Ref: Apakah Pak Dahlan sedang berlibur dan SBY sibuk menciptakan lagu-lagu baru?

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/07/01/ArticleHtmls/Karyawan-PLN-Ancam-Mogok-Kerja-01072012005007.shtml?Mode=0


Karyawan PLN Ancam Mogok Kerja 
JAKARTA 
Perusahaan ini sudah mengantisipasi rencana pemogokan itu.

JAKARTA -Sebanyak 150 ribu pekerja alih daya atau outsourcing PT PLN (Persero) 
di seluruh Indonesia mengancam akan menggelar mogok kerja secara serentak hari 
ini. Menurut Presiden Konfederasi Serikat Nasional Ahmad Daryoko, pemogokan ini 
dilakukan lantaran perusahaan setrum pelat merah itu tak mengabulkan tuntutan 
para pekerja outsourcing untuk diangkat sebagai karyawan tetap. “Mogok efektif 
sejak 1 Juli hingga tuntutan ini dikabulkan,” kata dia kemarin. 
Ahmad, yang juga mantan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja PLN, 
mengatakan 150 ribu tenaga outsourcing itu tersebar di seluruh Indonesia. 
Sebagian besar dari mereka menjalankan fungsi teknis yang cukup vital, yakni 
operator pembangkit listrik, petugas pelayanan gangguan, operator gardu induk, 
pencatat meteran, petugas perawatan, serta petugas bagian administrasi dan 
keuangan. “Aksi ini juga didukung 42 ribu anggota Serikat Pekerja PLN di 
seluruh Indonesia,” katanya. 

Pemogokan ini merupakan puncak dari aksi-aksi jalanan yang dilakukan para 
karyawan outsourcing PLN sejak beberapa bulan terakhir. Rata-rata pekerja yang 
terlibat dalam aksi ini sudah menjalani kontrak alih daya lebih dari tiga 
tahun. 
Penghasilan mereka terbilang kecil, di bawah Rp 2 juta per bulan. 

Ahmad mengatakan, dari sekitar 150 ribu tenaga kerja outsourcing dan kontrak di 
seluruh Indonesia, hanya 40 ribu yang sudah mendapatkan kepastian diangkat 
sebagai pegawai tetap. Padahal seluruh karyawan ini sebelumnya terikat dengan 
perjanjian kerja bersama yang 

berlaku dalam waktu tertentu. Namun hal itu dilanggar. 
Karena itu, kata dia, PLN telah melanggar Peraturan Ketenagakerjaan Nomor 13 
Tahun 2003 Pasal 59 dan 66, yang membatasi kontrak tenaga kerja alih daya 
selama dua tahun. “Setelah dua tahun, seharusnya para pekerja outsourcing 
diangkat sebagai karyawan tetap,” ujarnya. 

Selain melobi manajemen PLN, para karyawan ini telah meng adukan nasib mereka 
kepada Komisi VI Dewan Perwa kilan Rakyat, yang membidangi masalah perusahaan 
negara. Sayangnya, kata Ahmad, semua tuntutan itu hingga kini belum dijawab. 

“Padahal mereka mengerjakan tugas penting dan bisa dikategorikan sebagai 
pekerja pokok PLN,” ucapnya. 
Ketua Serikat Pekerja PLN Jawa Tengah Saefaat Sutarso menyatakan pemogokan ini 
juga akan dilakukan 6.000 tenaga alih daya di wilayahnya. Ia mengatakan para 
karyawan ini bekerja tanpa kepastian status dan diperlakukan semena-mena oleh 
vendor atau perusahaan subkontrak PLN tempat mereka bernaung. Sebelumnya, 
tenaga alih daya ini bernaung di bawah koperasi karyawan PLN. “Sistem vendor 
ini berjalan setelah koperasi tak diperbolehkan berbisnis dengan PLN,” katanya. 

Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan sudah 
mengantisipasi rencana pemogokan tersebut. Ia mengaku telah mengkonsolidasi 
setiap unit kerja untuk menyiapkan tenaga agar pelayanan kepada masyarakat 
tidak terganggu. Bambang juga menegaskan bahwa PLN tak bisa menanggapi tuntutan 
para karyawan alih daya, mengingat perseroan hanya bekerja sama dengan vendor 
tempat mereka bekerja. “Selain itu, berdasarkan sampling, tak semua dari 
karyawan tersebut memiliki niat untuk mogok kerja,“ ujarnya. 
JAYADI SUPRIADIN | MARIA YUNIAR | GUSTIDHA BUDIARTIE | FERY FIRMANSYAH | 
ROFIUDDIN (SEMARANG)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke