> PAREWA <parewa70@...> wrote: > Alasan Kenapa Muslim > Rohingya Ditindas
Alasannya karena mereka menteror rakyat Myanmar, menteror etnis2 minoritas Myanmar, rumah2 penduduk dibakar, kuil dibakar, pendeta buddha dipenggal, akhirnya wajar yang harus dihadapinya adalah militer Myanmar. Jadi, Rohingya adalah orang Arab aseli, sama sekali bukan etnis Myanmar. Sampai kiamat pun tak mungkin UN atau UNHCR maupun negara2 Islam bisa turut campur kedaulatan Myanmar dari ancaman2 terorist Rohingya ini. Bahkan Amerika berada dipihak Myanmar. Sebaiknya RI itu mengirimkan sumbangannya kepada muslim Ahmadiah yang didholiminya. Gimana mau ngurusin bantuan kepada terorist Rohingya sementara sesama Islam bangsanya sendiri diteror sesamanya dengan melarang bantuan Internasional ??? Muslimin Ahmadiah bukanlah terorist, kenapa malah diteror oleh bangsanya sendiri, diusir oleh pemerintahnya sendiri ??? Padahal Rohingya justru menteror rakyat Myanmar tapi malah mau dibantunya !!! Coba renungkan muslimin Ahmadiah yang damai kenapa harus diusir dan tidak diakui sebagai bangsanya padahal jelas2 sesama bangsa sendiri. Lain ya, Arab Rohingya bisa dilihat pakai mata saja bahwa orang Arab memang beda dari orang Asia. Arab Rohingya fisiknya memang Arab, sedangkan Myanmar berkulit kuning, mata sipit, dan hidung pesek. Tapi juga jangan lupa, Papua itu bukan orang Indonesia, karena Papua itu jelas ras-nya beda dari ras Indonesia, jadi Papua itu dijajah Indonesia, mereka berhak merdeka karena kemerdekaan adalah hak setiap bangsa. Ini harus jadi urusan UNHCR dalam menolong penindasan bangsa papua, dalam penindasan muslimin Ahmadiah. Ny. Muslim binti Muskitawati. > Amnesty International mengatakan, meskipun Myanmar mencapai > kemajuan besar di banyak bidang, namun situasi minoritas etnik masih > menyedihkan. > Aparat keamanan Myanmar telah dituduh melakukan pelanggaran hak asasi > manusia terhadap kaum minoritas Rohingya di negara bagian Rakhine. Amnesty > Internasional mengatakan, jumlah insiden yang dilaporkan semakin meningkat. > Tapi pemerintah Myanmar membantah pelanggaran apapun oleh aparat keamanan > terhadap kaum Ronghingya. Benjamin Zawacki, periset Myanmar untuk Amnesty > International mengatakan dalam program Connect Asia Radio Autralia bahwa > Amnesty telah memonitor situasi sejak beberapa lama. > > "Kami memonitor sejak 2005 ketika kami mengeluarkan sebuah laporan > panjang tentang diskriminasi dan penindasan sistematik yang dialami kaum > Rohingya," tuturnya. > Zawacki mengatakan, penindasan atas kaum Rohingya oleh aparat keamanan > Myanmar umumnya berbentuk penangkapan massal dan perlakuan buruk selama dalam > tahanan. Dikatakannya, inti masalahnya adalah Rohingya tidak dianggap sebagai > warga Myanmar. > Rohingya sering dilukiskan sebagai teroris atau pendatang oleh media > Myanmar. Pemerintah juga tidak bersimpati pada nasib Rohingya. > Belum lama ini Presiden Thein Sein mengatakan, satu-satunya solusi adalah > mengirim orang-orang Rohingya ke kamp pengungsi atai mengirim mereka ke negara > ketiga. > "Undang-undang kewarganegaraan 1962 perlu diubah atau dicabut supaya > kaum Rohingya dapat dianggap warga Myanmar." > Presiden Myanmar Thein Sein diperkirakan akan membahas masalah warga Myanmar > yang tinggal di Thailand dengan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra di Bangkok > Selasa (24/7). Zawacki mengatakan, Thailand dapat berperan dalam mencari > solusi > atas kaum Rohingya Myanmar. > Â > > > ________________________________ > Dari: Abbas Amin <abas_amin08@...> > Kepada: proletar <[email protected]> > Dikirim: Minggu, 22 Juli 2012 1:30 > Judul: [proletar] Islam agama SEMESTA > > > Â > Jadi kini telaahberapa ekor dan beraapa ribu jenis binatang, yang mampu kau > masukkan jadi Islam, Bil ? > Besok, kalaau binatang udah banyaak, masukkanlah tumbuhan... mulai rencanakan > dari kini, tumbuhan dimasukkan kedalam Islam. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
