Kaum kleptokratikus biasanya menyalahkan orang lain, tanpa bercermin pada 
diri sendiri apa yang dilakukan.

----- Original Message ----- 
From: "Holy Uncle" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, August 06, 2005 8:44 AM
Subject: [proletar] 'AS, Eropa, Australia punya skenario global tentang 
Papua'


> 'AS, Eropa, Australia punya skenario global tentang Papua'
>
> Bisnis Indonesia JAKARTA:  Dukungan agar Provinsi Papua memisahkan diri 
> dari
> Negara Kesatuan Republik Indonesia yang termaktub dalam draft RUU 2601 di
> Kongres AS, dinilai merupakan skenario global, tidak hanya AS, tapi juga 
> Uni
> Eropa dan Australia.
>
> Tujuannya adalah memecah belah dan menguasai pusat-pusat ekonomi di
> negera-negara berkembang.
>
> Kesimpulan itu mencuat dalam dialektika demokrasi bertajuk Menangkal 
> Manuver
> Intervensi Amerika Terhadap Papua di Gedung MPR/DPR , Jumat.
>
> Diskusi kemarin menghadirkan Ketua Fraksi PDIP DPR Thahjo Kumolo, anggota
> Fraksi Golkar DPR asal Papua Yorrys Raweyai dan pengamat politik CSIS,
> Kusnanto Anggoro.
>
> Sementara itu rakyat Papua yang diwakili lembaga Dewan Adat menilai
> pemberian status Otonomi Khusus (Otsus) yang diberikan pemerintah pusat
> sejak tiga tahun lalu tidak menyejahterakan dan meningkatkan taraf hidup
> masyarakat.
>
> Sekretaris Pemerintahan Dewan Adat Papua Sayed Fathal Alhamid 
> mengungkapkan
> masyarakat Papua yang terhimpun dalam Dewan Adat Papua akan melakukan
> evaluasi pelaksanaan Otsus tersebut pada 6 Agustus, dilanjutkan hingga 8
> Agustus dan terakhir pada 15 Agustus guna memutuskan kebijakan apa yang 
> akan
> diberlakukan.
>
> "Saya tidak bisa mereka-reka apa rekomendasi yang diperoleh, tetapi yang
> pasti keberadaaan Otsus tidak membawa manfaat bagi masyarakat Papua," ujar
> Sayed kepada pers usai diterima Wapres Jusuf Kalla kemarin.
>
> Utusan Dewan Adat Papua kemarin diterima Wapres a.l. Pieter Yan Yarenga
> (ketua Dewan Adat Biak), Lemol Mabel (ketua Dewan Adat Baliem), Markus
> Kallein (ketua Dewan Adat Suku Sentani), Abinah Wasangu (sekretaris
> solidaritas Perempuan Papua), Andi D. Manobi (sekretaris Dewan Adat Papua
> untuk tingkat Asia) serta Sayed. (Antara/en)
>
>
> http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A07&cdate=06-AUG-2005&inw_id=382516
>
>
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h83a5e6/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705796846:TM/Y=YAHOO/EXP=1123323827/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/";>What
 would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer 
in the arts today at Network for Good</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke