Hehehe... rezameutia ga tau Quran.
>________________________________ > From: rezameutia <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Saturday, June 23, 2012 3:07 PM >Subject: [proletar] Re: Syariatisasi Hukum Nasional > > > > > >--- In [email protected], "arra_s" <arra_s@...> wrote: >> >> >> >> di dalam Aq dikatakan bahwa derajat kaum lelaki di tinggikan dari kaum >> perempuan.. >> saya sebagai perempuan menyadari bahwa benar adanya.. > >masak sih seperti itu? > >setahu gw, semua manusia, laki2 atau perempuan, semuanya sama dihadapan tuhan. > >> tak banyak kaum perempuan yg dapat mengontrol emosi nya se tegar kaum >> lelaki, menggunakan logika nya setajam lelaki, bertanggung jawab kepada >> keluarga nya seperti yg dilakukan kaum lelaki.. >> > >hehehe... > >tak banyak juga kaum laki2 yang bisa mengurus anak dan mengatur keluarga >seperti kaum perempuan. ini kan seperti bentuk kerja sama, laki2 yang mencari >nafkah sedangkan perempuan yang mengatur rumah tangga dari hasil nafkahnya. > >sering dalam perkawinan dikatakan pasangan pengantin itu akan mengarungi >bahtera kehidupan, diambil analogi seperti berlayar. laki2 sebagai nakhoda >dan perempuan sebagai mualim. tanpa kerja sama yang baik diantara >suami/istri, nakhoda/mualim, tentunya bahtera tersebut akan karam ditengah >perjalanan. > >> kalau dalam satu keluarga ada satu saja yg seperti ini, maka apapun >> persoalan keluarga termasuk soal pembagian waris, akan berjalan dengan >> sempurna.. >> > >masalah waris gw sudah pernah tulis bahwa perempuan mendapatkan 1/2 dari laki2 >adalah merupakan keuntungan perempuan, bukannya kerugian peremouan > >perempuan dari sejak lahir, dewasa sampai masa tua kehidupannya selalu >ditanggung. pada saat kecil ditanggung oleh orang tua, pada saat dewasa >ditanggung oleh suami, dan pada saat tua ditanggung oleh anaknya. > >kembali kepada warisan dalam hukum islam... > >jika laki2 mendapatkan warisan 1 juta rupiah, tentunya perempuan mendapatkan >500 rb. tapi, sekali lagi gw tekankan, warisan yang 500 rb tersebut semuanya >dan seluruhnya merupakan hak untuk perempuan karena perempuan tersebut >hidupnya sudah ditanggung oleh suami. > >sebaliknya, laki2 mendapatkan 1 jt tapi uang warisan tersebut akan dibagi lagi >kepada keluarganya karena laki2 sebagai kepala rumah tangga bertanggung jawab >terhadap keluarganya secara finansial. > >memang keliatannya secara angka laki2 mendapatkan lebih besar 2X lipat, tapi >pada kenyataannya, perempuan mendapatkan lebih banyak dari pada laki2 karena >perempuan secara finansialmsudah ditanggung oleh suami. > >anyway, nabi muhammad sangat menghormati perempuan. > >dari sejak lahir bapaknya sudah meninggal dan beliau diurus oleh ibunya. >makanya beliau sangat menghormati kaum perempuan sehingga dikatakan "surga >dibawah telapak kaki ibu", atau ditanya ketika siapa orang yang paling >dihormati, "nomor satu hormati ibu, nomor dua hormati ibu, nomor tiga hormati >ibu, nomor empat hormati bapak". > >jadi menurut gw, nggak mungkin lah al quran merendahkan derajat kaum perempuan >karena nabi muhammad sangat menjujnjung tinggi perempuan. pasti derajatnya >laki2 dan perempuan sama lah dihadapan tuhan. > >yang membuat berbeda manusia berbeda derajatnya dihadapan tuhan hanyalah, amal >dan ibadahnya. > >> masalahnya adalah ada diantara kaum lelaki yg merendahkan derajat diri nya >> sendiri.. >> contohnya Jusfiq dan si Item, >> persoalan keluarga ditangan mereka akan menjadi kacau balau.. >> apalagi masalah waris.. kebayang deh.. sudah dapat di prediksi.. >> >> >> --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@> wrote: >> > >> > >> > Pada kenyataannya memang begitu. Bahkan beberapa kawan & >> > kenalan asal Minang (suku yang cukup kental dengan keislaman) >> > tidak menelan mentah-mentah pembagian hak waris menurut syariat. >> > Keluarga mereka bisa membuat putusan soal waris yang lebih >> > berdasarkan asas keadilan. >> > >> > Dan ini bukan semata karena budaya Minang menganut sistem >> > matriarkhat. >> > >> > >> > --- From: "habe arifin" <habearifin@> >> > > >> > > >> > > Syariatisasi Hukum Nasional >> > > Oleh: KH. Abdurrahman Wahid >> > >> > [...] >> > >> > > Begitu juga harta warisan dibagikan kepada anak lelaki dua kali >> > > lipat dari apa yang dibagikan kepada anak perempuan. Dalam >> > > kenyataan, banyak terjadi para lelaki "melepaskan" haknya itu >> > > sehingga anak perempuanpun mendapat pembagian yang sama dengan anak >> > > lelaki. Perubahan ini terjadi karena adanya proses penafsiran ulang >> > > (re-interprestasi) ini adalah kenyataan hidup yang terjadi yang >> > > tidak dapat dipungkiri oleh siapapun dan harus diperhitungkan oleh >> > > para pengamat dunia Islam. >> > >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
