contoh orang orang berakal yang paham dan qatam quran, hadits, fiqh
dkk..zarkawi, mujahidin taliban, bin laden al qaeda, FPI, FUI, FHTI, Umar
patek dkk, dll.....

2012/6/21 pinpinyuliansyah <[email protected]>

> **
>
>
> Yup !
>
> [2.269][13.19][14.52]Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat
> mengambil pelajaran (dari firman Allah).
>
> [3.7] Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepada kamu. Di antara
> (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur'an dan
> yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya
> condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang
> mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya,
> padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan
> orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat
> yang mutasyabihat, semuanya itu dari isi Tuhan kami." Dan tidak dapat
> mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.
>
> Salam,
> Pinpin.
>
>
> --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote:
> >
> >
> > kawan,...
> >
> > so sebenarnya saya setuju kalau islam harus dipahami secara
> content/esoteris
> >
> > namun teks-teks-nya atau eksoteris-nya itu sering menjebak orang,
> >
> > kalau anda mengharuskan orang belajar al-quran harus memahaminya secara
> content/esoteris, konsekuensi-nya islam adalah agama untuk orang pinter
> saja, orang bodoh nggak boleh baca quran daripada kejebak teks teks
> eksoteris....
> >
> > menurut saya, orang pinter kalau buat karya, baik secara tekstual dan
> hakekat/content/esoteris sebaiknya jangan menjebak...
> >
> >
> > salam
> >
> > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@>
> wrote:
> > >
> > > Rehat bentar neh ... Nengok Prol :-)
> > >
> > > Ibarat klausul-klausul dalam ISO 9001 : 2008, Alquran itu baru Bahan
> baku yang tidak bisa "dikunyah" text per text secara parsial. Ini pendapat
> saya lho ya ...
> > >
> > > Butuh Di Compiler jadi prosedure ...di compiler lagi jadi working
> instruction....
> > >
> > > Islam dalam pandangan atau interpretasi aa gym, Jadilah "manajemen
> Qolbu".
> > >
> > > Islam dalam "Racikan" Ary ginanjar jadilah "ESQ"...
> > >
> > > Islam dalam masakan Nurcholis Madjid jadilah "Islam Liberal" ...
> > >
> > > Islam dalam racikan arifin jadilah "Majelis Dzikir"..
> > >
> > > Dan Islam dalam racikan Hasan Albana ...jadilah Ikhwanul Muslimin ...
> > >
> > > Yang menarik... salah seorang keluarga hasan Albana yang dipenjara,
> dalam perenungannya melihat bahwa orang-orang non muslim kok kelihatan jauh
> lebih islami ya ?
> > >
> > > So ... berubahlah ia menjadi salah seorang tokoh pluralis ...
> > >
> > > Saya lebih setuju islam sebagai content daripada dijadikan sekedar
> simbol. Islam yang "Memaklumi" sekian banyak perbedaan yuang berada di
> sekelilingnya dan menyikapinya dengan arif. Lebih mengedepankan akhlak
> daripada debat sana sini tentang fiqh yang nddak jelas juntrungannya.
> > >
> > > Salam,
> > > Pinpin
> > > (Mulai sibuk di dunia nyata euy ... :-0)
> > >
> > >
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke