Bahkan saking setujunya aku apabila ada usulan mau ngirim , ya misale 2 orang 
utusan KKR nanti untuk pergi ke Afrika Selatan, aku rela comot duitku di Star 
City untuk ku berikan sebagai uang saku barang ceban dollar lah jadi seorang 
nggo-jeng ya cukup kan. Kalau banyak2 nanti ketularan anggota DPR yang nanti 
ngak bisa tahan uji lantas kluyuran beli2 barang lux. Nanti dipotret dan 
di-uwar2 kemana-mana, kan sayang karena kliatannya anggota KKR itu sudah 
diseleksi ketat dari 1500 orang tinggal belasan, jadi effort yang sudah 
dikerjakan oleh pemerintah jadi mentah lagi.
 
Lupakan banyolan diatas, tapi bener nih apabila dimauin dan perlu sumbangan 
buat cari tahu soal bagaimana cara2 Truth and Reconciliation Commission Afrika 
Selatan ,tempo hari menjalankan tugas, perlu kita utus 2 orang saja sudah  
cukup untuk studi banding disana, perlu kita dukung. Jangan kirim segedubrak 
utusan.
 
Koq aku sudah penasaran mau mengecap  kesuccessan KKR ini. Kapan mereka setelah 
diseleksi oleh Bpk Presiden dan ceritanya akan disahkan oleh DPR kapan kira2 
KKR ini akan terbentuk?.
 
Masih ada ganjelan dalam pikiran, apakah KKR ini punya semacam hak "subpoena". 
Hak mutlak sebuah badan untuk minta penjelasan kepada individu2 yang diperlukan 
untuk menuntaskan suatu problim dan minta barang2 bukti tertulis. Punya hak 
semacam inikah  badan KKR ini. Kalau tidak punya........ya.... kiss this effort 
goodbye aja, daripada buang2 duit. Ingat2 TPF mau minta beberapa penjabat 
datang kekantor saja di cuek-kin jadi ingat pengalaman ini kita perlu tahu hak 
subpoena ini dipunyai  oleh KKR atau tidak.
 
Kita tahu kalau "warna"  KKR itu tidak sama dengan TRC(Truth and Reconciliation 
Commission Afrikaselatan) tapi ada satu aspek yang sama yakni cari solusi 
bagaimana  reconsiliasi akan di lahirkan.
 
Kalau TRC menuntaskan  Apartheid yang dijalankan oleh orang2 bule sebagai 
penjajah terhadap penduduk asli Afrika Selatan, maka KKR lain objeknya. KKR 
menghadapi pelecehan HAM bukan menghadapi penjajah lain bangsa, tapi menghadapi 
bangsa dewek. Inilah masalah yang paling celaka, malahan orang bilang celaka 
duabelas, karena bangsa "makan" bangsanya sendiri. Inilah kejadian yang paling 
rendah dalam perjalanan sejarah suatu bangsa. Dari itu kita perlu ingat 
ungkapan saran seorang negarawan besar Nelson Mandela yang terlibat langsung 
dalam perjoangan persamaan hak di Afsel;
 
Ungkapan presiden Mandela: "ONLY THE TRUTH CAN PUT THE PAST TO REST".......dan 
seorang anggota TRC lain bilang:" if we cannot understand what made people 
think and do what they did, these conflicts will arise again within our 
society"(Dr. Faisal Randera) Dan perlu  di sitir  si orang bule sebagai 
"tersangka"  atau yang jadi "tertuduh" dalam perkara pelecehan HAM Apartheid 
ini:  bule mantan PM AfSel PW de Klerk...bilang " I and my leading figures in 
our party have already publicly apologised for the pain and suffering caused by 
former policies of the National Party. I reiterate these Apologies"
 
Betapa nyamannya, betapa bahagianya seluruh bangsa Indonesia bisa mengalami 
rekonsiliasi yang di gaungi "nada" semacam yang telah terjadi di Afsel. 
Rekonsiliasi semacam ini, yang dilakukan dengan adil dan tulus dari semua pihak 
akan menjadikan peristiwa ini sebagai titik tolak bangsa dan negara Indonesia 
menuju masa depan yang lebih baik.
 
Aku tunggu kinerjanya KKR. Berapa lama perlu kita berikan waktu kepada KKR. KKR 
harus memberikan jangka waktu yang jelas, agar kita bisa meng-analisa kerja KKR 
itu kerja beneran atau cuman window dressing buat rekonsiliasi yang 
gadungan/sandiwaraan saja.
 
Harry Adinegara
 
 

Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hpi108s/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705796846:TM/Y=YAHOO/EXP=1124119661/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/";>What
 would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer 
in the arts today at Network for Good</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke