Tahu banyak formalinnya, yg sangat dibutuhkan tubuh unt mendapat kanker.

Tp kalo yg dimaksud kanker = kantong kering sih ga pake tahu dan tempe jg udah 
banyak orang Indonesia yg menderita kanker.





>________________________________
> From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Monday, July 30, 2012 4:05 AM
>Subject: [proletar] Tempeku Hilang, Giziku Melayang
> 
>
>  
>Ref. Akhir-akhir ini SBY dan komplotannya sering berkaok-kaok tentang kemajuan 
>ekonomi, tetapi apakah kaokan mereka ini benar jika mulai dari tukang sayur 
>sampai dengan presiden NKRI menjadi repot gara-gara tempe? Dirgahayu tempe! 
>
>http://www.tribunnews.com/2012/07/25/tempeku-hilang-giziku-melayang#
>Tempeku Hilang, Giziku Melayang
>Tribunnews.com - Rabu, 25 Juli 2012 11:39 WIB
>
>TRIBUNNEWS.COM - Tempe dan tahu menghilang di pasaran menyusul tingginya harga 
>kedelai. Para perajin tidak melakukan produksi sejak Senin (23/7/2012) dan 
>komoditas ini pun tak bisa ditemukan di pasaran sejak Rabu (25/7/2012).
>
>Hilangnya tahu dan tempe membuat ibu-ibu rumahtangga kebingungan menyajikan 
>menu makanan sehat untuk keluarga. Makanan ini kerap menjadi pilihan karena 
>selain harganya yang relatif terjangkau, kandungan gizinya pun dipercaya mampu 
>menyehatkan tubuh.
>
>Apa gizi di dalam tahu dan tempe? Pramono, ahli gizi dari Banjarmasin 
>menjelaskan di dalam tempe dan tahu ditemukan suatu zat antioksidan dalam 
>bentuk isofalvon. Seperti halnya vitamin C, E dan karotenoid, isoflavon 
>merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi 
>pembentukan radikan bebas. Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu 
>daidzein, glisitein, dan genistein.
>
>Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat 
>antioksidan faktor II (6,7,4 trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat 
>antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai.
>
>Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, 
>menemukan bahwa genestein dan phytoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata 
>dapat mencegah kanker prostat, payudara dan penuaan (aging).Antioksidan ini 
>disentesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh 
>bakteri Micrococcus leteus dan Coreyne bacterium.
>
>Tempe dan tahu juga kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. 
>Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika 
>untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif.
>
>Kandungan protein tahu dan tempe bahkan lebih tinggi dari beberapa sumber 
>nabati lainnya. Tidak hanya itu, kedua makanan ini juga mengandung beberapa 
>mineral seperti kalsium yang berguna untuk pembentukan dan pemeliharaan gigi 
>dan tulang, zat besi, fosfat, kalium, natrium, kholin, vitamin B, dan vitamin 
>E.
>
>Akankah tubuh kita kehilangan gizi tersebut saat tahu dan tempe menghilang?
>
>Klik juga:
>
>a.. Tak Ada Tempe dan Tahu Ujang Hanya Jualan Oncom 
>b.. Beberapa Pedagang Masih Menjual Tahu Tempe 
>c.. Hatta: Harga Kedelai Segera Turun 
>d.. Tahu dan Tempe Langka di Pekanbaru 
>e.. Semalam Pedagang Tahu Tempe Di-sweeping 
>f.. Dari Presiden Sampai Tukang Sayur Repot Karena Tempe
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke