Kebayang ga orang Islam itu bisa salah ngembat cewek krn mikir si cewek itu 
adalah bininya?

Nyatanya ada hukum Islam yg ngatur apa yg hrs diperbuat kalo orang Islam 
ngembat cewek lain krn mikir si cewek itu adalah bininya. Berarti, kasus 
semacam ini bukan kasus langka.

Orang Islam itu emang ga cuma idiot, tp jg gila sex. Cewek itu kayaknya dilihat 
cuma sebg barang pemuas sex doang, sampe2 bini sendiri aja bisa kagak dikenali, 
makanya begitu horny langsung aja main embat sampe bini orang lain jg diembat 
dgn alasan salah ngenali bini, hehehe...




>________________________________
> From: Web <[email protected]>
>To: [email protected]; [email protected]; 
>[email protected]; [email protected]; 
>[email protected]; [email protected]; 
>[email protected]; [email protected]; [email protected]; Abbas Amin 
><[email protected]>; Alexander Edbert <[email protected]>; 
>Gabriella Rantau <[email protected]>; Jhonny Research 
><[email protected]>; Richan S <[email protected]>; Slamet 
><[email protected]>; Tawangalun <[email protected]> 
>Sent: Wednesday, July 18, 2012 4:45 PM
>Subject: [MURTADIN_KAFIRUN] legitimasi untuk kenikmatan pria muslim untuk 
>meniduri bekas istrinya setelah bercerai,
> 
>
>  
>Aisyah binti Abu Bakar Radhiyallahu Anhuma
>
>Rasulullah menikahi Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq di Makkah ketika Aisyah 
>berumur tujuh tahun dan menggaulinya di Madinah ketika ia berusia sembilan 
>atau sepuluh tahun.
>
>Jadi arti yang tepat dalam konteks ayat "Kamu ingin untuk menggaulinya" sama 
>dengan "kamu ingin untuk menidurinya" atau "kamu ingin untuk menyetubuhinya"
>
>
>Frase kedua dari legitimasi perzinaan dalam Quran dengan ayat yang sama yaitu 
>"dari perempuan yang telah kamu cerai"
>
>Kita mengetahu bahwa konsep cerai (divorce) secara umum berarti tidak ada 
>ikatan, atau hubungan antara suami isteri. pada ayat itu juga telah 
>menunjukkan waktu lampau yaitu tertulis pada kata "telah kamu cerai"
>
>Maka dalam QS 33:51 terdapat konsep yang sudah dilegitimasi untuk kenikmatan 
>pria muslim untuk meniduri bekas istrinya setelah bercerai, lalu apakah itu 
>bukan zina? Dan jika sang mantan istri menolak, dan sang pria tetap memaksa 
>bukankah ini namanya perkosaan?
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke