kalo emang perempuan boleh jadi pastor, rubahlah ayat yang melarang wanita ga boleh ngomong di gereja
Gue Menggugat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Kanada Pastor Perempuan untuk Amerika KAPAL pesiar Thousand Islander III menjadi tempat paling bersejarah bagi komunitas imam perempuan Gereja Katolik se-Amerika Utara. Di atas kapal itu, Senin pekan lalu, sembilan perempuan mengucap ikrar resmi masuk hierarki gereja sebagai pelayan umat. Empat perempuan ditahbiskan menjadi imam dan lima lainnya diakon, sebuah tahapan sebelum berikrar sebagai imam. Hajatan yang dihadiri 400 orang itu digelar usai konferensi "Perempuan Sebagai Imam" di Universitas Carleton, Ottawa, Kanada. Mereka yang ditahbiskan terdiri dari tujuh orang Amerika dan masing-masing satu dari Kanada dan Jerman. Mengenakan jubah putih dan berselempang stola rajutan, mereka bersujud khusyuk mengikuti prosesi pemberkatan. Di ujung ritual, masing-masing menerima cawan untuk dipakai sebagai pastor dalam upacara misa. Yang menahbiskan mereka adalah tiga perempuan yang mengklaim telah menerima pengangkatan sebagai uskup secara rahasia oleh uskup pria Katolik pada 2003. Usai prosesi, Regina Nicolosi, perempuan Jerman yang mukim di Red Wing, Minnesota, Amerika, tak bisa melukiskan kegembiraannya. "Saya percaya ini sah meski telah melanggar hukum gereja, sebab aturan itu sangat tak adil," kata Nicolosi seperti dikutip oleh AP. Nicolosi, 63, yang memiliki anak dan cucu merupakan wakil presiden dari Konferensi Pastor Perempuan yang terbentuk di Amerika pada 1975. Ia mengaku terpanggil menjadi imam. Ia pun tak takut menerima ekskomunikasi dari Gereja Katolik. Kegigihan Nacolosi itu, didukung Patricia Fresen yang menjadi ketua uskup-uskup perempuan. "Kapal kami akan melewati badai, namun kami tak akan tenggelam," katanya penuh keyakinan seperti dilaporkan BBCNews. Mereka memilih tempat penahbisan di sebuah kapal yang berlayar di Sungai St Lawrence, 100 mil arah selatan Ottawa, untuk menghindari batas yurisdiksi pastoral gereja setempat. Prosesi penahbisan itu merupakan yang pertama kali untuk kawasan Amerika Utara. Namun, bukan yang pertama di muka bumi. Pasalnya, penahbisan pertama wanita menjadi imam Katolik pernah terjadi pada musim panas 2002 lalu di Austria. Motifnya juga hampir sama, mereka melangsungkan prosesi di atas kapal yang tengah melintas sungai Danube, Wina, Austria, sungai terpanjang kedua di Eropa. Usai penahbisan yang menghebohkan itu, mereka langsung diekskomunikasi oleh Vatikan, lambang supremasi pengajaran iman Katolik. Nah, dua perempuan yang diangkat menjadi imam di Danube itulah yang kini giliran menahbiskan sembilan perempuan di Lawrence. Dua uskup itu adalah Christine Mayr-Lumetzberger dari Austria dan Gisela Forster dari Jerman. Keduanya enggan mengomentari penahbisan itu. Namun, menurut Michele Birch-Conery, 65 tahun, yang dua kali menghadiri penahbisan, langkah mereka tidak untuk melepaskan diri, atau membuat faksi dalam gereja. Mereka tetap akan mendirikan paroki di wilayah tempat tinggalnya dan memberikan sakramen kepada orang yang membutuhkan. Seorang perempuan yang ikut ditahbiskan Senin pekan lalu itu terpaksa memakai nama samaran Rebecca McGuyver. Guru biologi di Alaska berusia 61 tahun ini merahasiakan namanya agar tak bertengkar dengan suaminya yang aktif di gereja. Perempuan lain bernama Kathleen Strack, 60, merasa tak perlu nama samaran. Mantan akuntan yang belajar psikologi dan mengajar di seminari itu mengaku mantap dengan putusannya. "Ini panggilan jiwa terdalam yang muncul sejak usia delapan tahun," kata Strack seperti ditulis The Washington Post. Meskipun pendeta perempuan di Gereja Protestan dan Episkopal belakangan diperbolehkan, tidak demikian dengan Katolik. Vatikan selama berabad-abad menentang keras imam perempuan. Puncaknya ketika Paus Johanes Paulus II pada 1994 mengeluarkan surat gembala yang isinya tegas menyatakan Gereja Katolik tak memiliki otoritas menganugerahkan sakramen imamat kepada perempuan. Adapun Gereja Katolik Ottawa menyatakan penahbisan imam perempuan itu tak dikenal dalam ajaran Katolik. "Hal itu tak sesuai dengan iman Katolik. Ajaran gereja jelas, hanya laki-laki yang dapat ditahbiskan," kata Pastor Serge Poitras, Duta Besar Vatikan di Ottawa. Poitras menyatakan pula bahwa orang bebas melakukan apa yang mereka mau. "Kami tak akan mengejar-ngejar mereka," katanya seperti dikutip AP. Sedangkan juru bicara Keuskupan Minneapolis, Dennis McGrath, tempat Regina Nicolosi tinggal, menyatakan bahwa langkah Nicolosi telah melanggar ajaran gereja. Oleh sebab itu, Nicolosi tak diperkenankan untuk menyambut sakramen komuni dan sakramen yang lain. Namun, perempuan yang meraih master dalam bidang teologi pastoral itu tetap nekat mendapat komuni dari Gereja Katolik kota lain yang tak mengenalnya. Menurut Nicolosi, akhirnya hanya waktu jua yang akan menentukan eksistensi mereka. G.A. Guritno [Internasional, Gatra Nomor 38 Beredar Senin, 1 Agustus 2005] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "islamkristen" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hb6mb0d/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705796846:TM/Y=YAHOO/EXP=1123661739/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/">What would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer in the arts today at Network for Good</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
