Yeah, tetap saja kumpulan bekas penjajah yang saling 
terkam satu sama lain. 

Soeharto sangat terlambat mendepak pantat Pronk / IGGI 
untuk beralih masuk mulut harimau cap CGI. 

Para pecinta blanda seperti Anda layak kecewa dengan 
keputusan Soeharto itu. 

Ini sekedar 'pendapat lain' seperti yang situ minta di bawah. 

--- "Sunny" <ambon@...> wrote:

> IGGI bukan hanya terdiri dari Belanda, tetapi banyak negara  
> misalnya USA, Jerman Barat Jepang, Inggris, Perancis, Australia, 
> etc dan institusi seperti ADB, World Bank, IMF.  Pusat IGGI di 
> Belanda, ketika Fronk mempertanyakan beberapa hal, Soeharto marah, 
> dan menolak IGGI. Tetapi karena satu dn lain hal untuk kebutuhan 
> anggaran belanja NKRI dibentuk CGI denga pusat di Paris. Tiap tahun 
> NKRI minta bantuan kredit meningkat menjadi rata-rata 4 miliar 
> dollar per tahun.  
> 
> From: ajeg 
> 
> > Mengganasnya korupsi di Indonesia lantaran Belanda, lewat IGGI, 
> > terus guyur utang ke rezim Soeharto walau mahasiswa & aktivis 
> > sudah minta stop guyuran utang. Pronk tau betul guyuran itu 
> > sebagian membasahi kantong pejabat, tapi mereka belagak pilon. Ya 
> > gimana, korupsi udah jadi sifat utama Belanda yang meresap ke 
> > tulang sumsum. Kalo enggak, mana mungkin VOC bangkrut. 
> > 
> > --- "Sunny" <ambon@...> wrote:
> > 
> > > Ref: Menguritanya korupsi di NKRI ialah karena pada umumnya 
> > > penguasa negara NKRI terdiri dari penipu, tukang copet, tukang 
> > > catut serta garong dan bandit berpakaian cantik lagi mahal, 
> > > kalau mereka dilihat secara sepintas lalu adalah sebagai 
> > > dikatakan dalam bahasa orang seberang “nobel women dan 
> > > man”. Sifat mereka ini makin lama mereka ini menjadi 
> > > tradisi atau ameba atau bakteria turun temurun yang menjalar ke 
> > > berbagai sumsum dan urat nadi masayarakat. Jadi kalau sudah 
> > > demikian keadaannya apakah mungkin korupsi diatasi, jika untuk 
> > > diatasi menjadi sendiwara “Gali Lubang Tutup 
> > > Lubungan”? Ada di antara yang mempunyai pendapat lain? 
> > > 
> > > 
> > > http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/21/ArticleHtmls/Pangkal-Korupsi-21062012011013.shtml?Mode=0
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke