Dasar makhluk piaran orang Islam yg lbh rendah dr anjing buduk. Apa yg salah 
dgn kalimat "Jadi sekarang tkw kerja di China jg?"





>________________________________
> From: Teddy S. <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Wednesday, July 11, 2012 5:01 AM
>Subject: [proletar] Re: 124 WNI/TKI Mendekam di Penjara Hong Kong dan Macau
> 
>
>  
>Betapa dungunya orang ini yang masih tinggal di Indonesia tapi kagak tahu akan 
>hal ini. Katanya sangat perhatian dengan nasib para TKI/TKW, rupanya seperti 
>sudah diduga sebelumnya semuanya hanya pura-pura saja.
>Berita-berita seperti ini pernah muncul dalam tayangan TVRI lewat satelit yang 
>disiarkan saluran multikultural SBS. Jadi rupanya disamping tidak punya mobil, 
>orang ini juga tidak punya TV.
>
>Aduh, malang benar nasibmu.
>
>--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>>
>> Jadi sekarang tkw kerja di China jg?
>> 
>> 
>> 
>> 
>> >________________________________
>> > From: Wahyu Suluh <wahyusuluh@...>
>> >To: 
>> >Sent: Wednesday, July 11, 2012 12:56 AM
>> >Subject: [proletar] 124 WNI/TKI Mendekam di Penjara Hong Kong dan Macau
>> > 
>> >
>> >  
>> >
>> >
>> >Nikky Sirait
>> >
>> >Di Guangzhou, 16 WNI berada di penjara wanita.
>> >
>> >JAKARTA, Jaringnews.com - Juru Bicara Satgas TKI Humphrey Djemat 
>> >melaporkan hasil kunjungan tim Satgas TKI yang terdiri dari Ishak 
>> >Alpharis, Jamaludin, Anang Rikza Masyhadi dan Agus Dwi Handoko ke Hong 
>> >Kong dan Guangzhou, China, 19 â€" 21 Juni 2012 lalu.
>> >
>> >Berdasarkan hasil kunjungan tersebut dia menjelaskan, diketahui ada 124 
>> >WNI/TKI yang berada di penjara di Hong Kong dan Macau. Adapun kasusnya 
>> >meliputi pelanggaran hukum pencurian sebanyak 36 orang, izin tempat 
>> >tinggal 42 orang), narkoba 33 orang, dokumen palsu 4 orang, overstay 5 
>> >orang dan pelanggaran hukum lainnya ada 4 orang.
>> >
>> >"Dalam kasus narkoba, yang 33 orang, terdiri dari 8 TKI dan sisanya 
>> >adalah WNI," ujar dia, dalam rilis yang diterima Jaringnews.com di 
>> >Jakarta, Senin (9/7).
>> >
>> >Dia menuturkan, tim Satgas juga melakukan kunjungan ke penampungan TKI 
>> >bermasalah yang dikelola oleh Koalisi Tenaga Kerja Indonesia Hong Kong 
>> >(Kotkiho) yang beranggotakan 10 organisasi di Hong Kong. Di shelter 
>> >tersebut, terdapat beberapa TKI yang mengalami masalah seperti gaji di 
>> >bawah standar dan pemutusan hubungan kerja secara sepihak.
>> >
>> >"Dalam kesempatan tersebut, juga ada dialog dan sosialisasi terkait 
>> >tentang TKI yang dihukum mati, bahaya narkoba dan proses pengiriman TKI 
>> >secara legal dan aman," sambung dia.
>> >
>> >Selain itu, lanjut dia, tim Satgas melakukan pertemuan dengan Majelis 
>> >Sholawat Wad Da’wah Thoriqul Jannah, suatu organisasi yang dibentuk TKI 
>> >di Hong Kong yang berbasis keagamaan. Dalam dialog tersebut, mereka 
>> >meminta agar pemerintah lebih proaktif dalam melakukan pembelaan, serta 
>> >mengeluhkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah.
>> >
>> >Humphrey menambahkan, tim Satgas telah berhasil mempertemukan Aziz, anak
>> >laki-laki dari Ibu Nur Bidayati, WNI yang terancam hukuman mati, di 
>> >penjara wanita Guangzhou, Selasa, 19 Juni 2012 lalu. Selain itu, tim 
>> >Satgas telah melakukan pertemuan dan dialog secara langsung dengan 
>> >seluruh WNI yang berada di penjara wanita Guangzhou, yang berjumlah 16 
>> >orang.
>> >
>> >"Permasalahan yang dihadapi para WNI yang berada di penjara Guangzhou 
>> >pada umumnya menyangkut komunikasi dengan keluarga mereka di Indonesia. 
>> >Masalah yang dihadapi tersebut di atas sudah dibicarakan oleh Satgas TKI
>> >dengan pihak Kemenlu untuk dicarikan solusinya," tuntas ketua umum 
>> >Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini.
>> >
>> >http://jaringnews.com/keadilan/umum/18461/-wni-tki-mendekam-di-penjara-hong-kong-dan-macau
>> >
>> >Berbagi berita untuk semua
>> >http://goo.gl/KKHtihttp://goo.gl/fIWzb
>> >
>> >[Non-text portions of this message have been removed]
>> >
>> >
>> > 
>> >
>> >
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke