Ref: Mayoritas rakyat Iran beragama Islam aliran Siyah. NKRI dan instituusi 
agamanya beraliran anti Syiah, salah satu contoh bukti ialah kaum minoritas 
Siyah di Madura dihajar, membuat para korban harus lari tunggang langgan 
menyelematkan jiwa ke Surabya beberapa waktu silam. Sangat menarik untuk umum 
mengetahui bila delegasi NKRI ke KTT memberikan keterangannya tentang kasus ini 
terhadap tuan rumah, bila dipertanyakan.

http://www.antaranews.com/berita/317651/iran-undang-indonesia-hadiri-ktt-non-blok
Iran undang Indonesia hadiri KTT Non Blok
Jumat, 22 Juni 2012 16:35 WIB | 

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Iran secara resmi mengundang Pemerintah 
Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Negara-Negara Non Blok 
yang akan berlangsung di Teheran pada akhir Agustus 2012.

Undangan tersebut disampaikan Wakil Presiden Republik Islam Iran Ebrahim Azizi 
kepada Wakil Presiden Boediono, dalam kunjungan kehormatan di Istana Wapres, 
Jakarta, Jumat.

Menurut juru bicara Wapres, Yopie Hidayat, Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad 
mengutus Wakil Presiden Azizi berkunjung ke Indonesia untuk menyampaikan secara 
khusus undangan agar Indonesia hadir di KTT Non Blok di Teheran.

"Indonesia sebagai salah satu pendiri Non Blok tentu mempunyai posisi penting, 
sehingga Iran mengundang kita," kata Yopie.

Wapres Iran, seperti dikutip Yopie, mengatakan, Indonesia memiliki posisi 
penting dalam Gerakan Non Blok sehingga kehadirannya dalam KTT mendatang sangat 
dinantikan.

Dalam kesempatan itu, Wapres mengatakan kepada Azizi bahwa undangan tersebut 
akan disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Wapres tentunya akan menyampaikan undangan ini kepada Presiden," kata Yopie.

Gerakan Non Blok (GNB) berdiri saat diselenggarakannya Konferensi Tingkat 
Tinggi (KTT) I GNB di Beograd, Yugoslavia, 1-6 September 1961.

KTT pertama GNB dihadiri oleh Afghanistan, Aljazair, Yaman, Myanmar, Kamboja, 
Srilanka, Kongo, Kuba, Siprus, Mesir, Ethiopia, Ghana, Guinea, India, 
Indonesia, Irak, Lebanon, Mali, Maroko, Nepal, Arab Saudi, Somalia, Sudan, 
Suriah, Tunisia dan Yugoslavia. 

Indonesia memiliki peran sentral dalam pendirian GNB, sehingga gerakan ini 
menempati posisi khusus dalam politik luar negeri Tanah Air.

(A025)

Editor: Heppy

COPYRIGHT © 201


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke