Maklum, polisi bawahan itu wajib ngasih setoran ke atas spy bisa naik pangkat. Jadi kepaksa mereka malak rakyat spy mereka ga jadi korban penindasan dr atasan.
Tp tentunya bukan berarti polisi bawahan itu adalah korban, mereka memang bajingan berseragama, jadi polisi itu kan emang tujuannya unt jadi bajingan berseragam. >________________________________ > From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Saturday, June 23, 2012 1:27 PM >Subject: [proletar] EDITORIAL Melawan Pemerasan Polisi > > > >http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/22/ArticleHtmls/EDITORIAL-Melawan-Pemerasan-Polisi-22062012003015.shtml?Mode=0 > >EDITORIAL Melawan Pemerasan Polisi > >Razia polisi yang kurang profesional tak bisa didiamkan. Pengalaman buruk yang >menimpa seorang warga Tebet bernama Sherlita Stephanie alias Lita mungkin juga >terjadi pada kita. Mobilnya tibatiba distop oleh polisi, lalu digeledah. Ia >baru dilepas setelah memprotes keras perlakuan yang tak wajar itu. >Saat itu Lita sedang berkendara di kawasan Jalan Bangka, Jakarta Selatan. >Mobilnya dihadang oleh petugas Kepolisian Sektor Mampang Prapatan yang >menggelar razia Cipta Kondisi dengan sandi Jaya 21. Perempuan 31 tahun ini >dibentak-bentak seperti seorang tertuduh. Ia diminta keluar dari mobil. >Bagasinya dibuka. Polisi mencurigai kotak P3K yang dibawanya. > >Polisi berteriak seolah-olah menemukan narkotik.Padahal kotak itu berisi obat >anti-sakit kepala dan anti-alergi. Lita merasa dijebak. Ia menantang polisi >untuk mengecek darah dan urinenya di rumah sakit. >Lita juga meminta petugas memeriksakan pil-pil yang dibawanya di Apotek K-24 >yang ada di Jalan Bangka Raya. Ia baru dilepas oleh polisi setelah saudara >Lita datang dan menjelaskan bahwa perempuan itu bukanlah pecandu, apalagi >pengedar narkotik. > >Tindakan polisi itu amat memalukan dan tidak profesional. Mereka seakan tidak >bisa membedakan antara obat pusing biasa dan narkotik. Bayangkan bila Lita >takut, ia bisa diperas oleh polisi, hal yang kerap terjadi pada masyarakat. > >Amat sering terjadi, terutama di Jakarta, saat mengendarai mobil pada malam >hari, kendaraan kita dihentikan oleh polisi. Kita ditanya macam-macam, meski >sudah mengeluarkan kartu tanda penduduk, surat izin mengemudi, dan surat >kendaraan. Isi mobil kita dicurigai. Bagasi dipaksa dibuka. Isinya diperiksa >satu per satu. Dengan alasan mencari barang haram seperti narkotik, polisi >seakan meneror kita. > >Narkotik memang harus dienyahkan. Razia polisi memang suatu keharusan. Tapi >razia yang menakutkan publik dengan cara menggertak dan memojokkan warga akan >membuat polisi kehilangan simpati. Tujuan polisi menggelar operasi demi >membersihkan Jakarta dari kriminalitas justru malah bisa dianggap sebagai >tindakan meresahkan. > >Sudah menjadi cerita sehari-hari, razia sering menjadi ajang permainan polisi. >Kita juga kerap mendengar cerita warga, terutama warga asing, yang pulang >malam-malam dicegat oleh polisi. Mobilnya digeledah. Polisi kemudian >seolah-olah menemukan narkotik di sana. Aparat pun mengancam akan membawanya >ke hotel prodeo. Orang umumnya ketakutan dan tak mau repot berurusan dengan >polisi, dan ujung-ujungnya pasrah saja diperas. Apalagi jika mereka pulang >dari diskotek dengan kondisi setengah teler. > >Kepolisian semestinya segera mengusut petugas yang bertindak sewenang-wenang >kepada Lita, dan memberinya sanksi yang berat. Sikap perempuan ini yang berani >melawan tindakan polisi yang ngawur juga perlu ditiru. Kita jangan mau >dijadikan bulan-bulanan petugas. Bila malam-malam mobil kita dicegat polisi, >dituduh membawa narkotik, kita tidak perlu takut bila memang tidak bersalah. >Tuduhan mengada-ada biasanya berujung pada pemerasan. Jadi, seperti Lita, kita >jangan mau dipermainkan. > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
