Syria mengancam akan menggunakan senjata kimia apabila ada pasukan luar menyerang Syria. Tapi Obama mengingatkan agar Syria jangan menggunakan senjata kimianya terhadap rakyatnya sendiri. Presiden Basyaar Assaad menjelaskan, senjata kimia hanya digunakan kepada penyerang dari luar Syria dan tidak akan digunakan terhadap bangsanya sendiri.
http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/12/07/24/m7o88o-obama-ingatkan-suriah-agar-tak-gunakan-senjata-kimia Jadi sekali lagi, Syria sama seperti Irak yaitu sama2 punya senjata kimia. Tapi waktu Amerika menyerang Irak tidak ditemukan senjata2 kimia yang memang diketahui pasti dimiliki Sadam Hussein. Akibat tidak ditemukannya senjata Kimia Irak, banyak muslimin menganggap serangan Amerika ke Irak sebagai salah alamat, namun dengan tegas presiden Bush menyatakan serangannya ke Irak bukan salah alamat, bukan se-mata2 mencari, menemukan dan menyita senjata biologis milik Sadam Hussein. Irak diserang Amerika dengan tujuan utama adalah menurunkan Sadam Hussein, menangkapnya dan mengadilinya. Kesalahan Sadam Hussein adalah membumi hangus Kuwait dan terus menjadi ancaman terhadap Kuwait yang menjadi aliansi penting bagi Amerika di Timur Tengah. Pada kenyataannya, Syria yang juga memiliki senjata kimia ternyata tidak diserang Amerika meskipun dengan berbagai cara Amerika memberikan tekanan politik agar Basyaar Assaad mengundurkan diri. Bukan tidak mungkin bahwa persediaan senjata2 kimia milik Syria sekarang merupakan bagian milik Sadam Hussein yang disembunyikan di Syria. Tetapi hal itu bukanlah hal yang penting bagi Amerika karena Syria bukan menyerang atau agressi negara tetangganya melainkan se-mata2 hanya membela diri saja. Jadi sekali lagi, berbeda kasusnya dengan Irak Sadam Hussein, Amerika sama sekali tidak mengancam Syria dan juga tidak berniat menyerang Syria, Obama hanya mengingatkan agar menghindari penggunaan senjata2 kimia terhadap bangsanya sendiri. Apalagi, Syria tidak pernah menanda tangani larangan penggunaan senjata kimia sehingga negara ini berhak menggunakan senjata2 kimia apabila diperlukan. Amerika menolak mengirim pasukan untuk menangkap presiden Basyaar Assaad, karena pertikaian di Timur Tengah sekarang ini sama sekali bukan urusan Amerika melainkan merupakan perang antar agama Islam antara Sunni dan Syiah. Amerika cukup mendukung pemberontak dengan makanan dan obat2an saja yang dalam hal ini terkait keberpihakan Amerika yang menyalahkan Basyaar Assaad yang telah memerintahkan pembunuhan terhadap Perdana Menteri Libanon Hariri. Sementara itu, jendral2 Amerika memperingatkan juga Turki dan Arab Saudia tentang berbahayanya apabila menyerang Syria yang memiliki senjata yang lebih unggul disertai juga pasukan terbaik di Timur Tengah. Sementara itu, jumlah korban yang berjatuhan makin banyak, namun memang begitulah keimanan Islam yang harus diimani setiap umatnya yang dalam hal ini bukan urusan Amerika untuk mencampurinya. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
