Terlalu banyak kelompok pencari kerja mengakibatkan ekonomi berjalan
tersendat.
Solusi dari Pemerintahan satu demi satu bergulir, dengan hasil yang tidak
mungkin sempurna dan memuaskan semua pihak.

Dan disini aku bersama beberapa rekan yang memiliki visi dan misi yang sama
membuat sebuah lembaga yang berbadan hukum dan sesuai dengan visi dan misi.

Rawasari Sakti resmi menjadi Koperasi berbadan hukum dengan no
518/04/BH/DEPERINDAGKOP. yang di keluarkan pada Tgl 26 Mei 2005.

Dimana untuk program pembukaan adalah membuat kelompok usaha di bidang
pembuatan Jelly Stick dengan berbahan pemanis dominan di gula asli ( hal ini 
tentunya akan bersaing keras dengan produsen Jelly Stick yang berbahan baku 
pemanis buatan ).
Kelompok pembuat Jelly di utamakan dari ibu-ibu rumah tangga yang kehidupan 
ekonominya sangat pas-pas-an dan memiliki waktu luang yang cukup ( minimal 3 
jam/hari dan maksimal 6 jam/hari ).

Pola kerjasama yang dibuat adalah pembuat Jelly harus mampu memasarkan produk
buatannya ke warung terdekat dan sisa produksi dibeli oleh Koperasi ( dalam hal 
ini quality qontrol dilakukan secara tidak langsung oleh warung² terdekat. )

Modal kerja dan peralatan serta latihan untuk awal bisa dikatakan hasil aku dan 
temanku, dimana untuk pengguliran dana awal menjadi terbatas.
( disaat nantinya keuntungan masuk ke kas Koperasi untuk di pakai ke program 
unit usaha lain nya )

Adapun modal peralatan bisa dikatakan murah meriah sekitaran 400 ribu-an ( dan 
karena ada satu alat terlalu mahal, maka alat tersebut dipakai 
ramai-ramai/welder plastik ), sedang modal awal bahan baku sd bisa di pajang di 
warung untuk awalnya sekitaran 200 ribu-an, dan pelatihan gratis selama 
maksimum 3 jam.

Sampai saat ini sudah lebih 10 kelompok dari target 60 kelompok yang tersebar 
di beberapa lokasi semisal didaerah ku 7 kelompok dan sisanya ada yang 
berlokasi di Padalarang, Karawang, Sukabumi dan...........Madura, Palembang.....

Usaha ini bisa dikatakan kurang menarik untuk dikerjakan oleh kelompok Pria, 
karena selain nilai rupiah nya yang kecil juga pekerjaan nya memang sangat umum 
dilakukan oleh kelompok ibu-ibu/perempuan, sepertihalnya membuat agar-agar dari 
tepung Hunkwee.

Hari ini aku ikut seminar sehari mengenai penggunaan Surfactan yang diadakan 
oleh peneliti di IPB ( murah meriah dan menarik lho ), dimana pada sessie  
terakhir dibicarakan mengenai peningkatan produksi perkebunan dari PTPN 3, 
dimana keberhasilan ini bisa terjadi karena 
salah satunya ada Koperasi jenis Plasma yang menggantikan kerjasama pola PIR ( 
Perkebunan Inti Rakyat ).

Koperasi plasma Rawasari Sakti dengan produk non pertanian bisa dikatakan 
menjadi pelopor, karena umumnya Koperasi lebih banyak bersifat simpan pinjam 
dan Koperasi yang bernaung di bawah perusahaan.

Koperasi Rawasari Sakti tidak memungut uang iuran wajib, uang iuran pokok, dan 
uang iuran sukarela, karena tidaklah mungkin kelompok kecil ( maaf miskin ) 
rela menyisihkan uang yang memang sangat pas-pas-an untuk hal-hal yang kurang 
dimengerti, dan biarpun mau membayar iuran setelah bergabung ( maklum jadi 
punya uang sisa biarpun seribu-an perak ), belum di buku kan ke dalam pembukuan 
Koperasi, hal ini lebih banyak dikarenakan kami masih fokus ke hasil nyata 
daripada orat-oret di   kertas saja.

Koperasi Rawasari Sakti juga memiliki unit usaha penjualan voucher HP, dan baru 
membuka kiosnya ( yang ini istriku masih sibuk belajar lho ).

Dan akan ada pula unit usaha Pertamanan ( daripada tukang kebun dikuburan jadi 
ahli taman kuburan doangan ).

Dan sedang direncanakan membuat plasma sabun bening dengan berbahan baku 
surfactan alias ramah lingkungan ( terima kasih kepada peneliti IPB, dalam hal 
ini Ibu Eliza Hambali cs dari IPB ), tentunya dengan harga yang bisa terjangkau 
layaknya sabun batangan di jaman lalu.

Demikian sekilas info mengenai KSU Rawasari Sakti.

sur ( doa-in Koperasi Rawasari Sakti bisa berjalan kayak PTPN dongggg ).
ps.
Departemen Koperasi memberi pinjaman sebesar 2 juta rupiah, dan belum 
dicairkan, maklum kena bunga 2% flat....dan hari ini kebetulan bertemu dengan 
pimpinan DepKop yang ternyata.....tak berbunga....ajegileeee, dua juta saja 
rese beeng dah.



 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12heu7agr/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705796846:TM/Y=YAHOO/EXP=1123179491/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/";>What
 would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer 
in the arts today at Network for Good</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke