Bo a bo. Merasa lebih unggul daripada orang yang punya profil di bawah ini? Yang jelas walaupun sama-sama alumni UI, tapi bukan dari jurusan Sastra lah yaww! Kalau orang dari jurusan Sastra tapi diangkat untuk menduduki posisi itu, maka itu baru namanya sedeng.
Armida has served as chairman of the Economics and Development Studies Department (now the Faculty of Economics) in Padjadjaran University and Director of the Center for Economics and Development Studies (LP3E).[2] She obtained her B.A. in Economics from University of Indonesia and earned an M.A. in Economics from Northwestern University. She earned her Phd in Economics from University of Washington. Before becoming a minister, in her academic capacity Armida undertook various research tasks for the World Bank and the Australian Agency for International Development (AusAID).[2] --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > > > > Edan... > > Orang sedeng begini bisa jadi menteri di Indonesia.. > > --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote: > > > > Ref: Hebat luar biasa! > > > > http://www.antaranews.com/berita/320755/menteri-indonesia-jadi-pusat-pengetahuan-dunia > > Menteri: Indonesia jadi pusat pengetahuan dunia > > Selasa, 10 Juli 2012 10:32 WIB | 634 Views > > > > > > Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana. (FOTO.ANTARA) > > > > Indonesia akan mengumumkan diri sebagai pusat pengetahuan, titik simpul > > jaringan untuk berbagi pengalaman kepada negara-negara berkembang > > Denpasar (ANTARA News) - Indonesia akan menjadi pusat pengetahuan dunia > > karena Indonesia dinilai telah banyak memiliki pengalaman pembangunan yang > > bisa dibagikan kepada negara berkembang, kata Menteri Negara Perencanaan > > Pembangunan Nasional, Armida Salsiah Alisjahbana. > > > > "Indonesia akan mengumumkan diri sebagai pusat pengetahuan (Knowledge > > Hubs), titik simpul jaringan untuk berbagi pengalaman kepada negara-negara > > berkembang," katanya pada Pertemuan Kerja Sama Selatan-Selatan di Nusa Dua, > > Selasa. > > > > Dia mengatakan bahwa ada tiga bidang yang bisa dibagi ke negara berkembang > > di antaranya pembangunan, demokrasi, pemerintahan dan pembangunan > > perdamaian, dan kebijakan pengelolaan ekonomi baik makro maupun keuangan > > mikro. > > > > Menurutnya, Indonesia dinilai berhasil dalam isu pembangunan yang mencakup > > pengentasan kemiskinan seperti melalui Program Nasional Pemberdayaan > > Masyarakat (PNPM) Mandiri. > > > > Selain itu, juga meliputi penerapan mitigasi bencana dan penanganan bencana > > seperti pengalaman penanganan bencana tsunami di Aceh, ketahanan pangan dan > > pembangunan sumber daya manusia. > > > > Hal itulah yang merupakan kesuksesan Indonesia dalam program kebijakan yang > > bisa dijadikan contoh bagi negara-negara berkembang. > > > > Indonesia, menurut Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) itu, saat > > ini bukan lagi sebagai negara berkembang namun sudah menjadi negara dengan > > pendapatan ekonomi menengah atau emerging country. > > > > "Indonesia sekarang bukan lagi sekedar negara penerima bantuan dari negara > > donor, namun Indonesia secara bertahap menjadi negara donor pada tiga > > bidang itu," tambahnya. > > > > Dalam pertemuan Kerja Sama Selatan-Selatan yang dibuka Wakil Presiden > > Boediono dan dihadiri 300 perserta dari 46 negara itu juga akan membahas > > pengembangan pusat pengetahuan dunia itu untuk masa depan. > > > > Pertemuan itu merupakan pertemuan pertama kali digelar di negara dengan > > ekonomi menengah yang selama ini selalu digelar di negara-negara dengan > > ekonomi maju. > > (330/F002) > > Editor: Desy Saputra > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
