Islam didunia bukanlah satu agama yang besar pengaruhnya, meskipun besar jumlah 
umatnya namun ter-kotak2 dalam sekte2 kecil yang sangat lemah disegala bidang 
sehingga semua negara2 Islam hanya hidup bergantung kepada negara2 barat yang 
lebih maju.  Dunia Islam memang merupakan pasar yang sangat penting bagi dunia 
barat, namun tidak begitu penting bagi negara2 Timur.

Jadi kasus Myanmar-Rohingya ini sama persis seperti kasus Israel-Palestine.  
Dengan kata lain Israel yang sedang mekar menjadi superpower dibidang ekonomi, 
teknologi, dan science akan tidak bisa punya pilihan lain selain berpihak dan 
bersimpati kepada Myanmar yang sama2 menjadi korban dari kebiadaban2 agama 
Islam yang penuh kebohongan2 yang cukup banyak didukung negara2 Barat yang juga 
membentuk strateginya sendiri dalam menimba keuntungan2 dari setiap konflik 
yang bisa ditimbulkannya.

India, Cina, Russia, Inggris, Perancis, Israel, Italia, Jerman, Jepang, Korea 
dan semua negara maju diseluruh dunia sekarang terutama setelah peristiwa 911 
tidak satupun yang bersimpati kepada ajaran dan agama Islam ini.  Mereka semua 
telah merasakan jadi korban kejahatan dan kebiadaban2 ajaran Islam itu sendiri.

Jadi, meskipun secara politik luar negeri masing2 negara bisa ber-basa basi 
ber-pura2 bersimpati kepada Rohingya, hasil akhirnya bisa dipastikan mereka 
akan gagal untuk merebut tanah Myanmar menjadi negara Islam.  Palestina 
sekalipun mereka gagal merebutnya, apalagi Myanmar yang disekelilingnya 
beragama Buddha dan Hindu yang sangat konservative yang didukung oleh semua 
rakyat didunia yang bukan Islam.

Bagi Myanmar sendiri, negara ini sudah lama terkenal sebagai negara yang paling 
tinggi pelanggaran HAM-nya, kekuasaan militernya yang dominan, berani menentang 
negara2 Barat, ditambah lagi rakyatnya sudah ratusan tahun menderita sehingga 
lebih dari cukup untuk bisa membasmi kelompok Arab Muslim Rohingya ini.  
Myanmar tentunya lebih berani melanggar HAM katimbang Israel.  Dengan kata 
lain, kalo nantinya ada negara2 liga Arab mau mengirimkan tentaranya ke 
Myanmar, tentunya tidak segampang menyerang Israel.

Hampir semua negara di Asia tidak ada yang bersimpati kepada teroris jihad 
Islamiah bahkan rakyat RI sendiri yang 85% adalah muslimin bisa dipastikan 
menentang mendukung Rohingya, para pendukung Rohingya di Indonesia hanyalah FPI 
dan yang sejenisnya, bahkan semua pengungsi Rohingya yang sudah mendarat di 
Aceh diusir semua tidak satupun yang berhasil diberi suaka politik atau diberi 
pasport untuk tinggal di Australia.

Demikianlah, sampai detik ini, semua negara2 Barat, negara2 dunia yang bukan 
Islam, belum ada satupun yang memberi pernyataan mendukung gerakan pemberontak2 
Rohingya yang berniat merebut negara Myanmar.  Meskipun negara2 Islam dan dunia 
Islam sudah ber-koar2 menuduh Myanmar sebagai pelanggar HAM yang katanya 
membantai orang2 Arab Rohingya ini, ternyata tetap tidak ada response dukungan 
bagi mereka, dan sikap negara2 Islam dan dunia Islam hanyalah merusak image 
mereka sendiri dan membuka kedok mereka sendiri yang memberi dukungan kepada 
terorist2 Jihad Islam.

Tudingan2 palsu yang dibuat oleh dunia Islam sekarang ini ternyata bukan 
berbuahkan sympati dunia melainkan akan menambah anti-pathy yang hanya membuat 
negara2 Islam dan dunia Islam itu sendiri makin terisolasi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke