saya suka bilang ... INI ADALAH SUNATULLAH Yang ditemukan oleh 
einstein. Kenapa ? Lha.. sebelum ditemukan sama einstein kondisinya ya emang 
begitu. Sebelum ditemukan oleh si fulan, apel kalau jatuh ya ke bawah, bukan 
jatuh ke langit, ... masalah kemudian "ditemukan" istilah "gravitasi", lho .. 
faktualnya kan dari jaman leluhur jusplik masih makan sambil telanjang ajah itu 
buah apel jatuhnya emang ke tanah, bukan ke langit. "Sunnatullah nya" emang 
begitu.

Sejarah kemudian membawa sayah mosti duduk di bangku kuliah dengan judul 
"mahasiswa jurusan informatika" ... Pegel 
...kalkulus...algoritma...boolean...nor..ex or...arsitektur komputer.... 
bla..bla..bla...

Pusing ah.

Tahun ke 3 sayah cabut dari kampus. Ngapain kuliah ? Buang-buang waktu !

Ibu sayah nangis karena cita-citanya untuk di photo bareng saat saya pakai toga 
amblas...blass...

Saya jawap : Ngapain mosti pakai toga ? Ibu lihat bapak itu tuh .... (saya 
nunjuk ke karyawan saya saat itu ) Dia Master elektro bu...lagi nerusin prokram 
Doktor... sekarang die karyawan saya !"  "Ibu lihat tuh ... si anu...ni...si 
anu...tuh...si anu.... Sarjana semua kan ? Pinter2 ! dan mereka semua kerja di 
perusahaan ini bu ! Perusahaan putra ibu yang cakep dan cerdas ini !" (Ibu 
sayah tetep nangis pengen "toga" heu :-O )

Saya bangkrut. Ibu Saya bilang "Tuh...kaan....."

Tapi kurang dari 6 bulan sayah malah dipanggil kerja di sebuah perusahaan 
multinasional yang punya kantor di 40 negara. Bukan sebagai buruh ya ... tapi 
Staff IT. Dengan tanggung jawap penuh mempersiapkan, mengelola dan memelihara 
serta mengembangkan seluruh perangkat IT&T yang saat itu terdiri atas 8 server, 
250 workstation yang terintegrasi ke 40 negara dengan tekhnology optik 
serta...itu company pakai satelite sendiri. ( Ini cukup keren dong di tahun 
1996 ...)

Ibu saya senyum dikit.
Tapi sebentar.

3 tahun kemudian saya memutuskan untuk keluar dan jadi ...pengangguran. he he 
he ...:-)

Orang jepangnya bilang "You are crazy ! Banyak orang menginginkan pengen 
seperti kamu neh...tapi kamu malah pergi...whats wrong ? Kalau masalahnya 
salary...tinggal bilang...saya naikin 100% !"

Saya tetep nddak mau.
Saya pengen merdeka. Pengen bisa bobo jam 10 siang, pengen bisa nonton film ham 
14 siang, pengen melakukan apa yang ingin saya lakukan, bukan terus pergi pagi 
pulang malam. Ngapain punya ini itu kalau harus mengorbankan kemerdekaan ? 
Nddak ah. Mau di rumah ajah. titik.

Tahun 1999 sayah punya impian bisa pakai celana pendek, sendal jepit, kaos 
oblong, nganter anak saya ke sekolah di hari pertama ... dan saya telah 
mewujudkan impian itu !

Saat anak-anak lain dianter sama baby sitter dan pembantu, anak sayah dianter 
sama bapaknya !

Sekarang... menjelang 40 tahun usia saya ... saya nddak punya apapun yang bisa 
saya banggakan secara materi ...tapi ya sabodo amat.

inilah hidup saya.

Have a wonderful day !
--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote:
>
> Newtonian = F=MA
> Einstinian = e=mc^2
> 
> tampak sederhana
> 
> A. Seorang anak bisa menghapal rumus newton f=ma atau rumus einstein e=mc^2
> 
> lalu anak ini mengisinya dengan angka
> 
> 
> B. Didalam perspektive lain, kalau mengerti rumus newton dan einstein
> (sebenarnya rumus einstein ini pengembangan rumus newton, variable 
> a=akselerasi,
> oleh einstein didetailkan dengan kecepatan cahaya kuadrat)
> 
> kedua rumus itu sebenarnya secara tak langsung mengatakan bahwa tak mungkin
> sesuatu kalau tidak ada massa-nya bisa bergerak...
> 
> dua rumus itu seolah-olah mengatakan kepadaku:
> 
> "Tiada kekuatan tanpa massa, dan Tiada massa tanpa kekuatan'
> 
> +++++
> 
> Lalu terjadi perkembangan ilmu fisika, bahwa ada fisikal tanpa massa punya
> kekuatan/bisa membangkitkan kekuatan/energy, contohnya photon:
> 
> thesis ini mungkin bisa dipahami dengan dua hal:
> 
> 1. photon bisa dianggap tanpa massa, tapi sebagian orang menyebutnya massa-nya
> terlalu kecil/almost zero sehingga lebih baik disebut sebagai tanpa massa
> (terlalu kecil untuk bisa dideteksi oleh alat pengukur saat ini, atau belum 
> ada
> alat pengukur dengan skala yang mampu mengukur fisikal2 yang sangat mikro)
> 
> 2. photon bergerak dalam kecepatan cahaya, sehingga massa-nya ketika mulai
> bergerak secepat cahaya, secara otomatis sudah terkonversi kedalam energi
> 
> 16 june 2012
> 
> #ws
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke