SBY itu sebenarnya lagi bilang bhw ga ada menteri atau kader PD yg kongkalikong 
atau korupsi, buktinya ga ada tuh yg mundur.




>________________________________
> From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Sunday, July 22, 2012 3:09 AM
>Subject: [proletar] Pengamat: Presiden Terlalu Sering Mengeluh
> 
>
>  
>Ref: Kalau kepala daerah tidur waktu rapat dimarahi SBY (lihat ini : 
>http://www.youtube.com/watch?v=v6mqFdeRibM), tetapi kalau SBY tidur waktu 
>rapat, siapa yang harus marah pada SBY??
>
>http://www.mediaindonesia.com/read/2012/07/21/334704/284/1/Pengamat-Presiden-Terlalu-Sering-Mengeluh
>
>Pengamat: Presiden Terlalu Sering Mengeluh 
>Penulis : Fidel Ali Permana
>Sabtu, 21 Juli 2012 22:38 WIB 
>Antara/Widodo S Jusuf/vg
>JAKARTA--MICOM: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai terlalu sering 
>mengeluh dalam beberapa waktu terakhir. 
>
>Keluhan itu karena Presiden yang tidak tegas dalam bertindak dan terlalu 
>sungkan. 
>
>"Kita lihat Presiden sering sekali mengeluh ke publik, saat sidang kabinet 
>selaku kepala pemerintahan dan saat acara di Partai Demokrat." 
>
>"Presiden kenapa sekarang ini sering meminta bawahannya mundur, ini kan 
>mengeluh ke publik," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Maswadi 
>Rauf, Sabtu (21/7). 
>
>Dalam sidang kabinet paripurna, Presiden SBY meminta agar menteri yang 
>berkinerja buruk, terlibat kongkalikong anggaran, hingga yang mementingkan 
>partai agar mundur. 
>
>Kemudian dalam silaturahmi pendiri dan deklarator Partai Demokrat bulan lalu, 
>ia juga meminta kadernya yang terjerat korupsi agar mundur. 
>
>Maswadi menilai, Presiden SBY terlalu lembek atau sungkan dalam menindak 
>bawahannya. "Ini sudah jadi budaya SBY, terlalu sungkan." 
>
>"Padahal seharusnya sebagai Presiden ia merupakan pemimpin tertinggu, jadi 
>tidak ada alasan tidak berdaya." 
>
>Terkait keluhannya, Maswadi heran Presiden mengeluhkan kinerja bawahannya ke 
>publik. Menurutnya Presiden dapat langsung mengevaluasi bawahannya dengan cara 
>menegur hingga diberhentikan. 
>
>"Untuk apa Presiden mengeluh ke publik, inilah pola yang selama ini dilakukan 
>Presiden dengan menyampaikan hal yang seharusnya dapat dilakukan tanpa publik 
>mengetahuinya." 
>
>"Keluhan itu harusnya dikeluarkan dalam bentuk kebijakan, bukan publikasi," 
>tandas Maswadi. (Fid/OL-8) 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke