Dan Muhammad terlihat makin ngawur ketika ia mendongengkan “wahyu-wahyu”
tentang perjalanan Ibrahim ke Mekkah (yang sama sekali non-exist itu) untuk
mendirikan tempat beribadat yang pertama  didunia,
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat)
manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi
petunjuk bagi semua manusia” (3:96). Ayat ini walau terasa mustahil namun
belum segera ketahuan palsunya! Tetapi akhirnya Muhammad kepergok sangat
berbual tentang “Bait Allah” tsb. sehingga palsulah pula segala wahyu
tentang Baitullah (!): Periwayatan Abu Dhar: “Aku berkata, “O Rasulullah,
masjid mana yang pertama dibuat didunia ini?. Dia berkata, “Al-Masjid Al
Haram (di Mekah)”. Aku berkata, “Mana yang dibangun setelah itu?”. Dia
menjawab, “Al-Masjidil Al-Aqsa (di Yerusalem)”. Aku berkata, “Berapa jangka
waktu antara pembangunan kedua bangunan itu?” Dia berkata, “Empat puluh
tahun” (Shahih Bukhari 5/585).

Tahukah Muslim bahwa rentang waktu antara kedua “masjid” itu (yang satu
dimasa Ibrahim dan lainnya dimasa Sulaiman (yang membangun Bait Tuhan
Yerusalem) adalah seribu tahunan, dan bukan 40 tahun versi Muhammad?!

Dan ketika Muhammad berbual bahwa “Baitullah dibangun Ibrahim di Mekah”,
tahukan Muslim apa artinya? Artinya, Ibrahim –dengan Ismail remaja yang
ikut bantu bangun Baitullah– sudah berlalu 25 tahun (!) sejak keluarga ini
tinggal ditanah Haran-Kanaan dan sekitarnya! Pertanyaan: apakah selama 25
tahun berkiprah diwilayah baru itu, Ibrahim yang sehari-harinya begitu
dekat dengan Tuhannya, tidak mendirikan sebuah tempat untuk beribadat kudus
kepada Tuhannya? (Alkitab menyebutnya mezbah, dari Ibrani  mizbeah). Apakah
Ibrahim harus menunggu 25 tahun baru bisa mendirikan sebuah mezbah, dan di
Mekah? Kini, semua dongeng Muhammad tentang perjalanan Ibrahim dan Ismail
ke Mekah, dan pembangunan Baitullah pertama harus dilihat sebagai bual
penyesatan yang sistematis dari Muhammad demi merealisasikan mimpinya untuk
memindahkan setting Israel ke Arabia (ingat pemindahan arah kiblat, ritual
Haji di Mekah dst).

NOTE. Kata “mezbah” sudah disebut sampai 400 kali di Alkitab, dan ternyata
Muhammad tidak tahu-menahu apa itu mezbah. Padahal Abraham dalam sejarah
perjalanannya yang panjang dari Ur Kasdim hingga Haran dan Kanaan, tercatat
telah mendirikan sejumlah mezbah bagi Tuhan, khususnya ditempat-tempat
perjumpaannya atau pengalaman spiritualnya dengan Tuhannya. Misalnya  di
More dekat Sikhem dimana Tuhan menampakkan diri kepadanya. Juga mezbah
didirikan diantara Betel dan Ai, dan di dekat Hebron (Kejadian, ps 22,23),
dan bahkan juga ditanah Moria dimana Tuhan sendiri yang menentukan letaknya
untuk dibangun sebuah mezbah pengorbanan anaknya! (Kejadian 22:2,9).

Muhammad dalam Quran-nya, sengaja menghindari sebutan waktu, tempat dan
lokasi agar terhindar dari penyidikan. Ia ragu-ragu (10:94) dan sering
mencampur-adukkan sesuatu yang tak ada dalam imajinasinya (Bukhari, buku
4,vol.53, no.400). Padahal bila itu betul-betul wahyu dari Allah Yang
Mahatahu, justru Dia akan mantap meirinci fakta-fakta yang diperlukan demi
keotentikan yang sahih, bukan malah menghindar dengan membiarkan
kisah-kisah penting digelapkan dalam ruang dan waktu yang kosong:

Seperti: dimana  dan siapa anak Ibrahim yang dikurbankan? Mengapa dan
kemana Maryam larikan dirinya kearah timur sebelum hamil? Orang Yahudikah
Isa? Dan dimana Isa dilahirkan, berkarya dan mati? Bagaimana dengan nabi
Yahya? Bagimana duet dua nabi besar ini dalam satu masa yang sama? Siapa
simalang yang disalibkan pengganti Isa al-Masih? Dimana itu masjid Al-Aqsa/
Yang Terjauh (jangan-jangan Muhammad maksudkan masjid yang di Yemen atau
Medina)? Tak ada satu kata Yerusalem pun terdapat dalam Quran


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke