Ini cara-cara klasik fascist Orde Lama dan Orde Baru...

Saat bedebah penguasa merasa tersudut lantas mereka ngoceh tentang "Campur 
Tangan Pihak Asing" dan omong kosong sejenias.

Di zaman "global village", dizaman PBB, dizaman WTO maka masaalah pelanggaran 
hak-hak azasi manusia, masaalah lingkungan dimanapun dimuka bumi ini adalah 
urusan semua manusia dimuka bumi ini.

Lagian pemerintah Indonesia minjam duit juga dari luar negeri juga kok.


--- In [email protected], "Sunny" <ambon@...> wrote:
>
> http://theglobejournal.com/hukum/lbh-bantah-campur-tangan-pihak-asing-dalam-kasus-ham/index.php
> 
> LBH Bantah Campur Tangan Pihak Asing Dalam Kasus HAM
> Syamsul Arifin | The Globe Journal
> Senin, 09 Juli 2012 14:33 WIB
>  Foto: buanasumsel.comIlustrasi
> Lhokseumawe - Komunitas Korban HAM Aceh Utara ( K2HAU ) beserta Lembaga 
> Bantuan Hukum LBH Banda Pos Lhokseumawe membantah jika sejumlah aktifis di 
> Aceh Utara pelanggaran HAM dan kekerasan lainnya mendapatkan dukungan dari 
> pihak lembaga asing maupun lembaga lainya.
> 
> Saat ditanya terkait siapa konseptor, donatur dan inisiator sejumlah lembaga 
> hukum itu, Direktur LBH Banda Pos Lhokseumawe, Zulfikar mengatakan kepada The 
> Globe Journal, Senin (9/7), konseptor tersebut itu murni peran dari sejumlah 
> lembaga badan hukum, aktifis HAM, Majelis Adat Aceh ( MAA ) dan yang lainnya.
> 
> Lanjut Zulfikar, mengenai inisiator dan donatur pihaknya mengungkapkan tidak 
> ada campur tangan dari pihak manapun juga baik dalam maupun asing dan hal 
> tersebut murni atas dasar inisiatif para korban HAM dan itu semua murni 
> bantuan swadaya dari rekan - rekan lembaga dan komunitas. 
> "Dahulunya memang yang mendanai LBH ialah pihak NGO akan tetapi sekarang 
> sudah tidak lagi,"kata Zulfikar. 
> 
> "Hal itu murni kami lakukan tanpa bantuan dari pihak manapun juga semata - 
> mata untuk memperjuangkan nasib para korban HAM khususnya di Aceh Utara 
> sehingga mereka kedepan bisa mendapatkan perhatian yang maksimal dari 
> Pemerintah RI,"tambahnya. 
> 
> Sementara Ketua K2HAU, Murthala saat di konfirmasi oleh The Globe Journal, 
> menurutnya lembaga - lembaga yang turut mendukung baik lokal maupun asing 
> sebagai berikut , IKOHI, ICTJ, Kontras Aceh, Negara Timor Leste, Afrika 
> Selatan dan lembaga lainnya.
> 
> " Selama ini lembaga tersebut aktif dan serius dalam memberikan dukungan 
> untuk mewujudkan apa yang di harapkan komunitas korban dan lainnya".
> 
> ++++++
> http://theglobejournal.com/sosial/korban-ham-aceh-kirim-seribu-surat-ke-sby/index.php
> Korban HAM Aceh Kirim Seribu Surat ke SBY
> Chairul Sya'ban | The Globe Journal
> Senin, 09 Juli 2012 13:38 WIB
> Foto: matanews.comIlustrasi
> Aceh Utara - Para korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) atau korban 
> konflik yang menyebar di seluruh Provinsi Aceh, menulis surat ke Presiden 
> Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Gubernur Aceh 
> Zaini Abdullah. Inisiatif semacam itu dilakukan sebagai bentuk bahwa korban 
> pelanggaran HAM di Aceh belum sepenuhnya terselesaikan oleh Pemerintahan 
> pusat. 
> 
> Seperti yang dikatakan oleh Ketua Komunitas Kekerasan HAM Aceh Utara (K2HAU), 
> Murthala, Senin (09/7). Pihaknya sepakat mengirimkan ribuan surat ke SBY dan 
> Doto Zaini."Kesepakatan ini kami lakukan karena pemerintahan pusat belum 
> sepenuhnya menyelesaikan para korban pelanggaran HAM. Akibatnya, banyak 
> sekali para korban-korban tersebut hidupnya miskin,''sebut Murthala saat di 
> temui The Globe Journal di Lhokseumawe.
> 
> Murthala menambahkan, bahwa penyelesaian korban konflik adalah salah satu 
> bagian dari MoU Helsinki pasca konflik Aceh. Namun sayangnya, sampai sekarang 
> penyelesaian korban konflik ataupun korban pelanggaran HAM belum juga selesai 
> di tangani oleh Pemerintah. 
> "Kita mengirim surat terkait pelanggaran HAM, seperti korban tragedi KKA dan 
> KNPI. Padahal, salah satu bagian bentuk penyelesaian konflik Aceh adalah MoU 
> Helsinki. Tapi sampai sekarang belum juga ada penyelesaiannya,''ucap Murthala.
> 
> Pihaknya mulai mengumpulkan surat-surat pelanggaran HAM dari para korban 
> khususnya di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. ''Kita berharap, bapak Presiden 
> mampu merespon ribuan surat korban pelanggaran HAM yang akan dikirim pada 
> Bulan Agustus 2012. Sementara kita masih mengumpulkannya sampai seribu surat 
> di masing-masing daerah Aceh. Dan kami juga minta didampingi oleh Komnas HAM 
> Aceh,''kata Murthal
> 
> 
> --------------------------------------------------------------------------------
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke