Ref: Apakah NKRI patut mengambil contoh dari politik Turki seperti diusulkan 
oleh seorang penulis beberapa hari lalu?


http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/06/18/m5t62t-uni-eropa-khawatir-kebijakan-proislam-turki
Uni Eropa Khawatir Kebijakan Pro-Islam Turki
Selasa, 19 Juni 2012, 03:30 WIB
 
Recep Tayyip Erdogan
REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA-- Uni Eropa mengekspresikan kekhawatiran atas kebijakan 
pro islam di Turki. Mereka menuduh Turki menggunakan penyelidikan yang diduga 
melawan pemerintah sebagai alat untuk memenjarakan dan membungkam lawan 
politik. Selain itu, pemerintah Turki memperkenalkan pelajaran Alquran di 
sekolah umum padahal negara itu negara sekuler.

Langkah-langkan lain Turki yakni dengan menyerukan orang tua dapat 
menyekolahkan anaknya ke sekolah agama Islam, meningkatkan tekanan pada orang 
yang mengkritik Islam dan membatasi aborsi.

Pada ajaran baru sekolah, partai berkuasa Tukri Partai Keadilan dan Pembangunan 
(AKP) memperkenalkan pelajaran Alquran. Bahkan, pada akhir sekolah dasar, 
banyak orang tua akan memilih keluar dari sistem pendidikan sekuler dan 
menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah agama Islam.

Sebelumnya, sekolah tersebut tidak bisa merekrut anak-anak di bawah usia 15 
tahun, sekarang anak-anak berumur 11 tahun diizinkan untuk mengikutinya.

Menurutnya, ada kemungkinan juga televisi negara TRT menyiarkan saluran 
keagamaan dan meminta ruangan baru untuk membangun teater, gedung opera dan 
tempat penitipan bayi. "Serangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa kaum 
konservatif cenderung di atas angin dan tidak memiliki oposisi,"kata mantan 
Kepala Diplomasi Uni Eropa di Turki, Marc Pierini. 

Sebelumnya, Turki menggodok RUU untuk membatasi aborsi. Rencana tersebut 
digulirkan beberapa hari setelah Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan 
menganalogikan praktek aborsi dengan pembunuhan. 

Komposer terkenal Turki dan pianis Fazil Say menghadapi pengadilan pada Oktober 
atas tuduhan menghina nilai-nilai agama dalam serangkaian tweet provokatif 
tentang Islam. Jika terbukti bersalah, dia bisa mendekam selama 18 bulan di 
penjara.

Pada bulan April, Say mengatakan kepada harian Hurriyet bahwa ia merasa 
benar-benar diasingkan oleh masyarakat Turki setelah ia menyatakan dirinya 
adalah seorang ateis.

Erdogan juga baru saja mengumumkan bahwa sebuah masjid raksasa yang akan 
dibangun di salah satu bukit Istanbul tertinggi. Masjid tersebut akan menjadi 
salah satu landmark kota yang paling terlihat. Pengumuman Erdogan tersebut 
banyak menuai kecaman karena menduga pemerintah memiliki agenda rahasia untuk 
mempromosikan Islam dan merusak tradisi sekuler Turki.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke