BUBARKAN MUI !!!! MAJELIS ULAMA INDONESIA PENYEBAB MASALAH BANGSA, HAMPIR SEMUA FATWA YG MEREKA KELUARKAN TIDAK MENGHASILKAN MASLAHAT, MALAHAN MENJADI PROVOKATOR PEMECAH BELAH UMAT ISLAM DAN UMAT BERAGAMA LAINNYA, KUMPULAN MANUSIA GOBLOG YG FANATIK BUTA TIDAK BISA MELIHAT RUKUN DAN DAMAI !!!
pemdun --- In [email protected], "Bima Sakti" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Jangang Tingkoko <jangang_tingkoko@> Date: Wed Aug 3, 2005 8:32 am Subject: FATWA MENGHARAMKAN MUI Jika beberapa waktu lalu, MUI bikin fatwa entah untuk siapa, maka sekumpulan orang muda di bilangan Perumnas Antang - Makassar yang memilih "lebih baik" tidak beragama karena ulamanya mata duitan, korupsi, main politik, sok benar sendiri dan bla..bla...bla akhirnya sepakat melahirkan fatwa mengharamkan MUI. Isinya sbb ; FATWA : "HARAM HUKUMNYA" MENJALANKAN FATWA MUI 1. MUI dalam berkiprah sebagai kumpulan ulama yang mestinya menyebar kedamaian menangkal kezaliman, ternyata tidak lebih dari kumpulan ulama-ulama kacangan yang mengincer kedudukan-kedudukan politik/ publik dengan mewacanakan kecaman terhadap pluralisme, liberalisme, dan modernisme dengan cara mengakomodasi kepentingan para habib dan sayyid (agen/sel Al qaeda?) mantan pedagang batu akik untuk memotori radikalisme murahan dengan mengatas-namakan Islam, seperti Lasykar Jihad, FPI maupun kelompok-kelompok sejenis itu. Itulah sebabnya, MUI nggak ngomong apa-apa soal TKW yang diperkosa majikan mereka di tanah Arab. Bukti lainnya, MUI tidak berbuat apapun untuk mendinginkan perang di Ambon dan Poso, malah Dien Syamsuddin, salah satu pimpinan MUI merestui "Lasykar Jihad" berperang mempertahankan agama Islam. 2. MUI dalam berkiprah, memutuskan fatwa-fatwanya benar-benar tidak berdasarkan proses tashawwur, tetapi tergantung order penguasa dan kepentingan orang-orang di jajaran pimpinan MUI. Buktinya, sekitar tahun 1988/ 1989, MUI mengeluarkan fatwa bahwa SDSB tidak haram. Mending togel yang dilakukan sembunyi-sembunyi, SDSB nyata-nyata judi terbuka yang dibandari Depsos dan melibatkan semua lapisan masyarakat. MUI juga pernah membuat fatwa Bapak Pembangunan untuk Soeharto dalam rangka "carmuk sekalian jilpat" supaya kebagian kursi Menteri Kabinet Pembangunan III dan IV.. 3. MUI dalam berkiprah, menerima pembuatan fatwa-fatwa destruktif juga dari pengusaha. Misalnya, fatwa tentang bumbu penyedap makanan tertentu yang difatwakan mengandung lemak babi. 4. MUI melarang ummat Islam mengamini doa yang diucapkan oleh orang beragama lain. Ini berarti MUI mengingkari keperkasaan dan kemahakuasaan Tuhan mengabulkan doa manusia yang berbeda-beda, padahal Tuhan meruntuhkan menara Babil agar manusia menjadi berbeda satu dengan lainnya. 5. MUI mengharamkan perkawinan beda agama, tetapi ogah mewacanakan keabsahan perkawinan para habib dan sayyid yang mengawini banyak perempuan dari agama yang berbeda, terutama di Eropa. 6. dll Oleh karena itu difatwakan ; 1. Haram hukumnya menjalankan fatwa-fatwa MUI, karena fatwa MUI menyesatkan. 2. Barang siapa yang melaksanakan fatwa MUI didoakan agar liang lahatnya kelak tidak dapat ditimbun (persis sinteron) 3. Karena itu, pemerintah diminta segera membubarkan MUI karena tindakan-tindakannya mengklaim kebenaran tidak berbeda dengan LEKRA di jaman PKI. Sekian dan terima kasih. Fatwa ini dibuat di Makassar Koordinator Fatwa Andi Burhanuddin Patepo' --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h52k3us/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705796846:TM/Y=YAHOO/EXP=1123129392/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/">What would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer in the arts today at Network for Good</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
