Rezim SBY Panik : Berburu Cukai Melalui RPP Tembakau
Setelah gagal menaikkan harga BBM, gagal menjual surat utang negara dan obligasi negara, dan gagal mendapatkan pinjaman dari luar negeri, presiden SBY kembali berencana akan menaikkan cukai tembakau melalui RPP pengamanan/pembatasan/pelarangan Tembakau. Kebijakan ini bertujuan untuk menutup bolongnya APBN 2012 yang dapat mencapai Rp. 300 triliun. Tahun ini cukai mengkontribusikan sekitar Rp 75 triliun bagi APBN, belum termasuk pajak. Jumlah tersebut setara dengan 5 kali kontribusi sektor tambang. Sebelumnya pemerintahan ini mencoba memungut bea keluar bahan tambang terhadap perusahaan tambang kecil, diluar kontrak karya (KK) dan kontrak kerja batubara (KKB), tapi hanya kepada perusahaan kelas kroco. RPP tembakau dan rencana Kebijakan kenaikan cukai tentu saja akan berimplikasi sangat luas terhadap ekonomi, industri dan buruh perusahaan tembakau. Kebijakan. Kebijakan ini akan berdampak : 1) Hancurnya ribuan industri tembakau dan rokok milik rakyat. Cukai tembakau merupakan komponen biaya yang harus dikeluarkan produsen sebelum berproduksi. 2). Akan semakin tertekannya industri tembakau nasional skala besar dan kecil. Dikarenakan pesaing internasional yang sangat efisien, didukung oleh subsidi dan insentif oleh pemerintahnya masing masing. Hingga saat ini pemerintah AS, negara Eropa, Jepang, China, memberikan dukungan besar terhadap pertanian dan Industri tembakau mereka. Kebijakan ini akan berdampak terhadap semakin tergerusnya devisa negara oleh impor rokok dan tembakau, yang akan berimplikasi terhadap tenaga kerja dan pendapatan masyarakat secara luas. Lebih dari 10 juta orang yang bekerja di pertanian tembakau dan industri nasional terancam kehilangan pekerjaan mereka. Oleh karena itu kebijakan keruk rakyat melalui pajak, cukai, dan berbagai pungutan, oleh rezim SBY dan antek anteknya yang korup ini harus dilawan! Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
