Kita lihat apa yang terjadi ditingkat banding dan eventuil di tingkat Judicial 
Review nanti..

Saya melihat ada pertentngan pendapat antara fascist seperti kepala polisi 
disatupihak dan dipihal lain sejumlah orang yang berusaha menghormati hak-hak 
azasi manusia, walaupun tidak secara tegas seperti Mahfud ini (dan juga menteri 
dalam negeri yang mengizinkan orang untuk TIDAK mengisi kolom "agama"  di kartu 
penduduk (Mestinya sih dia berusaha menghapaskan kolom itu sama sekali).



 

--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Si Mahfud itu cuma kaing2 doang, nyatanya kan si Alexander Aan dipenjara.
> 
> 
> 
> 
> >________________________________
> > From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...>
> >To: [email protected] 
> >Sent: Wednesday, July 11, 2012 1:50 AM
> >Subject: [proletar] Kompas:  Ketua MK: Ateis dan Komunis Diperbolehkan
> > 
> >
> >  
> >
> >
> >Ada yang mengirmim link ini ke "Jaringan Ateis Minang..
> >
> >Dan saya komentari:&#8206;.
> >
> >"Wah cakep..
> >
> >Wah manis.
> >
> >Angela Merkel ich liebe dich.
> >
> >Agar jangan salah paham: saya, ateis, akan menentang komunisme, tapi saya 
> >akan senang komunis hadir kembali di Indonesia."
> >
> >.
> >
> >Ketua MK: Ateis dan Komunis Diperbolehkan
> >
> >Penulis : Aditya Revianur | Selasa, 10 Juli 2012 | 22:11 WIB
> >Dibaca: 11258
> >
> >KOMPAS/RIZA FATHONIKetua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD
> >
> >JAKARTA, KOMPAS.com â€" Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyatakan, 
> >keberadaan golongan penganut ateis dan komunis di Indonesia diperbolehkan. 
> >Hal tersebut mengacu pada konstitusi bahwa kebebasan harus dianggap setara.
> >
> >"Semenjak ada MK, kebebasan individu ateis dan komunis bebas menjalankan apa 
> >yang dianutnya di Indonesia. Tapi mereka tidak boleh mengganggu kebebasan 
> >orang lain, terutama orang yang menganut agama tertentu. Kebebasan harus 
> >dianggap sama," ujar Mahfud MD di sela-sela konferensi pers kedatangan 
> >Angela Merkel di MK, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
> >
> >Menurut Mahfud, pelarangan terhadap keberadaan individu ateis dan komunis 
> >melanggar hak asasi manusia. Begitu juga bahwa penganut ateis dan komunis, 
> >mereka tidak boleh mengganggu keberadaan individu beragama.
> >
> >Pernyataan dari Mahfud yang memperbolehkan seorang ateis dan komunis hidup 
> >di Indonesia didasarkan pada pertanyaan eksplisit Kanselir Jerman, Angela 
> >Merkel, yang menyinggung kebebasan beragama dan proses demokratisasi di 
> >Indonesia.
> >
> >Pelarangan atas keberadaan individu ateis ataupun komunis adalah sama saja 
> >dengan melanggar upaya penegakan HAM dan demokratisasi yang sedang berjalan 
> >di Indonesia.
> >Editor :
> >Tri Wahono
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke