Kalo Departemen Agama sih jangan disebut instansi sipil, tapi instansi ilahi.
>________________________________ > From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Monday, June 25, 2012 2:29 PM >Subject: [proletar] KPK Siap Selidiki Korupsi Merpati + Korupsi Merpati >Dilaporkan ke Kementerian > > > > >Ref: Apakah pembaca tidak bosan dengan berita korupsi di berbagai instansi >sipil tiap hari? Satu-satunya instansi yang tidak ada khabar korupsi ialah di >bidang kemiliteran. Apakah anggota TNI tidak korupsi, terkecuali alm. Jenderal >Muhammad Soeharto? > >http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/24/ArticleHtmls/KPK-Siap-Selidiki-Korupsi-Merpati-24062012001018.shtml?Mode=0 >KPK Siap Selidiki Korupsi Merpati > >JAKARTA >Kasus pembelian pesawat sedang ditelaah Komisi. > >Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan siap menyelidiki kasus korupsi yang >membelit PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Namun KPK meminta manajemen >Merpati menyerahkan data kasus korupsi yang mereka miliki. “Yang punya data, >sampaikan ke KPK,“ kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., kepada Tempo >kemarin. >Dia menjelaskan, Komisi pernah menerima laporan tentang dugaan korupsi Merpati >pada tahun lalu. >“Ada laporan ke KPK mengenai pengadaan pesawat ke Merpati.“ Sampai saat ini >aduan tersebut masih ditelaah oleh Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK. >“Untuk mempelajari apakah ada tindak pidana korupsi di dalamnya,“ ujarnya. > >Johan menyarankan agar manajemen Merpati menyerahkan data dugaan korupsi di >perusahaannya. Sebab, Komisi tak bisa melangkah atas dasar pemberitaan saja. > >Sebelumnya, Direktur Utama Merpati Rudy Setyopurnomo mengungkapkan bahwa >tingkat korupsi di perusahaannya mencapai 60 persen.“Dari 20 divisi yang ada, >12 divisi diduga korupsi,“ ujarnya. > >Dia menyebutkan beberapa bagian yang diduga melakukan korupsi, di antaranya >bagian reve nue yang sering mengalami kebocoran pada pendapatan tiket dan >hilangnya banyak suku cadang pada bagian teknik. Dugaan korupsi juga terjadi >pada avtur yang sering dijual ke luar, bagian kargo, hingga bagasi. > >Akibatnya, perusahaan harus menanggung kerugian yang terus membengkak. “Mereka >lebih sibuk mencuri daripada bekerja. >Buktinya, mereka membiarkan Merpati rugi Rp 700 miliar per tahun,“ kata Rudy. > >Mantan Direktur Utama Merpati, Sardjono Jhony Tjokrokusumo, menyatakan semua >yang dikatakan Rudy adalah kasus lama yang pernah diungkap pada masa >kepemimpinannya. Dia menyebutkan, kasus pencurian avtur hingga meminta KPK >menangani kasus korupsi sudah dilakukan sejak dulu. “Pencurian avtur, >kebocoran tiket sampai memenjarakan kasir, lalu melaporkan ke KPK, itu >dilakukan di zaman saya,“ ujarnya kemarin. > >Jhony mengungkapkan, pernah ada petugas mencuri dua drum avtur saat pesawat >sedang menjalani overhaul. “Pegawai itu langsung dipecat.“ Begitu pula kasir >yang korupsi tiket, telah dipecat dan dipidanakan oleh perusahaan. > >Bahkan untuk kebocoran yang terjadi kantor cabang Jayapura, Papua, dikenakan >sanksi yang sama. “Pelakunya adik ipar salah satu komisaris Merpati,“ kata >Jhony. > >ALI NUR YASIN | SUTJI DECILYA | MARTHA THERTINA | SUNDARI > >++++ > >http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/24/ArticleHtmls/Korupsi-Merpati-Dilaporkan-ke-Kementerian-24062012003005.shtml?Mode=0 > >Korupsi Merpati Dilaporkan ke Kementerian > >JAKARTA > > >PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) siap melaporkan hasil temuan korupsi >di lingkup internalnya ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara. “Jika >Kementerian meminta, segera akan kami serahkan,” kata Direktur Utama Rudy >Setyopurnomo, akhir pekan lalu. >Dia mengatakan, pihaknya su dah bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan >dan Pembangunan, Badan Pemeriksa Keuangan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi >untuk membersihkan Merpati dari korupsi. > >Rudy menuturkan, tingkat korupsi di Merpati sudah akut. Sebab, 12 dari 20 >divisi diduga melakukan korupsi. > >Tindakan korupsi itu berupa kebocoran penjualan tiket, penjualan avtur ilegal, >sampai permainan pada bagian > >kargo dan bagasi. Akibatnya, kerugian ini tak hanya menyangkut nominal, tapi >juga soal mental pegawai. >Dia mengaku sudah memecat 10 orang yang terlibat dalam dugaan korupsi. >Sebagian dari oknum tersebut sudah diserahkan kepada polisi. > >Namun Rudy menolak menyebutkan nama dan jabatan orang yang diberhentikan. > >Untuk membersihkan Merpati dari korupsi, dia membutuhkan waktu dua-tiga bulan >pada area yang bermasalah. Rudy menyatakan, tak tertutup kemungkinan dalam >jangka waktu itu bakal ada beberapa nama yang akan diberhentikan dan dipidana. > >Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Mahmuddin Yasin mengatakan pihaknya >akan sesegera mungkin meminta laporan penyelidikan dari Merpati. Kementerian >akan mempelajari dan kemudian menginvestigasi masalah di Merpati. “Baru >setelah itu kami turun untuk mengaudit,” ujarnya. > >Yasin mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi setelah direksi >perusahaan pelat merah itu menggelar penyelidikan internal. Selama ini isu >korupsi itu masih dalam dugaan dan perlu dibuktikan. > >Namun mantan Direktur Utama Merpati, Sardjono Jhony Tjokrokusumo, ragu >terhadap tindakan penggantinya. Sebab, semua yang dikatakan Rudy sudah >dikerjakan pada saat dia menjabat. “Yang menemukan semua kasus itu saya,” >ujarnya kepada Tempo kemarin. ● SUTJI DECILYA | SUNDARI > > > > > > > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
