Berita lama...

http://www.suarapembaruan.com/home/wikileaks-badan-intelijen-nasional-danai-fpi/10896

WikiLeaks: Badan Intelijen Nasional Danai FPI
Selasa, 6 September 2011 | 15:01
Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Sutanto [google] Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) 
Sutanto [google] 

Berita Terkait

    WikiLeaks: AS Anggap Polisi Filipina Seperti di Era Al Capone

    WikiLeaks: Lee Kuan Yew Pernah Sebut Islam Agama Beracun

    SBY: WikiLeaks Cuman Bikin Masalah

    WikiLeaks Dinominasikan Raih Penghargaan Nobel Perdamaian

    Vatikan: Bocoran WikiLeaks Tidak Bisa Dipercaya

[JAKARTA] Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Jenderal Pol (Purn) Sutanto 
membantah bocoran situs WikiLeaks yang mengatakan dirinya mendanai organisasi 
massa (ormas) Front Pembela Islam (FPI). Ia menegaskan apa yang disampaikan 
WikiLeaks itu tidak benar.

"Tanya pada mereka (WikiLeaks, Red). Tidak benar semua itu," kata Sutanto 
sebelum mengikuti sidang kabinet di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (6/9).

Sebelumnya, situs WikiLeaks mengungkapkan mantan Kapolri yang kini menjadi 
Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Sutanto adalah tokoh yang mendanai FPI. 
Pendanaan dari Sutanto itu diberikan sebelum serangan yang dilakukan FPI ke 
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Februari 2006 silam. Namun Sutanto 
menghentikan aliran dananya setelah serangan terjadi.

"Yahya Asagaf, seorang pejabat senior BIN mengatakan, Sutanto yang saat itu 
menjadi Kapolri menganggap FPI bermanfaat sebagai attack dog," ungkap telegram 
rahasia yang dipublikasikan oleh WikiLeaks itu.

Bocoran WikiLeaks juga mengungkapkan mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (purn) 
Nugroho Djajusman sebagai tokoh yang dihormati di lingkungan FPI. Situs itu 
menyebutkan Nugroho telah mengakui kedekatannya itu kepada pejabat Kedubes AS.

Namun ia membela diri dengan mengatakan selaku Kapolda, dia melakukan kontak 
dengan siapa saja, termasuk FPI.

Sutanto menegaskan apa yang disampaikan Wikileaks sama sekali tidak benar. 
Pihaknya tidak pernah mendanai atau memfasilitasi pendirian FPI.

 "Tidak ada yang gitu-gituan. Tidak pernah ada membiayai FPI," ujarnya. [R-14]  




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke