http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/18/ArticleHtmls/Tim-Djoko-Suyanto-ke-Papua-18062012005002.shtml?Mode=0


      Tim Djoko Suyanto ke Papua  
     
      JAKARTA  

Densus 88 juga akan diturunkan ke Papua.

Pemerintah hari ini menurunkan tim untuk mengusut serangkaian kasus penembakan 
warga sipil di Papua. Tim yang diketuai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan 
Keamanan Djoko Suyanto ini akan berangkat pagi ini. 
“Pemerintah pusat akan mendengarkan laporan langsung dari Panglima Kodam 
Cenderawasih dan Gubernur Papua mengenai kondisi sebenarnya di Papua,” kata 
Brigadir Jenderal Sumardi, Otorita Khusus Deputi I Politik Dalam Negeri 
Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, dalam polemik Sindo 
Radio: “Papua yang Tak Kunjung Reda”, Sabtu lalu. 

Menurut Sumardi, turut serta dalam tim itu adalah Kepala Badan Intelijen Negara 
Letnan Jenderal Marciano 

Norman, Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo, dan Panglima TNI Laksamana 
Agus Suhartono. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga akan ikut dalam 
kunjungan tersebut. 
Sumardi menambahkan, untuk memulihkan kondisi keamanan pasca-insiden penembakan 
di Papua, Detasemen Khusus Antiteror atau Densus 88 juga akan diturunkan ke 
Papua. “Itu kan perkuatan. Kita kan tahu front politik di Papua terpusat di 
Jayapura, dengan demikian Jayapura harus diperkuat,” katanya. 

Hanya, dia tidak menjelaskan apakah kedatangan detasemen khusus tersebut 
berbarengan dengan tim Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko 
Suyanto pada Senin pagi. “(Tapi) masalah yang akan dikaji adalah penembakan 
yang terjadi beberapa pekan lalu,” kata Sumardi. 

Namun pernyataan Sumardi itu kontan dibantah Markas Besar Polri. “Tidak ada 
sama sekali anggota Densus 88 yang dikirim,” ujar juru bicara Polri, Inspektur 
Jenderal Saud Usman Nasution, saat dihubungi kemarin. 

Saud menyatakan, hingga saat ini Mabes Polri belum memutuskan akan mengirim 
tambahan personel untuk membantu Kepolisian Daerah Papua. “Keamanan di Papua 
masih diserahkan ke Polda Papua, polres, dan polsek setempat,” kata Saud. 

Menurut Saud, kondisi di Papua saat ini sudah aman dan kembali kondusif setelah 
pemakaman Wakil Ketua Komite Nasional Papua Barat, Mako Tabuni. Jenazah Mako 
dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sereh, Sentani, Jayapura, Sabtu lalu. 

Berdasarkan pemantauan Tempo, pertokoan dan pusat belanja yang sebelumnya tutup 
kembali buka. Lalu lintas juga mulai ramai. Di kawasan Ekspo dan Padang Bulan 
tidak terlihat lagi anggota TNI atau polisi. “Hanya, masih waswas,” kata 
Syarifudin, penjaga toko di kawasan Ekspo, Waena, Abepura. 

Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix 
V.Wanggai, menyatakan, untuk mengelola Papua, pemerintah memiliki empat desain 
kebijakan, yakni membenahi desain perencanaan untuk Papua, desain regulasi, 
desain pembiayaan, dan desain kelembagaan pemerintahan daerah. “Semua langkah 
itu ditujukan untuk mewujudkan Papua damai,“ katanya.

Menurut Velix, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo kemarin, Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono telah berkali-kali memberi perintah dan imbauan kepada 
kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri, agar mengelola Papua dengan 
hati.
“Tidak berpikir business as usual, tapi perlu terobosan,“ ujarnya.

PRIHANDOKO | ARYANI KRISTANTI | JERRY OMONA | FRANSISCO ROSARIANS | ENI S 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke