Jusplik butuh kampung petar. Apa yang dia punya buat memaknai hidup ? Nddak ada 
lagi. Kampung petar inilah yang menjadi "kampung halamannya" -- meskipun -- 
kita-kita sering dibuat jengkel karena terutama ulah jusplik yang posting 
berulang-ulang untuk hal yang sama. seringkali ini anak bikin kesel, tapi ya 
... bikin kangen juga sih :-)

Jusplik tanpa kampung petar kayaknya hidupnya bener2 akan hambar. Lha.. mau 
ngapain lagi ? Paling maen ke kuburan toh ? Betul ?

12 tahun jusplik "nge-prol", itu juga menandakan bahwa kampung petar sudah 
terlanjur bersemayam di hatinya ... :-)

(Elo mosti sun tangan sama igut plik ...! Ogut belain elo loh ... supaya nddak 
terusir dari kampung petar ! Elo juga mosti cepet2 minta maaf itu sama habe,dan 
johny ... cepet gih ! )


--- In [email protected], ayub yahya <ayubyahya@...> wrote:
>
> kali ini, elu gw belain pig .. 
> 
> 
> dear moderator,
> please dueh... juspig jangan di banned, percuma dah...
> bolak balik di banned... balik juga !!
> 
> kalo juspig di banned dr kampung prol's
> trus sapah ...buat jithak²-an..?!!
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: ajeg <ajegilelu@...>
> 
> 
>   
> 
> Soal keanggotaan "Jusfiq Hadjar" di Kampung Prol sudah jelas 
> nasibnya, mampus.. 
> 
> http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/319237
> 
> Tapi betul, berulang-ulang kirim tulisan yang sama hanya untuk 
> mempertontonkan kebodohannya di muka umum adalah penghinaan 
> luarbiasa bagi dirinya sendiri. Menunjukkan bahwa dia lebih senang 
> berzikir daripada berpikir. 
> 
> Belum lagi bacotannya yang cuma mencari teman untuk mengumbar 
> frustasi pribadinya + kebencian tiada tara sambil tak malu-malu 
> mengundang orang untuk memuji, menyanjung, menjilati pantatnya. 
> Cara meminta perhatian yang amat kekanak-kanakan untuk seusianya. 
> Dan, if any, tak ada yang tertarik, maka uplik pun tak malu 
> menjilati pantatnya sendiri. Sebuah pameran kejiwaan yang tidak 
> stabil. Menjijikkan! 
> 
> Ini tidak bisa dibiarkan. Harus dihentikan. Harus ada tindakan 
> penyelamatan terhadap upaya bunuhdiri-intelektual di milis ini. 
> Selamatkan uplik dari kegilaannya(!) agar keindahan kontur yang 
> membuat semarak jangan sampai menyeret seluruh kampung ini ke 
> dasar jurang "juicevicksism".. 
> 
> Karena milis ini sudah cukup umur, cukup pengalaman, maka 
> tindakan penyelamatan yang diambil harus matang: beri dia (uplik) 
> hak untuk mengembalikan kejiwaannya ke posisi stabil. 
> 
> Bahwa stabilitasnya adalah kebodohan, ya berilah dia hak untuk 
> menjadi "Si Bodoh dari Goa Kelelawar" (begadang mulu di WIB :)
> 
> Nggak lebih nggak kurang. 
> 
> Cukup bagus dah buat aksen lansekap Proletar 
> 
> :) 
> 
> --- Musik hari Ini <musikhariini@> wrote:
> 
> > Saya akan usul ke moderator YTH untuk mepertimbang kan nasib 
> > keanggotaan anda di PROL
> > kalau anda terus meng-ulang postingan yang sama ....&basi untuk 
> > ber-kali2
> > 
> > prol ini milinglist untukorang dewasa ....gila juga tidak 
> > apa2.........tetapi bukan untuk orang dewasa yang pikun bertabiat 
> > seperti anak kecil.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke